
Bola.net - - AC Milan dipastikan gagal melangkah ke Liga Champions pada musim 2019/20 yang akan datang. Akan tetap, pelatih Gennaro Gattuso mengaku tetap bangga dengan apa yang sudah dilakukan oleh pasukannya pada musim ini.
Pada laga terakhir Serie A, AC Milan mampu meraih kemenangan dengan skor 2-3 atas SPAL, Senin (27/5/2019) dini hari WIB. Akan tetapi, hasil itu tidak cukup untuk membawa Milan berada di posisi empat besar klasemen akhir Serie A.
AC Milan hanya menempati posisi ke-5 dengan 68 poin. Milan tertinggal satu poin saja dari Atalanta dan Inter Milan yang berada di posisi ketiga dan empat. Milan harus puasa bermain di Liga Europa pada musim depan.
Meskipun gagal, Gattuso mengaku tetap bangga dengan jumlah poin yang diraih oleh Suso dan kawan-kawan. Dengan 68 poin, Milan sudah melewati jumlah poin yang didapat pada musim 2017/18 lalu, dimana mereka hanya dapat 64 poin.
"Saya berterima kasih kepada tim. Kami mengakhir musim dengan 68 poin dan itu memberi kami kebanggaan. Walaupun, terasa menyakitkan juga karena tidak lolos ke Liga Champions," ucap Gattuso dikutip dari DAZN.
Simak pernyataan lengkap Gattuso di bawah ini ya Bolaneters.
Siap Dievaluasi
Lolos ke Liga Champions adalah target yang dipatok oleh manajemen AC Milan pada awal musim. Dengan kegagalan ini, maka ada resiko yang sudah pasti harus ditanggung oleh Gattuso. Dia pun siap jika harus dievaluasi.
"Pekerjaan sebagai seorang pelatih memang harus dievaluasi oleh klub dan para ahli. Saya akan berjumpa dengan klub dan kita akan membicarakan itu. Saya ingin mendengar pendapat mereka tentang pekerjaan saya," kata pelatih 42 tahun.
Gattuso mengakui jika performa AC Milan tidak cukup konsisten pada musim 2018/19. Dalam beberapa momen, Rossoneri justru kehilangan poin saat berjumpa dengan tim kecil. Laga lawan Parma dan Udinese adalah salah satu contohnya.
"Kami membuat kesalahan selama musim ini dan mulai sekarang, kami harus membuat sedikit mungkin kesalahan. Tapi, kami semua percaya bahwa ini adalah musim yang positif," tegasnya.
Selain gagal mencapai target lolos ke Liga Champions, ada satu masalah besar yang dihadapi oleh Gattuso. Skuat AC Milan beberapa kali terlibat konflik internal, mulai dari Franck Kessie dengan Lucas Biglia hingga konflik Gattuso dengan Bakayoko.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Napoli, si Pembunuh dari Luar Kotak Penalti
Liga Italia 27 Mei 2019, 15:52
-
18 Bulan Melatih AC Milan, Gattuso Mengaku tak Bisa Tidur
Liga Italia 27 Mei 2019, 08:35
-
Musim 2018/19 Usai, AC Milan Hanya Bisa Meratapi Ketidakkonsistenan
Liga Italia 27 Mei 2019, 08:32
-
Gagal ke Liga Champions, Gattuso: Menyakitkan tapi Tetap Bangga
Liga Italia 27 Mei 2019, 08:29
LATEST UPDATE
-
Kandasnya Perlawanan Inter Milan
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:11
-
Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:59
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:57
-
Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:28
-
Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:22
-
Man of the Match Newcastle vs Qarabag: Sandro Tonali
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:19
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35























KOMENTAR