
Bola.net - Langit sore di Ennio Tardini diselimuti sorak-sorai penuh harap saat Parma menjamu Juventus, Rabu, 23 April 2025. Laga tunda pekan ke-33 Serie A itu sangat penting bagi perjuangan tuan rumah untuk bertahan di kasta tertinggi Italia.
Striker legendaris Parma, Hernan Crespo, berada di tribune. Cristian Chivu berdiri tegas di pinggir lapangan, menyaksikan anak asuhnya bermain dengan determinasi tinggi. Parma, tim muda yang tengah berjuang untuk menjauh dari zona degradasi, menunjukkan bahwa mereka tak akan menyerah dengan mudah.
Satu nama bersinar terang di atas rumput hijau Tardini malam itu: Mateo Pellegrino. Sundulan tajamnya dari umpan silang Emanuele Valeri menjadi pembeda dalam laga yang sarat gengsi tersebut.
Pellegrino: Malam yang Tak Akan Terlupakan

"Saya senang dengan kemenangan melawan Juventus. Mereka bermain dengan baik dan saya juga senang dengan gol saya," ujar Pellegrino usai pertandingan, seperti dilansir situs resmi Parma.
Penyerang 23 tahun Spanyol itu tahu betul arti penting golnya. “Saya ingin punya lebih banyak momen seperti ini dan saya akan selalu mengingatnya. Itu gol yang penting untuk tujuan kami: bertahan di Serie A.”
Namun, dia tak ingin larut dalam euforia. “Kami masih harus berjuang lebih keras karena Serie A itu sulit dan kita tidak pernah tahu apa yang bisa terjadi. Belum selesai. Kami harus terus seperti ini.”
Kekuatan Kolektif Sebuah Tim Muda

Parma kini berada enam poin dari zona degradasi, tetapi Pellegrino menegaskan bahwa kunci dari kebangkitan ini adalah semangat kolektif. "Kekuatan kami saat ini adalah kami bermain sebagai tim dan semua berjuang demi keselamatan."
Dengan komposisi pemain muda, Parma sempat kekurangan pengalaman. “Kami sangat muda, tapi kami telah berkembang. Mungkin awalnya kami memang kurang pengalaman,” ucapnya dengan jujur.
Pertahanan Parma juga mendapat sorotan. “Kami bertahan dengan baik? Ya, itu benar. Yang utama, kami berhasil mencetak gol dan menjaga keunggulan 1-0 hingga akhir.”
Mencetak Gol di Depan Crespo

Dalam laga itu, Pellegrino juga menikmati kombinasi serangan bersama rekan setimnya, Ange-Yoan Bonny. “Saya senang bermain dengan Bonny dan kami bekerja sama dengan baik.”
Namun, ada satu momen yang membuat golnya terasa lebih istimewa. “Crespo ada di tribune dan mencetak gol di depannya sungguh luar biasa. Saya dulu sering menonton video-videonya di YouTube saat masih kecil.”
Bagi Pellegrino, ini adalah malam penuh makna. “Melihat Hernan menyaksikan gol saya dari tribune benar-benar mimpi yang jadi nyata. Namun, saya masih harus bekerja sangat keras untuk bisa menjadi seperti dia.”
Suporter, Energi yang Tak Pernah Padam

Kemenangan ini juga tidak lepas dari dukungan suporter yang memenuhi stadion. “Para suporter luar biasa sepanjang pertandingan. Mereka harus terus seperti itu,” katanya sambil tersenyum.
Meski baru saja mengukir sejarah kecil dalam kariernya, Pellegrino tetap membumi. Dia mengenakan nomor punggung 32 sebagai simbol awal kariernya. “Nomor itu saya pakai saat debut, jadi terasa istimewa.”
Parma belum sepenuhnya aman, tapi semangat dan determinasi seperti yang ditunjukkan Pellegrino malam itu bisa menjadi kunci untuk menuntaskan misi mereka: bertahan di Serie A.
Sumber: Parma Calcio 1913
Klasemen Serie A
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Di Tardini, Juventus Terdiam
- Luka Jovic Mengukir Nama di Puncak Performa
- Langit Treble Masih Menyala di Dua Sudut Eropa
- Rapor Pemain Real Madrid saat Menang Tipis vs Getafe: Arda Guler Terbaik!
- Arsenal Tak Tumbang, Liverpool Harus Bersabar: 5 Catatan Penting dari Emirates Stadium
- Keyakinan dan Realitas: Ambisi Treble Barcelona Bukan Hal yang Berlebihan
- Pedri, sang Penerang
- Dani Olmo Jadi Pembeda saat Ansu Fati dan Pedri Mengalun Indah untuk Barcelona
- Barcelona: Beradunya Aroma Frustrasi dan Kepuasan
- Selamat atau Kembali ke Titik Awal: Perjuangan 3 Tim Promosi Serie A
- Tersesat di Antara Para Elite: Nasib 3 Tim Promosi di Premier League
- Menuju Keabadian: 4 Ujian Terakhir PSG dalam Upaya Merajut Rekor Tak Terkalahkan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Parma: Tekad, Keteguhan Hati, dan Harapan
Liga Italia 24 April 2025, 15:48
-
Gol Pellegrino, Tatapan Crespo
Liga Italia 24 April 2025, 15:21
-
Liga Italia 24 April 2025, 14:47

-
Lazio Diam-diam Mengintip Zona Liga Champions, Juventus Harus Waspada!
Liga Italia 24 April 2025, 05:20
-
Juventus yang Kurang Segalanya Saat Dikalahkan Parma
Liga Italia 24 April 2025, 05:03
LATEST UPDATE
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR