
Bola.net - AS Roma harus mengakui keunggulan Atalanta pada pekan ke-24 Serie A 2019/20. Bermain di Gewiss Stadium, Minggu (16/2/2020) dini hari WIB, Roma takluk dengan skor 2-1.
Roma sebenarnya sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Edin Dzeko di ujung babak pertama. Namun, Roma gagal mengatasi gebrakan kebangkitan Atalanta di babak kedua yang mencetak dua gol di menit ke-50 dan 59.
Hasil ini jelas buruk bagi harapan Roma menembus empat besar. Saat ini Roma ada di peringkat ke-5 klasemen sementara dengan 39 poin, tertinggal 6 poin dari Atalanta di peringkat ke-4 (45 poin).
Berikut ulasan pertandingan selengkapnya:
Pertandingan dimulai, Roma mencoba langsung bermain agresif. Atalanta tampak membiarkan Roma membawa bola, dengan kesiapan melancarkan serangan balik.
10 menit pertama, pertandingan masih berjalan seimbang. Atalanta beberapa kali mengancam lewat Papu Gomez, dengan Josep Ilicic sebagai partnernya. Roma pun membalas lewat Pellegrini.
Pertandingan berjalan dalam tempo tinggi, Roma berusaha merebut bola secepat mungkin dan menguasainya lebih lama. Hingga menit ke-20, kedua tim bergantian mengancam lewat Djimsiti dan Mkhitaryan.
Roma boleh jadi lebih dominan menguasai bola, tapi Atalanta tidak membiarkan mereka menguasai pertandingan. 30 menit pertandingan berjalan, Atalanta mulai lebih sering menyerang.
Usaha keras Roma akhirnya berbuah manis. Pasukan Paulo Fonseca itu akhirnya bisa mencetak gol di ujung babak pertama.
Berawal dari blunder Palomino di lini belakang Atalanta, Dzeko berhasil mencuri bola, berlari ke kotak penalti, lalu melepaskan tembakan keras mendatar ke sisi kanan gawang Gollini. Gol! Atalanta 0-1 Roma di menit ke-45.
Skor 0-1 ini mengantar para pemain ke ruang ganti, Roma turun minum dengan percaya diri.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Atalanta langsung menggebrak. Tim asuhan Gian Piero Gasperini ini mulai mengambil inisiatif serangan, memaksa Roma bertahan lebih dalam.
Gebrakan Atalanta terbukti manjur. Mereka berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-50. Berawal dari tendangan sudut, bola disundul Djimsiti di kotak penalti Roma. Tidak mengarah ke gawang, bola justru jatuh tepat di hadapan Palomino yang tinggal mendorongnya ke gawang kosong dari jarak dekat. Gol! Atalanta 1-1 Roma.
Gol ini membuat Atalanta kian agresif, tapi masih menerapkan taktik yang sama. Mereka membiarkan pemain-pemain Roma membawa bola, lalu siap menyengat melalui serangan balik cepat.
Taktik ini lagi-lagi berbuah gol. Gomez menginisiasi serangan Atalanta, Mancini membuat kesalahan dalam membuang bola di dalam kotak penalti. Lalu, Gosens menyodorkan bola pada Pasalic yang berada di sisi kiri gawang Pau Lopez.
Berdiri bebas, Palisic sempat mengontrol bola lalu melepaskan tembakan melengkung ke sudut kanan atas gawang Lopez. Gol! Atalanta 2-1 Roma di menit ke-59.
Unggul membuat Atalanta mengubah gaya bermain mereka. Masih agresif, tapi cenderung lebih defensif. Mereka menunggu Roma kehilangan bola untuk melancarkan serangan balik cepat.
Memasuki 10 menit akhir, Roma terus mencoba menyamakan kedudukan. Berbagai cara dicoba, mulai dari umpan terobosan sampai umpan lambung, tapi pertahanan Atalanta masih terlalu rapi.
Wasit pun meniup peluit panjang tanda akhir pertandingan. Roma pulang dengan tangan hampa.
Susunan Pemain
ATALANTA (3-4-1-2): Gollini; Djimsiti, Palomino, Toloi; Gosens, De Roon, Freuler, Hateboer; Gomez (86' Luis Muriel); Zapata (59' Mario Pasalic), Ilicic (83' Ruslan Malinovsky)
ROMA (4-1-4-1): Lopez; Spinazzola, Smalling, Fazio, Peres; Mancini (68' Jordan Veretout); Perotti (78' Gonzalo Villar), Mkhitaryan, Pellegrini, Kluivert (62' Carles Perez); Dzeko
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Highlights Serie A: Atalanta 2-1 AS Roma
Open Play 16 Februari 2020, 12:30
-
Hasil dan Klasemen Serie A: Atalanta Amankan 4 Besar
Liga Italia 16 Februari 2020, 08:41
-
Man of the Match Atalanta vs AS Roma: Jose Luis Palomino
Liga Italia 16 Februari 2020, 04:58
-
Hasil Pertandingan Atalanta vs AS Roma: Skor 2-1
Liga Italia 16 Februari 2020, 04:44
-
AS Roma Enggan Bayar Mahal, Bagaimana Masa Depan Chris Smalling?
Liga Inggris 15 Februari 2020, 23:38
LATEST UPDATE
-
5 Faktor yang Membuat Man United-nya Carrick Belum Terkalahkan
Liga Inggris 25 Februari 2026, 16:15
-
Tak Lagi Percaya Di Gregorio, Juventus Intip Peluang Gaet Alisson dari Liverpool
Liga Italia 25 Februari 2026, 15:23
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:56
-
Juventus vs Galatasaray: Tertinggal 2-5, Del Piero Ragu Bianconeri Bisa Lewati Cimbom?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:35
-
Tempat Menonton PSG vs Monaco: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:31
-
Tempat Menonton Juventus vs Galatasaray: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:21
-
Santiago Bernabeu Membara! Real Madrid vs Benfica: Duel Hidup Mati Menuju 16 Besar UCL
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:17
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Benfica: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:12
-
Jadwal Lengkap German Open 2026 dan Link Streaming di Vidio
Bulu Tangkis 25 Februari 2026, 14:11
-
Prediksi Susunan Pemain PSG vs Monaco: Juara Bertahan Incar Tiket 16 Besar
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:57
-
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Benfica, Los Blancos Jaga Keunggulan Tipis
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:21
-
Prediksi Bologna vs Brann 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58























KOMENTAR