Imbang Tanpa Gol Lawan Parma, Napoli Disebut Kehilangan Ketajaman

Imbang Tanpa Gol Lawan Parma, Napoli Disebut Kehilangan Ketajaman
Scott McTominay dan Mariano Troilo beraksi dalam laga Serie A antara Napoli vs Parma di Naples, 15 Januari 2026 (c) Alessandro Garofalo/LaPresse via AP

Bola.net - Napoli harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Parma 0-0 di Stadio Diego Armando Maradona. Hasil ini terasa mengecewakan karena tuan rumah menguasai jalannya pertandingan dalam waktu yang cukup lama.

Kebuntuan tersebut memicu evaluasi dari tim pelatih, terutama soal efektivitas di sepertiga akhir. Meski dominan, Napoli gagal mengubah tekanan menjadi gol yang menentukan.

Asisten pelatih Napoli, Cristian Stellini, kemudian membeberkan sejumlah faktor yang menurutnya menjadi penentu hasil imbang ini, mulai dari nasib yang kurang berpihak hingga kondisi fisik para pemain.

1 dari 2 halaman

Napoli Kehilangan Ketajaman di Momen Krusial

Berbicara kepada DAZN usai laga, Cristian Stellini mengakui timnya kurang tajam meski mengontrol permainan dalam banyak fase. Ia menilai laga ini ditentukan oleh detail kecil, terutama di dalam kotak penalti.

“Kami sedikit kehilangan keberuntungan karena ada begitu banyak situasi di kotak penalti, tetapi tidak satu pun yang memberikan pantulan atau momen yang tepat,” ujar Stellini.

Menurutnya, kegagalan memaksimalkan situasi tersebut membuat Napoli tak mampu memecah kebuntuan, meski tekanan terus diberikan kepada pertahanan Parma.

Stellini juga menyoroti penampilan babak pertama yang dinilainya kurang optimal. Napoli disebut terlalu lambat dan tidak presisi dalam penguasaan bola, sehingga sulit menciptakan peluang bersih melawan pertahanan Parma yang terorganisasi dengan baik.

2 dari 2 halaman

Kelelahan Pemain dan Masalah Skuad Jadi Sorotan

Selain aspek teknis, kelelahan menjadi tema lain dalam analisis Stellini. Ia menegaskan Napoli harus membayar harga dari penggunaan pemain yang sama secara terus-menerus dalam jadwal padat.

“Kami sudah lama bermain dengan pemain yang sama dan setiap dua atau tiga hari sekali, terkadang Anda kehilangan ketajaman yang datang dari pemulihan energi fisik dan mental,” jelasnya.

Saat ditanya soal aspek mental, terutama terkait hasil Inter di pertandingan lain, Stellini menekankan pentingnya menjaga kebersamaan tim.

“Kami harus tetap berpikir jernih dan bekerja pada mentalitas para pemain dan seluruh tim,” katanya, seraya mencatat bahwa sejumlah pemain yang absen masih menyulitkan pengelolaan skuad.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL