
Bola.net - Pelatih baru Juventus, Luciano Spalletti, mulai menegaskan kebutuhan fundamental tim menjelang bursa transfer Januari. Ia dikabarkan mengajukan tiga permintaan rekrutan anyar, tetapi satu di antaranya dianggap tidak dapat ditawar karena berkaitan langsung dengan struktur permainan. Keputusan ini muncul setelah sang pelatih menilai komposisi skuad saat ini belum sepenuhnya cocok dengan sistem idealnya.
Spalletti tetap mempertahankan formasi 3-4-2-1 yang sebelumnya digunakan oleh Igor Tudor, tapi sudah terlihat beberapa penyesuaian pemain sesuai preferensinya. Namun, mantan pelatih AS Roma dan Napoli tersebut memberi sinyal kuat bahwa perubahan menuju 4-3-3 sangat mungkin terjadi dalam waktu dekat. Ia membutuhkan elemen teknis yang lengkap untuk menjadikan perubahan itu berjalan efektif.
Masalah utama Spalletti bukan sekadar waktu adaptasi, tetapi ketersediaan pemain yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan gaya main barunya. Komponen inti tim belum memenuhi syarat untuk transformasi taktik besar, terutama pada peran sentral yang bertugas mengendalikan ritme permainan.
Juventus Prioritaskan Perekrutan Seorang Regista

Menurut jurnalis Italia, Alfredo Pedulla melalui JuventusNews24, perekrutan deep-lying playmaker atau regista merupakan "prioritas absolut" bagi Spalletti. Keputusan ini berdasarkan filosofi kepelatihannya yang hampir selalu mengandalkan seorang pengatur tempo di lini tengah. Ia pernah mempercayakan peran tersebut kepada David Pizarro saat melatih Udinese dan AS Roma, lalu Marcelo Brozovic ketika menangani Inter Milan, serta Stanislav Lobotka di Napoli.
Di Juventus saat ini, Spalletti terpaksa menempatkan Manuel Locatelli sebagai regista meskipun ia pernah mengabaikannya ketika masih memimpin Timnas Italia. Situasi tersebut memperjelas bahwa sang pelatih tidak ingin kembali berkompromi dalam penentuan peran vital di tengah. Ia menginginkan pemain yang benar-benar spesifik dan matang sebagai poros permainan, bukan sekadar pelapis atau adaptasi darurat.
Selain itu, Juventus juga menginginkan bek kanan baru karena Joao Mario belum mampu merebut posisi utama. Kebutuhan ini dinilai penting untuk menopang permainan sayap yang lebih progresif. Di sektor pertahanan tengah, penambahan pemain baru kemungkinan dipertimbangkan, tetapi keputusannya bergantung pada perkembangan pemulihan Gleison Bremer beberapa pekan ke depan.
Tantangan Taktis dan Agenda Transformasi Juventus

Permintaan Spalletti bukan sekadar persoalan transfer, tetapi fondasi rencana jangka panjang Juventus dalam mengembalikan identitas sepak bola modern dan berkarakter. Seorang regista berkualitas tinggi mampu menjadi jembatan antara konstruksi permainan dari belakang hingga pembentukan serangan. Tanpa elemen tersebut, transformasi formasi 4-3-3 hanya menjadi teori tanpa eksekusi.
Jika target pemain berhasil direkrut pada Januari, maka Juventus berpeluang membangun kembali dominasi permainan berbasis kontrol dan progresi bola. Model ini sebelumnya terbukti sukses diterapkan Spalletti bersama klub-klub top yang ia tangani. Kini, tantangannya adalah memastikan klub bergerak cepat sebelum pesaing lain mengambil langkah yang sama di pasar transfer.
Dengan demikian, bursa transfer Januari diprediksi menjadi fase penting bagi Juventus, bukan hanya untuk memperkuat skuad, tetapi juga menentukan arah identitas permainan mereka ke depannya. Jika kebutuhan utama terpenuhi, langkah menuju standar kompetitif Eropa akan semakin realistis.
Sumber: JuventusNews24, juvefc.com
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Mesin Gol Belum Berkarat: Lewandowski Bukan Cadangan, Barcelona Masih Membutuhkannya!
- Barcelona Resmi Kembali ke Camp Nou untuk Laga La Liga Akhir Pekan Ini: Momen Bersejarah Usai Renovasi
- Dampak Besar Transfer Nico Paz: 3 Diuntungkan dan 2 Dirugikan jika Real Madrid Membawanya Pulang
- Real Madrid Siap Ambil Risiko? Xabi Alonso Pertimbangkan Transfer Striker West Ham
- Persija vs Persik di BRI Super League: Macan Putih Terancam Pincang Tanpa Sejumlah Pemain Kunci
- Pertahanan Solid Persib Bandung Jadi Kunci Sukses di BRI Super League dan Pentas Asia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus cuma Punya 1 Gelandang Top: Analisis, Masalah Struktural, Agenda Transfer
Liga Italia 17 November 2025, 23:14
-
Juventus Butuh Regista: Tuntutan Spalletti yang Tak Bisa Ditawar
Liga Italia 17 November 2025, 23:03
-
Juventus Minati Sacha Boey, Berapa Harga yang Diminta Bayern Munchen?
Liga Italia 16 November 2025, 07:00
-
Makin Ramai! Chelsea Ikut Masuk Perburuan Penyerang Juventus Bernilai Rp1,9 Triliun Ini
Liga Inggris 14 November 2025, 21:36
LATEST UPDATE
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus: Bali ke Turin, Bakal jadi Kiper Pelapis?
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 17:48
-
Paul Pogba Resmi Tinggalkan AS Monaco, Kini Berstatus Tanpa Klub
Liga Eropa Lain 19 Agustus 2026, 17:36
-
Benarkah Rizky Ridho Dicoret dari Daftar Pemain Timnas Indonesia?
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 17:12
-
Manchester United Selangkah Lagi Rekrut Carlos Baleba dari Brighton
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 17:06
-
Mentalitas Comeback Persib Bandung yang Terus Terjaga
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 16:47
-
Serunya Rayakan Kemerdekaan Bersama Fimelahood Getting Intimate Lewat Sushi
Lain Lain 19 Agustus 2026, 16:26
-
Debut Jay Herdman di Bali United: Tampil Menjanjikan, Blunder Berujung Gol Persib
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 16:01
-
Jose Mourinho Ungkap Percakapan yang Bikin Vinicius Junior Bertahan di Real Madrid
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 15:45
-
Fermin Lopez Siap Jadi False 9 Barcelona
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 15:13
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




















KOMENTAR