
Bola.net - - Pemain belakang Juventus, Mehdi Benatia, mengakui selama ini banyak yang mengkritik kiprahnya. Benatia menilai para pengkritik tersebut hanya iri dan ingin ada tim selain Juve yang meraih scudetto.
Juve kembali menegaskan kedigdayaan di Serie A pada musim 2017/18. Untuk kali ketujuh secara beruntun Juve merayakan gelar scudetto.
Capaian tujuh scudetto beruntun tentu saja menjadi bukti sahih betapa Juve adalah klub yang tangguh di Serie A. Meskipun begitu, selama ini masih ada saja pihak yang meluncurkan kritik atas kiprah Si Nyonya Tua di pentas sepakbola Italia.
"Sepanjang musim ini, publik mengkritik dan mencemooh kami karena tidak bermain sepakbola indah. Tapi, kenyataannya adalah mereka hanya berharap ada tim lain yang scudetto. Tapi, pada akhirnya kami selalu menang," ucap Benatia.
Menurut Benatia, ada banyak momen indah yang dia lewati bersama Juve pada musim ini. Termasuk ketika sukses merayakan gelar scudetto. Tapi, ada pula momen buruk yang harus pemain asal Maroko tersebut jalani. Benatia pun membuka momen tersebut.
"Kekalahan dari Napoli membuat kami bersedih. Saya bermain baik dan merasa hasil imbang adalah yang paling tepat. Tapi, kami kebobolan dari gol Kalidou Koulybaly dan saya sungguh kehilangan semangat," ucap pemain berusia 29 tahun.
"Semua tim saat itu sudah merayakan gelar juara, tapi kemudian kami menjadi juara juga," tutup Benatia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Presiden PSG Mengaku Ingin Datangkan Buffon
Liga Italia 20 Mei 2018, 22:04
-
Allegri: Juventus Tak Layak Dikritik
Liga Italia 20 Mei 2018, 21:31
-
Barzagli: Buffon Kiper Terbaik Sepanjang Masa!
Liga Italia 20 Mei 2018, 21:09
-
Juventus Sering Dikritik Karena Banyak Yang Iri
Liga Italia 20 Mei 2018, 20:39
-
Liga Inggris 20 Mei 2018, 16:47

LATEST UPDATE
-
5 Faktor yang Membuat Man United-nya Carrick Belum Terkalahkan
Liga Inggris 25 Februari 2026, 16:15
-
Tak Lagi Percaya Di Gregorio, Juventus Intip Peluang Gaet Alisson dari Liverpool
Liga Italia 25 Februari 2026, 15:23
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:56
-
Juventus vs Galatasaray: Tertinggal 2-5, Del Piero Ragu Bianconeri Bisa Lewati Cimbom?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:35
-
Tempat Menonton PSG vs Monaco: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:31
-
Tempat Menonton Juventus vs Galatasaray: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:21
-
Santiago Bernabeu Membara! Real Madrid vs Benfica: Duel Hidup Mati Menuju 16 Besar UCL
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:17
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Benfica: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:12
-
Jadwal Lengkap German Open 2026 dan Link Streaming di Vidio
Bulu Tangkis 25 Februari 2026, 14:11
-
Prediksi Susunan Pemain PSG vs Monaco: Juara Bertahan Incar Tiket 16 Besar
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:57
-
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Benfica, Los Blancos Jaga Keunggulan Tipis
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:21
-
Prediksi Bologna vs Brann 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58























KOMENTAR