Bola.net - - Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, tampak tidak senang dengan tudingan yang dilayangkan Francesco Totti dalam autobiografinya. Ia bahkan tak segan menyebut legenda AS Roma tersebut sebagai seorang pembohong.
Spalletti sempat menghabiskan waktunya untuk mengasuh Totti saat masih menukangi AS Roma beberapa musim lalu. Banyak yang meyakini bahwa Spalletti memberinya perlakuan cukup keras dengan sering membuatnya duduk di bangku cadangan.
Pada saat itu, masa-masa Totti sebagai pemain sudah mendekati akhirnya karena umurnya yang telah menyentuh angka 40 tahun. Namun baru-baru ini, dalam autobiografinya, ia mengklaim bahwa Spalletti merupakan sosok yang membuatnya gantung sepatu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Penjelasan Spalletti
Hal itu jelas membuat pelatih Inter Milan itu gatal untuk berbicara. Kepada media usai menghadapi AS Roma, ia berusaha untuk mengklarifikasi tudingan tersebut dan menyebut Totti sebagai seorang pendusta.
"Anda semua di media harus berhenti mengatakan dua kebohongan, yaitu adalah bahwa saya membuat Totti pensiun atau saya memulangkan dia dari pusat latihan Trigoria. Tidak ada yang benar," ujar Spalletti kepada Sky Sport Italia.
"Klub tahu satu musim sebelumnya bahwa Totti akan pensiun pada tahun itu, saya tidak menambahkan apapun dalam pembicaraan itu," lanjutnya.
Klarifikasi Lainnya
Lebih lanjut, ia lalu menjelaskan soal tudingan bahwa dirinya memulangkan Totti dari sesi latihan. Pria berumur 59 tahun tersebut mengatakan bahwa dirinya hanya mengatakan bahwa Totti tidak akan berada di kursi cadangan.
"Adapun waktu saya menyuruhnya pergi, saya hanya memanggilnya sebelum pertemuan tim, ditemani oleh beberapa staf, dan berkata kepadanya bahwa dia tidak akan berada di bangku cadangan pada laga itu," tambahnya.
"Hampir sama seperti masalah dengan Lautaro Martinez di pekan ini, saya punya seseorang dari klub yang menemani - Javier Zanetti, dan ingin saksi mata benar-benar jelas atas apa yang saya katakan," tandasnya.
Spalletti dan Totti tidak saling tatap muka di ruang media Stadio Olimpico. Hingga kabar ini diturunkan, tidak ada alasan pasti mengapa keduanya tidak bertemu walau Totti, yang hadir lebih dulu, sudah diberi tahu bahwa ia akan berada di ruang yang sama dengan mantan pelatihnya itu.
Saksikan Juga Video Ini
Penggunaan Flare yang dilakukan oleh para penonton di Tribun Utara Stadion Kapten I Wayan Dipta saat Bali United melawan Persija Jakarta mengganggu jalannya pertandingan. Simak informasi selengkapnya melalui tautan video di bawah ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cari Manajer Baru, AS Roma Pertimbangkan Rekrut Antonio Conte
Liga Italia 3 Desember 2018, 16:40
-
Joao Mario: Inter Layak Menang Atas Roma
Liga Italia 3 Desember 2018, 16:03
-
AS Roma Tetapkan Harga Jual Cengiz Under
Liga Inggris 3 Desember 2018, 15:20
-
Bikin Gol, Icardi Justru Dikritik Spalletti
Liga Italia 3 Desember 2018, 08:40
-
Insiden Penalti Kacaukan Laga Roma vs Inter
Liga Italia 3 Desember 2018, 08:20
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR