Bola.net - - Hakan Calhanoglu mulai menjadi sorotan bagi pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso. Sang pelatih mengaku punya harapan lebih banyak pada Calhanoglu. Tapi, Gattuso juga tak ingin mengkritik performa pemain asal Turki.
Calhanoglu sejauh ini masih berjuang untuk bisa mendapatkan gol pertamanya di pentas Serie A musim 2018/19. Dia tak kunjung mencetak gol meskipun selama ini selalu jadi pilihan utama di susunan pemain Milan.
Menurut Gattuso, kendati belum mencetak gol, Calhanoglu tidak layak untuk menuai kritik. Sebab, dia sudah memberikan cukup banyak kontribusi bagi permainan Milan. Terutama di lini serang.
Seperti apa paparan Gattuso ihwal performa Calhanoglu? Simak selengkapnya di bawah ini.
Bermain Sebagai Winger
Posisi ideal Hakan Calhanoglu adalah di belakang penyerang. Namun, Gattuso tidak bermain dengan skema itu. Pelatih 41 tahun mengandalkan formasi 4-3-3 dan Calhanoglu pun lebih sering bermain di posisi winger.
Dalam catatan Whoscored, Calhanoglu sejauh ini telah bermain sebagai winger kiri dan sayap kiri pada 18 laga Milan. Calhanoglu hanya tiga kali bermain sebagai gelandang serang.
"Saya memang mengharapkan lebih banyak dari Calhanoglu karena dia punya teknik yang luar biasa. Tapi, kemudian Anda juga harus melihat seberapa jauh dia berlari, jarak tempuhnya dan etos kerja yang dilakukan," papar Gattuso pada Sky Sports.
"Saya pikir, dia mendapatkan kritik yang tidak adil. Saya suka dengan caranya menafsirkan apa yang menjadi tugasnya. Dia bukan pemain sayap, saya tahu itu. Tapi, dia bisa menghubungkan lini tengah dan depan," tandas mantan pelatih Palermo.
Masalah di Lini Tengah
Terlepas dari Hakan Calhanoglu, Gattuso menyebut adalah masalah yang dialami di lini tengah Milan. Bukan soal kualitas yang minim, tapi justru kegamangan dalam menurunkan pemain menyusul sembuhnya Lucas Biglia pasca cedera yang cukup parah.
Selama Biglia mengalami cedera, Gattuso memainkan Tiemoue Bakayoko. Pemain asal Prancis tersebut kini tampil bagus dan mulai menyatu dengan permainan Milan. Saat situasi membaik bagi Bakayoko, Biglia datang dan membuat Gattuso pusing.
"Jika memang itu masalahnya, maka kami harus segera menyelesaikannya. Biglia sudah absen selama tiga bulan dan butuh waktu untuk mengembalikan performanya. Kami akan melihat apakah kami butuh tenaganya [Bakayoko] di peran lain yang lebih luas," paparnya.
Berita Video
Berita video Chelsea yang kalah 0-6 dari Manchester City di Premier League menjadi bahan olok-olokan di media sosial. Seperti apa ejekan tersebut?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Seedorf Buka Pintu untuk Latih Madrid
Liga Spanyol 11 Februari 2019, 23:39
-
Kontribusi Hakan Calhanoglu jadi Sorotan Gattuso
Liga Italia 11 Februari 2019, 11:47
-
Gattuso Masih Punya Kritik untuk AC Milan
Liga Italia 11 Februari 2019, 11:29
-
Liga Italia 11 Februari 2019, 10:43

-
Milan vs Cagliari, Dari Paqueta Untuk Flamengo
Liga Italia 11 Februari 2019, 10:30
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58





















KOMENTAR