
Bola.net - Pelatih AC Milan Stefano Pioli mengungkapkan taktik yang ia gunakan untuk mengalahkan Juventus terinspirasi oleh permainan Manchester City dan Chelsea.
Milan tampil apik saat bersua dengan Juventus di Turin. Skuat Rossoneri berhasil menang telak 0-3.
Gol pertama Milan dicetak oleh Brahim Diaz. Sementara gol kedua dihasilkan Ante Rebic dan gol ketiga dari Fikayo Tomori.
Hal ini membuat Milan bisa melakukan revans. Sebab di putaran pertama lalu, mereka dikalahkan dengan skor 1-3.
Taktik Pioli untuk Kalahkan Juventus
Stefano Pioli membuat sedikit kejutan di pertandingan ini dalam taktiknya untuk AC Milan. Ia memainkan Brahim Diaz sebagai gelandang serang di belakang Zlatan Ibrahimovic.
Hakan Calhanoglu dimainkan sebagai winger kiri. Stefano Pioli kemudian sedikit membeberkan taktik yang ia gunakan untuk mengalahkan Juventus.
“Juve mengubah cara mereka membangun serangan dari belakang dan saya tidak begitu yakin mereka akan memulai dengan tiga atau empat [bek] plus satu. Jadi yang harus kami lakukan adalah [bermain] solid, kompak dan menekan siapa pun yang menguasai bola," tuturnya pada Sky Sport Italia.
"Ketika kami tidak berhasil melakukannya, kami mencoba untuk bertahan sedikit lebih dalam dan menutup celah tersebut," sambung Pioli.
Inspirasi dari Manchester City dan Chelsea
Stefano Pioli kemudian mengungkapkan bahwa taktik yang ia gunakan untuk membawa AC Milan mengalahkan Juventus ini terinspirasi dari permainan Manchester City dan Chelsea. Pioli mengaku ia mengamati betul permainan kedua klub Premier League itu khususnya saat berlaga di Liga Champions.
Pioli mengatakan, ia terkesan dengan cara kedua tim itu bermain khususnya saat tak menguasai bola. Ia pun yakin jika skuat Milan bisa meniru permainan kedua tim itu dengan lebih baik, maka mereka bakal bisa meraih prestasi lebih baik.
“Saya menyaksikan semifinal Liga Champions dan sangat terkesan dengan cara Manchester City dan Chelsea saat tak menguasai bola, menambah tempo dan kualitas. Jika kita memenuhi unsur-unsur itu, kita juga bisa bersuara," serunya.
Inspirasi dari Guardiola
Di laga lawan Juventus ini, Zlatan Ibrahimovic tak bisa main full 90 menit karena lututnya cedera. Ia kemudian digantikan Ante Rebic yang akhirnya malah bisa mencetak gol kedua AC Milan.
Stefano Pioli menambahkan, Milan bisa bermain baik-baik saja tanpa Ibrahimovic karena ia juga belajar dari taktik Josep Guardiola yang lain di Manchester City. Ia terinspirasi dari cara Guardiola bermain tanpa menggunakan striker murni di depan.
“Pep Guardiola bermain tanpa penyerang tengah saat ini, sedangkan kami memiliki seseorang seperti Ibrahimovic. Jika Anda membuat dan kemudian mengisi ruang dengan pengaturan waktu yang tepat, itu benar-benar dapat membuat perbedaan," ucap Pioli.
Dengan kemenangan atas Juventus, AC Milan kini berpeluang besar untuk finis di empat besar Serie A. Namun pasukan Stefano Pioli masih harus menghadapi satu ujian besar lagi yakni di pekan terakhir kala Rossoneri harus bertandang ke markas Atalanta.
(Sky Sport Italia)
Berita AC Milan Lainnya:
- Ini Dia Tiga Kunci AC Milan Kalahkan Juventus
- Juventus 0-3 AC Milan: Bianconeri Tumpul, Rossoneri Kukuh
- Pirlo Sayang Milan? Semua Sayang Pirlo? Bagaimana dengan Pendukung Juventus?
- Wah Kacau! Masa Ronaldo Main di Liga Europa?
- Juventus Terlempar dari 4 Besar, Netizen: Ronaldo, Marhaban Ya Liga Malam Jumat
- AC Milan Hajar Juventus Gara-Gara Ibra!
- Dibantai AC Milan, Capello Sebut Juventus Memalukan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pioli Tegaskan Niatan Milan untuk Permanenkan Tomori dari Chelsea
Liga Italia 10 Mei 2021, 22:26
-
Saingi Manchester United, Chelsea Juga Kejar Harry Kane
Liga Inggris 10 Mei 2021, 21:41
-
Liverpool Blok Kepindahan Mohamed Salah ke Chelsea
Liga Inggris 10 Mei 2021, 19:00
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR