Bola.net - - Eks gelandang Juventus Claudio Marchisio mengaku sedih melihat Paulo Dybala sekarang ini diposisikan menjauh dari kotak penalti.
Dybala adalah pemain serba bisa. Namun di musim perdananya di Juve, ia sering dimainkan menjadi seorang penyerang tengah. Kadang ia juga ditugaskan menjadi second striker.
Pada musim 2016-17, pemain asal Argentina ini akhirnya lebih sering dimainkan sebagai second striker. Namun ia sesekali juga dimainkan sebagai penyerang tengah, gelandang serang atau winger kanan.
Pada musim 2017-18, perannya masih tetap sama seperti musim sebelumnya. Namun kali ini ia juga sempat diminta bermain di sayap kiri.
Efek Ronaldo
Pada musim ini, Juve mendatangkan Cristiano Ronaldo. Kehadiran superstar asal Portugal itu memaksa Massimiliano Allegri untuk sedikit mengubah taktiknya.
Dybala pun akhirnya tak lagi dominan bermain sebagai second striker. Ia kini kerap dimainkan sebagai winger kanan.
Hal ini menumbuhkan sedikit keprihatinan dalam diri Marchisio. Sebab ia merasa bahwa Dyabla akan bisa memberikan kontribusi lebih baik jika bermain lebih dekat ke gawang lawan.
“Paulo memiliki bakat bawaan dan saya sedih melihatnya begitu jauh dari tujuan,” buka Marchiosio pada Gazzetta dello Sport.
“Juve akan mendapat manfaat dari [dirinya lebih dekat ke gawang]," cetus Marchisio.
Gol Perdana
Gelandang Zenit St Petersburg ini kemudian mengenang masa di mana Dybala baru datang dari Palermo pada tahun 2015 lalu. Dan di laga perdananya, ia membantu pemain berusia 25 tahun itu mencetak gol perdananya.
Saat itu Dybala masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-61, menggantikan Kingsley Coman. Ia kemudian mencetak gol pada menit ke-73 yang membuat Bianconeri unggul 2-0.
"Saya ingat pertandingan pertamanya untuk Juve: Supercoppa melawan Lazio," kenang Marchisio.
"Ia datang dan saya berkata kepadanya: 'Tetaplah dekat dengan kotak penalti, Anda akan mencetak gol.' Ia berhasil mencetak gol. Ia menemukan bahwa menembak sangatlah mudah," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selebrasi Tidak Senonoh, UEFA Akhirnya Hanya Denda Ronaldo
Liga Champions 21 Maret 2019, 23:27
-
Marchisio: Ronaldo Punya Tubuh yang Tidak Biasa
Liga Italia 21 Maret 2019, 18:17
-
Marchisio Jadi Sedih Lihat Nasib Dybala
Liga Italia 21 Maret 2019, 17:47
-
Marchisio: Akan Salah untuk Bertahan di Juventus
Liga Italia 21 Maret 2019, 17:15
-
Dua Kali Marchisio Tolak Pinangan Milan Demi Cintanya Pada Juventus
Liga Italia 21 Maret 2019, 16:46
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bali United 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 8 Januari 2026, 18:55
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Borneo 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:52
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58





















KOMENTAR