Bola.net - Kemenangan 2-0 melawan 10 pemain tuan rumah Parma pada giornata 34 Serie A 2013/14 membuat peluang Internazionale untuk lolos ke Eropa makin terbuka lebar. Namun, arsitek Nerazzurri Walter Mazzarri meminta pasukannya agar tidak lengah.
Pasalnya, lawan Inter di empat laga tersisa bukanlah tim-tim yang mudah dikalahkan. Dua di antaranya adalah penghuni peringkat tiga Napoli serta sang rival sekota AC Milan.
"Terlalu dini bicara tentang Eropa. Kami belum sepenuhnya aman," kata Mazzarri kepada Sky Sport Italia.
"Kami masih harus menghadapi Napoli, Milan, Lazio dan Chievo yang berjuang menghindari degradasi. Ini mulai jadi semakin sulit. Kami akan fokus pada apa yang ada di depan mata, coba memenangi laga demi laga," pungkasnya.
Di Ennio Tardini, Inter terhindar dari kebobolan terlebih dahulu setelah eksekusi penalti Antonio Cassano dimentahkan oleh Samir Handanovic pada penghujung babak pertama. Inter kemudian diuntungkan dengan kartu kartu merah Gabriel Paletta di awal babak kedua dan memecah kebuntuan melalui sundulan Rolando tak lama berselang. Di menit-menit akhir, sepakan keras Fredy Guarin dari luar area memastikan mereka mengemas poin maksimal.
Inter sekarang menempati peringkat lima dengan keunggulan lima angka atas Parma dan Milan di bawahnya.
Berikutnya, Javier Zanetti dan kawan-kawan akan menghadapi Napoli (kandang - 27/4), Milan (tandang - 05/5), Lazio (kandang - 11/5) serta melawat ke markas Chievo (19/5) di giornata pemungkas. [initial]
(sky/gia)
Pasalnya, lawan Inter di empat laga tersisa bukanlah tim-tim yang mudah dikalahkan. Dua di antaranya adalah penghuni peringkat tiga Napoli serta sang rival sekota AC Milan.
"Terlalu dini bicara tentang Eropa. Kami belum sepenuhnya aman," kata Mazzarri kepada Sky Sport Italia.
"Kami masih harus menghadapi Napoli, Milan, Lazio dan Chievo yang berjuang menghindari degradasi. Ini mulai jadi semakin sulit. Kami akan fokus pada apa yang ada di depan mata, coba memenangi laga demi laga," pungkasnya.
Di Ennio Tardini, Inter terhindar dari kebobolan terlebih dahulu setelah eksekusi penalti Antonio Cassano dimentahkan oleh Samir Handanovic pada penghujung babak pertama. Inter kemudian diuntungkan dengan kartu kartu merah Gabriel Paletta di awal babak kedua dan memecah kebuntuan melalui sundulan Rolando tak lama berselang. Di menit-menit akhir, sepakan keras Fredy Guarin dari luar area memastikan mereka mengemas poin maksimal.
Inter sekarang menempati peringkat lima dengan keunggulan lima angka atas Parma dan Milan di bawahnya.
Berikutnya, Javier Zanetti dan kawan-kawan akan menghadapi Napoli (kandang - 27/4), Milan (tandang - 05/5), Lazio (kandang - 11/5) serta melawat ke markas Chievo (19/5) di giornata pemungkas. [initial]
Klik Juga:
- Duo Attaccante Maut Serie A Satu Dekade
- Nomor 10 Superior Dalam Sejarah Calcio
- Jersey Jawara Serie A Milenium Kedua
- 5 Pilar Pertahanan Terkuat Serie A 2013/14
- Penembak Jitu 5 Liga Top Eropa 2013/14
- Komparasi Mesin Gol Semifinalis UCL 2013/14
- Meneror Pertahanan Lawan Ala Gareth Bale
- Barisan Wasit Piala Dunia 2014
- EDITORIAL: Bernardeschi, Pemuda Yang 'Sisihkan' Totti
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diminati Milan dan MU, Kjaer Tersanjung
Liga Eropa Lain 20 April 2014, 21:31
-
Pecat Di Carlo, Livorno Kembali Panggil Nicola
Liga Italia 20 April 2014, 06:01
-
Cetak Gol Sundulan Pertama Bagi Milan, Balotelli Girang
Liga Italia 20 April 2014, 04:45
-
Mazzarri: Masih Ada Napoli dan Milan
Liga Italia 20 April 2014, 02:15
-
Highlights Serie A: AC Milan 3-0 Livorno
Open Play 19 April 2014, 23:02
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR