
Bola.net - AC Milan berhasil merebut tiga poin di markas Lecce dalam lanjutan kompetisi Serie A 2024/2025, Minggu (9/3/2025). Rossoneri menang dramatis 3-2 setelah sempat tertinggal dua gol.
Lecce tampil agresif sejak awal dan unggul cepat melalui Nikola Krstovic di menit ketujuh. Striker Montenegro itu kembali mencetak gol di babak kedua, membuat Milan berada dalam tekanan besar.
Namun, Milan tak menyerah. Gol bunuh diri Antonino Gallo memberi harapan sebelum dua gol Christian Pulisic membalikkan keadaan bagi tim tamu.Dalam laga ini, milan menunjukkan mental baja dan semangat juang yang tak padam hingga akhirnya mewujudkan sebuah epick comeback.
Lini Belakang: Tertatih Menahan Gempuran
Lini belakang Milan tak sepenuhnya solid menghadapi gempuran Lecce. Marco Sportiello, sebagai kiper, tidak melakukan banyak kesalahan, tapi kurang mendapat perlindungan dari pertahanan. Meskipun beberapa penyelamatan yang dilakukannya cukup baik, dia tetap harus memungut bola dua kali dari gawangnya.
Kyle Walker terlihat aktif membantu serangan, tetapi sering kali kalah dalam duel satu lawan satu, yang membuat pertahanan Milan rentan. Matteo Gabbia dan Malick Thiaw juga tidak mampu mengawal Krstovic dengan baik sehingga Milan harus berjuang keras untuk mengejar ketertinggalan.
Theo Hernandez tampil sebagai pemain belakang terbaik dalam laga ini. Meskipun dua assist-nya dianulir karena offside, umpan-umpannya tetap menjadi ancaman berbahaya bagi Lecce dan menunjukkan kualitasnya sebagai bek yang ofensif.
Lini Tengah: Mesin yang Masih Butuh Pelumasan
Lini tengah Milan tampak kurang stabil dalam laga ini. Yunus Musah bermain cukup baik dengan keputusan-keputusan yang sederhana dan efektif. Namun, dia melewatkan peluang emas sundulan yang seharusnya bisa menyamakan kedudukan lebih awal.
Warren Bondo, yang menjalani debutnya, tampil cukup baik meskipun perannya dalam bertahan masih kurang maksimal. Di sisi lain, Tijjani Reijnders membuat blunder yang berujung pada gol pertama Lecce, menunjukkan bahwa sektor ini masih memerlukan pembenahan lebih lanjut.
Kehilangan kendali di lini tengah membuat Milan kesulitan mengimbangi permainan agresif Lecce di awal pertandingan. Namun, seiring berjalannya waktu, mereka mulai menemukan ritme yang lebih baik dan mulai mengontrol permainan.
Lini Depan: Pulisic, Sang Katalis
Di lini depan, Jimenez tidak memberikan kontribusi signifikan dan digantikan di babak kedua. Sementara itu, Gimenez kurang efektif dan kehilangan beberapa peluang emas. Namun, Christian Pulisic menjadi bintang utama Milan dalam laga ini.
Pemain asal Amerika Serikat ini berperan penting dalam hampir semua serangan Milan dan mencetak dua gol krusial yang memastikan kemenangan. Kecepatan dan determinasi Pulisic membuat pertahanan Lecce kewalahan.
Gol keduanya yang berasal dari umpan Rafael Leao menjadi bukti kualitasnya sebagai pemain kunci.
Pemain Pengganti: Efek Instan dari Leao dan Abraham
Masuknya Rafael Leao di babak kedua memberikan dampak instan bagi Milan. Pemain asal Portugal ini mencatat assist yang membantu Milan membalikkan keadaan dan tetap menjadi sosok kunci di lini serang.
Tammy Abraham juga menunjukkan kelasnya, dengan dua gol pertama Milan lahir dari pergerakan cerdasnya yang memaksa lawan membuat kesalahan.
Felix dan Fofana memberikan stabilitas tambahan di lapangan meskipun tidak terlalu menonjol. Kombinasi antara semangat juang dan kecerdasan taktikal pelatih Sergio Conceicao dalam pergantian pemain akhirnya membawa Milan meraih kemenangan yang dramatis.
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bantah Isu Perpecahan di AC Milan, Pulisic dan Leao: Kami Bersatu!
Liga Italia 9 Maret 2025, 06:32
-
Dua Klub Milan, Dua Keajaiban, dan Satu Sejarah Baru di Serie A
Liga Italia 9 Maret 2025, 05:43
-
Mental Baja, Semangat Juang yang Tak Padam, dan Epic Comeback AC Milan
Liga Italia 9 Maret 2025, 04:56
-
Christian Pulisic Maut, Milan Bangkit dari Kubur
Liga Italia 9 Maret 2025, 03:43
LATEST UPDATE
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Arsenal Tergelincir di Markas Wolves, Peluang Juara Premier League Terancam
Liga Inggris 19 Februari 2026, 21:14
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
-
Live Streaming PAOK vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48























KOMENTAR