
Bola.net - Bek AC Milan Simon Kjaer mengatakan bahwa Stefano Pioli sempat emosi usai skuat Rossoneri dihajar Fiorentina.
Milan tampil apik pada musim 2021-22 ini di pentas Serie A. Dari 12 pertandingan mereka tak pernah tersentuh kekalahan.
Akan tetapi pada pekan ke-13, Milan dipaksa menelan kekalahan pertama mereka. Itu terjadi saat mereka bertamu ke markas Fiorentina.
Saat itu Milan dikalahkan Fiorentina dengan skor 4-3. Mereka bahkan sempat tertinggal tiga gol di laga tersebut.
Reaksi Pioli di Ruang Ganti
Usai pertandingan, Simon Kjaer ditanya apa saja yang dikatakan oleh Stefano Pioli di ruang ganti pemain usai AC Milan dikalahkan Fiorentina. Kjaer tak mengatakan apa saja yang diucapkan oleh Pioli kala itu.
Namun ia mengatakan bahwa Pioli sempat emosi. Meski demikian Kjaer mengatakan ucapan sang pelatih harus didengar demi kebaikan skuat Milan sendiri,
“Tentu saja pelatih [bersikap] keras. Semua hal yang ia katakan penting, hal-hal yang perlu kita pelajari," serunya pada Sky Sport Italia.
"Kami kebobolan empat gol malam ini dan jelas harus meningkat. Kami juga memiliki peluang untuk mencetak lima atau enam, tetapi kebobolan empat terlalu banyak," keluh Kjaer.
Keluhan Pioli
Usai laga lawan Fiorentina, Stefano Pioli mengatakan AC Milan memang tampil oke di babak pertama. Akan tetapi Milan akhirnya kalah dario La Viola karena kerap membuat kesalahan sendiri.
"Kami bermain dengan baik di babak pertama, dan kami seharusnya tidak tertinggal 2-0. Namun inilah sepak bola, kami tidak memanfaatkan peluang kami dengan baik dan kami membuat banyak kesalahan sendiri," serunya pada Sky Sport Italia.
"Di babak kedua kami menunjukkan karakter kami, di mana kami mencoba terhindar dari kekalahan dan kembali ke jalur yang benar. Namun ketika anda kebobolan empat gol, maka kemungkinan besar anda akan kalah dan itulah yang terjadi," ucap Pioli.
Klasemen Sementara Liga Italia
(Sky Sport Italia)
Berita AC Milan Lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan Dibanting Fiorentina, Kjaer Akui Pioli Sempat Emosi
Liga Italia 22 November 2021, 19:34
-
Rafael Leao Segera Teken Kontrak Baru di AC Milan
Liga Italia 22 November 2021, 19:00
-
Termasuk Xavi, Ini Lima Pemain yang Gagal Join Bayern Munchen
Bundesliga 22 November 2021, 18:37
-
Mantap! Renato Sanches Tebar Kode Siap Merapat ke AC Milan
Liga Italia 22 November 2021, 17:15
-
Hasil, Klasemen, dan Top Skor Serie A: Inter dan Juventus Berjaya, Tak Ada Tim Unbeaten
Liga Italia 22 November 2021, 07:37
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR