
Bola.net - Napoli tinggal selangkah lagi mengunci gelar Scudetto setelah menang di kandang Juventus pada Senin (24/4/2023). Mantan bek Napoli, Fabio Cannavaro mengaku senang dengan pencapaian mantan timnya.
Bek legendaris timnas Italia tersebut bahkan menyebut keluarnya Napoli sebagai juara akan bagus untuk Liga Italia. Cannavaro menjelaskan bahwa dominasi Napoli di Liga Italia membuat tim lain mencari fokus alternatif.
Hasilnya, Liga Italia mampu mengutus lima tim di semifinal tiga kompetisi top Eropa. Tim-tim seperti Juventus, AS Roma, Fiorentina dan duo Milan mampu berprestasi di Eropa tidak lepas dari dominasi Napoli di Liga Italia.
“Napoli memenangkannya (Scudetto), tetapi itu membuat sepakbola Italia bagus. Dominasi tim asuhan Luciano Spalletti memaksa klub lain membidik tujuan berbeda,” terang Cannavaro dikutip dari Football Italia.
Demi Prestise Internasional

Sebelumnya tim Italia mulai kehilangan prestise di kompetisi Eropa setelah jarang menjadi juara terutama di Liga Champions dan Liga Europa. Cannavaro mengaku senang dengan langkah positif yang ditunjukkan lima tim Italia di semifinal musim ini.
Langkah tersebut mengembalikan nama besar Italia sebagai kekuatan yang diperhitungkan di Eropa. Cannavaro berharap banyak tim Italia yang bisa meneruskan prestise internasional layaknya Sevilla bagi Liga Spanyol.
“Jadi, kami menemukan diri kami dengan lima tim di semifinal Eropa. Dan ini bagus untuk pergerakan.”
“Saya memikirkan Sevilla, misalnya, dalam beberapa tahun terakhir, tidak mampu memenangkan La Liga, mereka berkonsentrasi pada Liga Europa, mendapatkan prestise internasional,” tambah Cannavaro.
Napoli Tidak Beruntung

Meskipun mendominasi di Liga Italia, nasib Napoli justru kurang beruntung di Eropa. Sempat menjadi kandidat kuat juara Liga Champions, Napoli harus gugur di tangan AC Milan pada babak perempat final.
Cannavaro menyebut kegagalan Napoli buah dari kurang bugarnya para pemain utama Partenopei. Terlebih mereka melawan AC Milan yang terbukti sukses menghentikan strategi Luciano Spalletti musim ini.
“Napoli juga mendekati prestasi itu (Liga Champions). Sayangnya, mereka sampai di sana dengan beberapa orang kunci tidak dalam kondisi baik dan pada saat-saat yang menentukan tidak beruntung.”
“Dan kemudian harus dikatakan bahwa AC Milan adalah satu-satunya yang mengerti bagaimana cara menyakiti Napoli. Mereka memiliki tiga pemain ditambah Tonali dan Maignan yang kokoh, Theo dan Leao semuanya sangat bagus,” tambah Cannavaro.
Berkat Spalletti

Menurut Cannavaro, kesuksesan Napoli saat ini berkat jasa besar sang pelatih, Luciano Spalletti. Pelatih asal Italia tersebut berhasil menerapkan strategi jitu yang membuat Napoli hampir selalu tampil mendominasi dari laga ke laga.
Cannavaro menilai Spalletti mampu menciptakan sistem yang seimbang bagi Napoli. Sistem tersebut terbukti efektif meskipun Napoli kehilangan beberapa pemain bintangnya seperti Lorenzo Insigne, Kalidou Koulibaly hingga Dries Mertens.
“Spalletti telah mencapai keseimbangan permainan dan kerja tim yang luar biasa. Dia tidak hanya bermain sepak bola internasional, tetapi dia efektif dan sukses.”
“Karena begitu banyak yang mencoba, begitu sedikit yang berhasil. Dia telah mencapai sesuatu yang bahkan mungkin dia tidak percaya pada awalnya,” puji Cannavaro.
Klasemen Liga Italia
Sumber: Football Italia
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Incar Final Coppa Italia, Bisakah Juventus Singkirkan Inter Milan?
Liga Italia 26 April 2023, 04:35
-
Napoli Selangkah Lagi Segel Scudetto, Cannavaro: Bagus Untuk Liga Italia!
Liga Italia 26 April 2023, 02:12
-
Head to Head dan Statistik: Inter Milan vs Juventus
Liga Italia 25 April 2023, 16:44
-
Prediksi Inter Milan vs Juventus 27 April 2023
Liga Italia 25 April 2023, 13:44
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes Gak Kemana-mana! Tetap di MU Musim Depan!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 22:07
-
Belum Menyerah, Barcelona Nego MU Sekali Lagi untuk Marcus Rashford
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 21:56
-
Breaking News! Persija Resmi Berpisah dengan Mauricio Souza
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 21:10
-
Prediksi Crystal Palace vs Rayo 28 Mei 2026
Liga Eropa UEFA 26 Mei 2026, 20:25
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR