
Bola.net - Awal kepemimpinan Igor Tudor di Juventus mulai memunculkan perbandingan yang tak terhindarkan. Ia kini berada di bawah bayang-bayang rekor yang ditorehkan pendahulunya, Thiago Motta.
Perbandingan ini mencuat setelah Juventus mencatatkan perolehan poin yang identik hingga pekan keenam Serie A. Keduanya sama-sama berhasil mengoleksi 12 poin dari enam laga pembuka musim.
Namun, bukan hanya soal poin, ada sebuah tren mengkhawatirkan yang seolah terulang kembali. Tudor terlihat mulai terjangkit 'penyakit' yang paling sering dikeluhkan dari era Motta, yaitu terlalu sering bermain imbang.
Hasil seri 0-0 melawan AC Milan akhir pekan lalu menjadi penegas tren kurang memuaskan ini. Laga tersebut pun menambah panjang daftar hasil seri yang diraih oleh Bianconeri.
Awal Musim yang Terasa Seperti Pengulangan

Juventus kini resmi mengantongi 12 poin dari enam pertandingan pertama musim 2025-2026. Rinciannya adalah tiga kemenangan yang diikuti oleh tiga hasil imbang secara beruntun.
Catatan ini secara luar biasa sama persis dengan yang diraih Thiago Motta di awal musim 2024-2025 lalu. Situasi ini seolah menjadi sebuah pengulangan sejarah atau déjà vu bagi para pendukung klub.
Bahkan, hasil seri terbaru kontra Milan diraih dengan sedikit keberuntungan. Juventus selamat dari kekalahan setelah penalti Christian Pulisic dan peluang emas Rafael Leao di menit akhir gagal berbuah gol.
Rapor Enam Laga: Tudor vs Motta

Meskipun sama-sama mengoleksi 12 poin, kedua pelatih menempuh jalur yang sedikit berbeda. Kemenangan Tudor diraih di tiga laga pertama, sementara Motta meraihnya secara terpisah.
Berikut adalah perbandingan hasil dari enam pertandingan pertama mereka di Serie A:
6 Laga Awal Igor Tudor (2025-2026):
- Menang 2-0 vs Parma
- Menang 1-0 vs Genoa
- Menang 4-3 vs Inter
- Imbang 1-1 vs Hellas Verona
- Imbang 1-1 vs Atalanta
- Imbang 0-0 vs Milan
6 Laga Awal Thiago Motta (2024-2025):
- Menang 3-0 vs Como
- Menang 3-0 vs Hellas Verona
- Imbang 0-0 vs Roma
- Imbang 0-0 vs Empoli
- Imbang 0-0 vs Napoli
- Menang 3-0 vs Genoa
Penyakit Lama yang Kembali Menghantui
Kekhawatiran utama para Juventini bukanlah sekadar perolehan poin yang identik. Melainkan kembalinya 'penyakit' lama yang sulit disembuhkan, yaitu kecanduan hasil imbang.
Musim lalu, Thiago Motta memang sempat membawa Juve tak terkalahkan dalam 21 laga awal. Akan tetapi, ia menuai banyak kritik karena 13 dari pertandingan tersebut berakhir tanpa pemenang.
Kini, situasi serupa mulai menghantui era kepelatihan Igor Tudor di Turin. Juventus tercatat sudah meraih lima hasil imbang secara beruntun di semua kompetisi, menyamai rekor seri terpanjang era Motta musim lalu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Allegri Ungkap Kunci agar Rafael Leao Bisa Jadi Mesin Gol Baru AC Milan
Liga Italia 7 Oktober 2025, 21:49
-
Allegri Terharu di Allianz Stadium, tapi Ingatkan AC Milan Masih Punya PR Besar
Liga Italia 7 Oktober 2025, 20:56
-
Grande Partita yang Membosankan dan Keputusan Tudor yang Mengundang Tanda Tanya
Liga Italia 7 Oktober 2025, 13:36
LATEST UPDATE
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR