Bola.net - Inter Milan kini tertinggal satu poin di belakang Juventus. Inter tak boleh terpeleset jika tidak ingin tertinggal lebih jauh. Melawan Parma, yang musim lalu membuat mereka bertekuk lutut, Nerazzurri mengincar pembalasan sekaligus poin penuh.
Peringkat 2 Inter Milan akan menjamu peringkat 8 Parma di Stadio San Siro - Giuseppe Meazza pada pekan ke-9 Serie A 2019/20, Sabtu (26/10/2019).
Di tempat ini musim lalu, ketika masih dilatih Luciano Spalletti, Inter dipaksa menyerah 0-1 oleh Parma. Gol tunggal di laga tersebut dicetak oleh Federico Dimarco, pemain Inter yang waktu itu dipinjamkan ke Parma.
Kali ini, bersama Antonio Conte, Inter pasti tak ingin membiarkan hasil pahit itu terulang. Terlebih lagi, Inter saat ini sedang berada dalam kondisi moral optimal.
Inter baru saja menang 2-0 menjamu Borussia Dortmund di Liga Champions tengah pekan. Inter menang lewat gol-gol Lautaro Martinez dan Antonio Candreva.
Lautaro sedang on-fire, selalu menyumbang gol dan/atau assist dalam lima penampilan terakhirnya untuk Inter di semua kompetisi (4 gol, 1 assist). Bersama Romelu Lukaku, yang sudah mencetak lima gol Serie A di musim debutnya berseragam Inter ini, Lautaro bakal menjadi tumpuan utama di lini serang Nerazzurri.
Di atas kertas, Inter lebih difavoritkan menang. Terlebih lagi, Parma takkan diperkuat beberapa pemain pilarnya. Striker Roberto Inglese serta bek dan kapten Bruno Alves harus absen akibat cedera. Sementara itu, penyerang 26 tahun Denmark, Andreas Cornelius, yang pekan lalu mencetak hat-trick untuk membawa Parma menang 5-1 atas Genoa, kondisinya meragukan.
Namun, Inter tetap tak bisa memandang remeh Parma. Pasalnya, dari kemenangan telak atas Genoa di Ennio Tardini, Parma menunjukkan bahwa mereka adalah tim dengan serangan balik berbahaya.
Selain itu, Parma juga masih memiliki dua penyerang sayap berkualitas, yakni Gervinho dan Dejan Kulusevski. Gervinho sudah mengukir satu gol dan tiga assist di Serie A musim ini, sedangkan Kulusevski telah mencetak dua gol dan lima assist.
Inter perlu meredam semua potensi membahayakan dari serangan balik cepat Parma. Itu adalah salah satu langkah yang harus dilakukan untuk menjinakkan I Crociati dan mengamankan poin maksimal.
Perkiraan Susunan Pemain

Inter (3-5-2): Handanovic; Bastoni, de Vrij, Skriniar; Asamoah, Barella, Brozovic, Gagliardini, Candreva; Lukaku, Lautaro.
Pelatih: Antonio Conte.
Info skuad: Alexis Sanchez (cedera), Sensi (cedera), D'Ambrosio (cedera).
Parma (4-3-3): Sepe; Pezzella, Gagliolo, Iacoponi, Darmian; Barilla, Hernani, Kucka; Gervinho, Sprocati, Kulusevski.
Pelatih: Roberto D'Aversa.
Info skuad: Inglese (cedera), Alves (cedera), Laurini (cedera), Cornelius (meragukan).
Head-to-Head dan Performa

Head-to-Head (Serie A)
- Pertemuan: 50
- Inter menang: 20
- Gol Inter: 70
- Imbang: 14
- Parma menang: 16
- Gol Parma: 60.
5 Pertemuan Terakhir
- 10-02-2019 Parma 0-1 Inter (Serie A)
- 15-09-2018 Inter 0-1 Parma (Serie A)
- 04-04-2015 Inter 1-1 Parma (Serie A)
- 01-11-2014 Parma 2-0 Inter (Serie A)
- 19-04-2014 Parma 0-2 Inter (Serie A).
5 Pertandingan Terakhir Inter (M-K-K-M-M)
- 28-09-2019 Sampdoria 1-3 Inter (Serie A)
- 03-10-2019 Barcelona 2-1 Inter (UCL)
- 07-10-2019 Inter 1-2 Juventus (Serie A)
- 20-10-2019 Sassuolo 3-4 Inter (Serie A)
- 24-10-2019 Inter 2-0 Dortmund (UCL).
5 Pertandingan Terakhir Parma (K-M-M-K-M)
- 23-09-2019 Lazio 2-0 Parma (Serie A)
- 26-09-2019 Parma 1-0 Sassuolo (Serie A)
- 01-10-2019 Parma 3-2 Torino (Serie A)
- 05-10-2019 SPAL 1-0 Parma (Serie A)
- 20-10-2019 Parma 5-1 Genoa (Serie A).
Statistik dan Prediksi Skor

Inter cuma menang 4 kali dalam 11 laga terakhirnya melawan Parma di Serie A (M5 S2 K5).
Inter memenangi 8 dari 9 laga terakhirnya di Serie A.
Selalu tercipta maksimal 2 gol dalam 5 pertemuan terakhir Inter dan Parma di Serie A.
Parma selalu kalah dalam 2 laga tandang terakhirnya di Serie A.
Parma cuma menang 1 kali dalam 12 laga tandang terakhirnya di Serie A.
Prediksi skor akhir: Inter Milan 2-0 Parma.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Burnley vs Chelsea 26 Oktober 2019
Liga Inggris 25 Oktober 2019, 16:46
-
Prediksi Inter Milan vs Parma 26 Oktober 2019
Liga Italia 25 Oktober 2019, 16:31
-
Prediksi Lecce vs Juventus 26 Oktober 2019
Liga Italia 25 Oktober 2019, 16:16
-
Prediksi Manchester City vs Aston Villa 26 Oktober 2019
Liga Inggris 25 Oktober 2019, 16:01
-
Prediksi PSS Sleman vs Persija Jakarta 24 Oktober 2019
Bola Indonesia 24 Oktober 2019, 11:11
LATEST UPDATE
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR