Bola.net - - Inter Milan akhirnya resmi berpisah dengan sang pelatih, Luciano Spalletti. Berita ini akhirnya mengonfirmasi rumor yang memanas dalam beberapa pekan terakhir soal posisi Spalleti yang bakal digantikan oleh Antonio Conte.
Spalletti sebenarya memulai musim 2018/19 dengan baik. Dia mengembangkan Inter sebagai salah satu tim penantang juara. Dalam beberapa pekan, Inter pernah merebut posisi peringkat kedua klasemen sementara Serie A.
Sayangnya, Inter belum stabil. Spalletti kesulitan menjaga kekuatan tim ketika Mauro Icardi absen. Kegagalan Inter dimulai dari fase grup Liga Champions, yang terus merembet sampai akhir musim.
Mau tak mau, Inter membutuhkan perubahan, dan cara tercepat adalah dengan memecat pelatih. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, bolaneters!
Berpisah
Kamis (30/5) sore WIB, Inter mengumumkan masa depan Spalletti. Melalui laman resmi mereka, Inter menyebut bahwa Spalletti tak lagi menjadi pelatih kepala tim utama. Berikut pernyataan resmi Inter Milan:
"FC Internazionale Milano dapat mengonfirmasi bahwa Luciano Spalletti tidak lagi jadi pelatih kepala tim utama. Klub ingin berterima kasih pada Spalletti untuk kerja kerasnya dan hasil-hasil yang diraih bersama."
Perpisahan itu tidak terlalu mengejutkan. Spalletti belum benar-benar meyakinkan pemilik klub bahwa dia pelatih yang tepat untuk Inter.
Inter sudah mengamankan empat besar dan pasti lolos ke LIga Champions musim depan. Namun, cara Inter meraih posisi itu kurang meyakinkan. Inilah yang jadi salah satu alasan pemecatan Spalletti.
Siapa Penggantinya?
Memecat Spalletti adalah satu hal, mencari pengganti adalah hal lainnya. Inter harus menemukan pelatih yang lebih baik. Jika tidak, mengapa repot-repot memecat Spalletti?
Sejauh ini ada beberapa kandidat yang terus di beritakan. Antonio Conte jadi salah satu calon utama. Mantan pelatih Juventus dan Chelsea itu belum kembali melatih pasca meninggalkan Stamford Bridge. Conte sudah mengenal Serie A, memilih dia bakal menghapus masalah adaptasi dan penyesuaian lainnya.
Selain Conte, nama Jose Mourinho juga terus dibicarakan. Mourinho punya catatan apik bersama Inter di masa lalu. Dia membawa Inter jadi klub Italia pertama yang meraih treble winners. Saat itu, Inter-nya Mourinho ditakuti banyak tim.
Conte atau Mourinho, pilihan ada di tangan Inter. Keduanya merupakan pelatih hebat dengan koleksi trofi yang menjanjikan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jasa Luciano Spalletti Bagi Inter Milan Tak Akan Terlupakan
Liga Italia 30 Mei 2019, 17:49
-
Manchester United Persilakan Romelu Lukaku Pergi
Liga Inggris 30 Mei 2019, 16:55
-
Resmi! Inter Milan Pecat Luciano Spalletti
Liga Italia 30 Mei 2019, 15:58
-
Romelu Lukaku Sepakat untuk Gabung Inter Milan
Liga Inggris 29 Mei 2019, 18:47
-
Gagal ke Liga Champions, AC Milan Sesalkan Kekalahan atas Inter
Liga Italia 28 Mei 2019, 06:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Newcastle vs Bournemouth 10 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 08:11
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 10 Januari 2026
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Tottenham vs Aston Villa 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Everton vs Sunderland 10 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 06:25
-
Hasil Piala Afrika Tadi Malam: Mazraoui Pulangkan Bryan Mbeumo ke MU
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Bukan Pelatih, Lionel Messi Ungkap Rencana Pensiun, Apa Itu?
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Prediksi Como vs Bologna 10 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 05:00
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR