Bianconeri menghadapi laga ini dengan krisis pemain setelah sebagian besar pilar mereka mengalami cedera, hingga memaksa pelatih Ciro Ferrara menurunkan gelandang yang baru direkrut, Antonio Candreva untuk melakoni debutnya.
Sementara tuan rumah Inter memilih mengistirahatkan sejumlah pilar mereka seperti Diego Milito, Julio Cesar dan Walter Samuel, namun secara umum mereka menampilkan tim dengan kekuatan penuh.
Meski bermain di depan publik lawan, Juve memulai laga dengan baik dan mereka unggul cepat di menit 10. Tendangan Diego dari tepi kotak penalti tak mampu ditangkap sempurna oleh kiper Inter, Francesco Toldo dan bola meluncur masuk gawang.
Inter merespon gol tersebut dengan cepat ketika tendangan Mario Balotelli bisa dibendung Gianluigi Buffon. Inter kemudian terus menekan pertahanan Juve, namun tak satu pun serangan mereka menemui sasaran.
Di penghujung babak pertama, Inter memprotes wasit dan meminta hadiah penalti ketika crossing Thiago Motta dari pinggir lapangan tampak jelas mengenai lengan Felipe Melo yang berusaha menahan bola, namun wasit hanya memberikan tendangan sudut untuk Nerazzurri.
Memasuki babak kedua, Inter terus melancarkan serangan lewat duet penyerang Balotelli dan Goran Pandev. Juve juga memiliki beberapa kesempatan emas terutama ketika sundulan Giorgio Chiellini memanfaatkan tendangan sudut hanya menerpa tiang gawang Toldo.
Inter akhirnya bisa menyamakan kedudukan di menit 70. Berawal dari tendangan bebas Wesley Sneijder, bola membentur pagar betis pemain Juve dan melesat menuju gawang di mana Lucio sudah menunggu untuk melesakkan bola ke gawang Buffon.
Buffon harus berjibaku menyelamatkan gawangnya di sisa pertandingan, namun ia gagal menahan kemenangan Inter di menit akhir pertandingan.
Tendangan Thiago Motta dari tepi kotak penalti bisa diblok Buffon namun bola muntah jatuh di kaki Balotelli yang berdiri tanpa kawalan dan dengan mudah melesakkan bola menaklukkan Buffon.
Gol Balotelli tersebut menutup pertandingan dan membawa Inter melaju ke semifinal menantang Fiorentina. (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Kilas Balik Semifinal Piala Dunia: Kisah-kisah Unik yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 12 Juli 2026, 23:32
-
Ini Adalah DNA Argentina
Piala Dunia 12 Juli 2026, 22:56
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR