Bola.net - Pertandingan giornata 16 Serie A mempertemukan Cagliari melawan Juventus. Laga ini digelar di Stadio Sant'Elia pada Jumat (19/12).
Juve menang dengan cukup meyakinkan dalam laga ini. Tiga gol Juve lewat Carlos Tevez, Arturo Vidal dan Fernando Llorente hanya bisa dibalas satu oleh Cagliari lewat Luca Rossettini.
Inisiatif serangan sejak awal sudah diambil Juventus. Cagliari lebih memilih menunggu saja dengan membentuk dua tembok pertahanan di daerah mereka sendiri.
Namun Juve berhasil unggul cepat lewat Carlos Tevez ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Umpan silang Stephan Lichtsteiner disambut tendangan pelan Fernando Llorente yang masih bisa diselamatkan Cragno. Tapi kemudian bola jatuh ke kaki Tevez yang dengan mudah mengarahkan bola ke gawang.
Unggul cepat, Juve menjadi semakin nyaman dalam membangun serangan. Cagliari dipaksa bermain di daerah pertahanan sendiri.
Juve bahkan mampu menggandakan keunggulan setelah pertandingan berjalan seperempat jam. Patrice Evra menyisir sisi kiri dan kemudian melepas umpan silang yang dihalau bek lawan.
Bola kemudian mengarah ke Arturo Vidal yang berdiri bebas di luar kotak penalti. Vidal lalu melepas tendangan melengkung yang bersarang di pojok atas gawang Cragno.
Tertinggal dua gol, Cagliari mulai bangkit. Permainan mereka semakin cepat. Setiap kali mendapat bola, anak asuh Zdenek Zeman itu segera melepas serangan ke jantung pertahanan Juve yang dikawal Gianluigi Buffon.
Juve perlahan-lahan mampu mengendalikan ritme pertandingan lagi. Umpan-umpan Juve dilakukan dengan tenang serta tak terburu-buru melepas serangan ke kotak penalti. Hingga babak pertama usai, keunggulan dua gol Juve tetap bertahan.
Setelah jeda, Juve kembali menguasai pertandingan. Babak kedua baru berjalan lima menit, Fernando Llorente membawa Juve unggul semakin jauh.
Menerima umpan jauh dari Andrea Pirlo, Fernando Llorente menggunakan badannya untuk melindungi bola. Ia kemudian berbalik untuk melepas tembakan pelan yang tak bisa dijangkau oleh Cragno.
Meski tertinggal tiga gol, Cagliari tak menunjukkan tanda-tanda menyerah. Mereka justru semakin agresif mencoba membobol gawang Juve. Usaha terus-menerus Cagliari ini akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-65.
Tendangan bebas Andrea Cossu dari sisi kanan berhasil disambut tandukan terarah oleh Luca Rossettini. Buffon yang terlanjur mati langkah tak bisa berbuat banyak. Skor pun menjadi 1-3.
Pertarungan ketat terjadi segera setelah gol ini. Secara umum Juve masih bisa mengendalikan jalannya laga namun serangan cepat Cagliari juga sangat berbahaya. Namun hingga pertandingan usai, skor 1-3 tetap bertahan.
Kemenangan ini memastikan Juve tetap menjadi pemimpin klasemen sementara Serie A hingga akhir tahun ini dengan 39 poin dari 16 laga. Sementara itu, Cagliari gagal mentas dari zona degradasi dan berada di posisi 18 klasemen sementara.
Statistik Cagliari - Juventus
Juve menang dengan cukup meyakinkan dalam laga ini. Tiga gol Juve lewat Carlos Tevez, Arturo Vidal dan Fernando Llorente hanya bisa dibalas satu oleh Cagliari lewat Luca Rossettini.
Inisiatif serangan sejak awal sudah diambil Juventus. Cagliari lebih memilih menunggu saja dengan membentuk dua tembok pertahanan di daerah mereka sendiri.
Namun Juve berhasil unggul cepat lewat Carlos Tevez ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Umpan silang Stephan Lichtsteiner disambut tendangan pelan Fernando Llorente yang masih bisa diselamatkan Cragno. Tapi kemudian bola jatuh ke kaki Tevez yang dengan mudah mengarahkan bola ke gawang.
Unggul cepat, Juve menjadi semakin nyaman dalam membangun serangan. Cagliari dipaksa bermain di daerah pertahanan sendiri.
Juve bahkan mampu menggandakan keunggulan setelah pertandingan berjalan seperempat jam. Patrice Evra menyisir sisi kiri dan kemudian melepas umpan silang yang dihalau bek lawan.
Bola kemudian mengarah ke Arturo Vidal yang berdiri bebas di luar kotak penalti. Vidal lalu melepas tendangan melengkung yang bersarang di pojok atas gawang Cragno.
Tertinggal dua gol, Cagliari mulai bangkit. Permainan mereka semakin cepat. Setiap kali mendapat bola, anak asuh Zdenek Zeman itu segera melepas serangan ke jantung pertahanan Juve yang dikawal Gianluigi Buffon.
Juve perlahan-lahan mampu mengendalikan ritme pertandingan lagi. Umpan-umpan Juve dilakukan dengan tenang serta tak terburu-buru melepas serangan ke kotak penalti. Hingga babak pertama usai, keunggulan dua gol Juve tetap bertahan.
Setelah jeda, Juve kembali menguasai pertandingan. Babak kedua baru berjalan lima menit, Fernando Llorente membawa Juve unggul semakin jauh.
Menerima umpan jauh dari Andrea Pirlo, Fernando Llorente menggunakan badannya untuk melindungi bola. Ia kemudian berbalik untuk melepas tembakan pelan yang tak bisa dijangkau oleh Cragno.
Meski tertinggal tiga gol, Cagliari tak menunjukkan tanda-tanda menyerah. Mereka justru semakin agresif mencoba membobol gawang Juve. Usaha terus-menerus Cagliari ini akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-65.
Tendangan bebas Andrea Cossu dari sisi kanan berhasil disambut tandukan terarah oleh Luca Rossettini. Buffon yang terlanjur mati langkah tak bisa berbuat banyak. Skor pun menjadi 1-3.
Pertarungan ketat terjadi segera setelah gol ini. Secara umum Juve masih bisa mengendalikan jalannya laga namun serangan cepat Cagliari juga sangat berbahaya. Namun hingga pertandingan usai, skor 1-3 tetap bertahan.
Kemenangan ini memastikan Juve tetap menjadi pemimpin klasemen sementara Serie A hingga akhir tahun ini dengan 39 poin dari 16 laga. Sementara itu, Cagliari gagal mentas dari zona degradasi dan berada di posisi 18 klasemen sementara.
Statistik Cagliari - Juventus
Penguasaan bola: 37% - 63%
Shot (on goal): 16 (2) - 13 (7)
Corner: 8 - 7
Pelanggaran: 16 - 7
Kartu kuning: 4 - 0
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Cagliari: Cragno; Benedetti (Donsah, 46'), Ceppitelli, Rossettini, Capuano; Balzano, Ekdal, Conti, Avelar; Cossu, Ibarbo (Rangel, 75').
Susunan pemain Juventus: Buffon; Lichtsteiner, Ogbonna, Chiellini, Evra; Vidal, Pirlo, Marchisio; Pereyra (Padoin, 81'); Llorente (Morata, 73'), Tevez (Giovinco, 86'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agen Tepis Rumor Giovinco Hijrah ke Napoli
Liga Italia 19 Desember 2014, 17:21
-
Inikah Jersey Home Juventus Musim Depan?
Bolatainment 19 Desember 2014, 14:27
-
Nasib Masih Mengambang, Agen Giovinco Gertak Juve
Liga Italia 19 Desember 2014, 13:42
-
Cagliari, Nol di Rumah Sendiri
Liga Italia 19 Desember 2014, 10:22
-
Konsistensi Dua Digit El Apache
Liga Italia 19 Desember 2014, 10:13
LATEST UPDATE
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
-
Marcus Rashford Bakal Stay di MU Pada Awal Musim 2025/2026, Tapi...
Liga Inggris 9 Juli 2026, 17:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR