Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia

Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Pemain Parma, Mateo Pellegrino, diadang oleh dua pemain AC Milan, Strahinja Pavlovic dan Adrien Rabiot, dalam pertandingan Serie A, Senin (23/2/2025) malam WIB. (c) Spada/LaPresse via AP

Bola.net - AC Milan harus menelan pil pahit saat menjamu Parma pada pekan ke-26 Liga Italia 2025/2026. Bermain di San Siro, Senin (23/02/2026), Rossoneri tumbang dalam laga yang penuh drama.

Kekalahan ini terasa makin menyakitkan karena terjadi di hadapan publik sendiri. Hasil tersebut sekaligus menghentikan laju tak terkalahkan Milan di kompetisi domestik.

Gol penentu kemenangan Parma lahir lewat sundulan Mariano Troilo yang sempat memicu kontroversi. Wasit akhirnya mengesahkan gol itu setelah meninjau tayangan VAR.

Situasi semakin rumit karena Milan juga kehilangan salah satu pemain pentingnya akibat cedera serius. Di tengah kekecewaan tersebut, Matteo Gabbia angkat bicara soal malam kelam di San Siro.

1 dari 3 halaman

Gabbia Tak Bisa Sembunyikan Rasa Perih

Pemain AC Milan Matteo Gabbia melompat untuk menyundul bola pada laga Serie A/Liga Italia antara Fiorentina vs Milan di Florence, Italia, Minggu, 11 Januari 2026 (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Pemain AC Milan Matteo Gabbia melompat untuk menyundul bola pada laga Serie A/Liga Italia antara Fiorentina vs Milan di Florence, Italia, Minggu, 11 Januari 2026 (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Bek AC Milan, Matteo Gabbia, sejatinya diproyeksikan tampil sebagai starter dalam laga ini. Namun ia mengalami nyeri otot saat pemanasan sehingga harus dicoret dari susunan pemain.

Absennya Gabbia membuat lini belakang Milan mengalami perubahan mendadak. Ia pun hanya bisa menyaksikan rekan-rekannya berjuang dari pinggir lapangan.

Kekalahan dari Parma bukan sekadar soal tiga poin yang hilang. Hasil itu juga berpotensi mengubur ambisi Milan dalam perburuan gelar musim ini.

Usai laga, Gabbia mengungkapkan perasaannya kepada Sky. “Malam itu tidak dimulai dengan baik dan berakhir dengan kekalahan, yang merupakan hal yang paling menyakitkan,” ucapnya, seperti dilansir SempreMilan.

2 dari 3 halaman

Pesan Hangat untuk Loftus-Cheek di Tengah Malam Kelam

Pemain AC Milan, Ruben Loftus-Cheek (kiri), berebut bola dengan pemain Parm, Emanuele Valeri, dalam pertandingan Serie A, Senin (23/2/2025) dini hari WIB. (c) Spada/LaPresse via AP

Pemain AC Milan, Ruben Loftus-Cheek (kiri), berebut bola dengan pemain Parm, Emanuele Valeri, dalam pertandingan Serie A, Senin (23/2/2025) dini hari WIB. (c) Spada/LaPresse via AP

Laga tersebut juga diwarnai insiden mengerikan yang menimpa Ruben Loftus-Cheek. Gelandang Milan itu bertabrakan dengan kiper Parma, Edoardo Corvi, tak lama setelah kickoff babak pertama.

Wajah Loftus-Cheek terkena tinju Corvi saat sang kiper berusaha menghalau bola. Ia mengalami cedera di area wajah dan kabarnya harus menjalani operasi.

Kehilangan Loftus-Cheek jelas menjadi pukulan tambahan bagi Milan. Sang gelandang selama ini memegang peran penting dalam skema permainan tim.

Gabbia pun menyampaikan dukungan secara terbuka kepada rekannya tersebut. “Saya, seperti seluruh tim, ingin mengirimkan ucapan semoga sukses yang sebesar-besarnya kepada Ruben karena dia sangat penting bagi kami dan dia adalah pemain andalan. Kami benar-benar menyesal, kami mengirimkan pelukan hangat untuknya dan kami berharap dapat segera bertemu dengannya.”


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL