
Bola.net - Romelu Lukaku dipandang sebagai salah satu striker no.9 terbaik di dunia dalam beberapa tahun terakhir. Sebab itu rasanya menyedihkan melihat dia gagal total di Manchester United, bahkan sampai dilepas.
Untungnya, Lukaku menemukan wadah yang tepat di Inter Milan bersama Antonio Conte. Musim 2019/20 kemarin adalah musim pertama dalam petualangan barunya, dan hasilnya terbilang memuaskan.
Lukaku mencetak 34 gol dalam 51 pertandingan di musim debutnya untuk Inter, catatan luar biasa. Dia pun memulai musim 2020/21 ini dengan impresif, tujuh gol dalam delapan pertandingan pembuka di semua kompetisi.
Torehan-torehan ini membuktikan Lukaku memang striker tajam, lalu mengapa dia gagal total di MU?
Kesalahan pelatih?
Sehebat apa pun pemain, pelatih pun bertanggung jawab atas performa dan torehan mereka di lapangan. Menurut Conte, jalan karier Lukaku bakal jauh berbeda jika sejak dahulu dia yang menangani striker Belgia itu.
Meski tidak menyebutkan secara langsung, Conte terdengar sedikit menyinggung Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer, dua pelatih yang gagal memaksimalkan potensi Lukaku.
"Tentu, ceritanya bakal berbeda andai saya jadi pelatih Romelu sejak dulu," ujar Conte dikutip dari Express.
"Romelu adalah pemain luar biasa dan dia punya banyak ruang untuk terus berkembang."
Bakal terus berkembang
Sekarang Lukaku sudah bekerja di bawah pelatih yang tepat, setidaknya begitulah pendapat Conte.
ekarang tugas Conte adalah terus mengembangkan Lukaku, yang jelas akan menguntungkan Inter.
"Hanya dalam satu tahun di Inter, dia sudah berkembang pesat sebab dia memang ingin belajar, dan dia berpikir saya guru yang tepat," lanjut Conte.
"Dia masih bisa terus berkembang untuk jadi salah satu striker terbaik di dunia," tandasnya.
Sumber: Express
Baca ini juga ya!
- Inter Milan Ajak Arsenal Tukar Christian Eriksen dengan Granit Xhaka, Sikat Nggak Nih?
- Urusan Duel Satu Lawan Satu, Hanya Lionel Messi yang Ungguli Bintang Sassuolo Ini, Yakin?
- Belum Puas, Antonio Conte Ingin Melatih di Inggris Lagi
- Inter Milan Konfirmasi Aleksandar Kolarov Positif Covid-19
- Kabar Baik Buat Juventus, Matthijs De Ligt Sudah Kembali Latihan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Buka-Bukaan! Ini Alasan Conte Tendang Diego Costa dari Chelsea
Liga Inggris 18 November 2020, 21:20
-
Sebut Lukaku Lebih Cocok Dilatihnya, Conte Sindir Mourinho-Solskjaer Nih?
Liga Italia 18 November 2020, 13:00
-
Pujian Conte untuk Lampard: Dia Cocok Jadi Pelatih Chelsea!
Liga Inggris 18 November 2020, 11:40
-
Dosa Chelsea Terhadap Antonio Conte: Tidak Merekrut Romelu Lukaku dan Virgil Van Dijk
Liga Inggris 18 November 2020, 04:02
-
Belum Puas, Antonio Conte Ingin Melatih di Inggris Lagi
Liga Italia 18 November 2020, 03:03
LATEST UPDATE
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32




















KOMENTAR