
Bola.net - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menegaskan bahwa dirinya masih membutuhkan waktu lebih lama untuk menerapkan skema empat bek yang baru. Pernyataan ini terlontar menjelang laga krusial melawan Fiorentina di Stadio Franchi pada Minggu (23/11/2025) tengah malam nanti.
Sang allenatore menyadari ekspektasi tinggi para suporter setelah hasil imbang melawan Torino sebelum jeda internasional. Namun, ia enggan terburu-buru mengubah sistem secara radikal karena minimnya waktu latihan bersama skuad penuh.
Kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Bianconeri yang sedang memburu kemenangan kedua di bawah asuhan Spalletti. Para pemain baru saja kembali dari tugas negara, sehingga fokus utama saat ini adalah mematangkan strategi yang sudah ada.
Meski demikian, Spalletti membawa angin segar terkait ketersediaan pemain yang kini jauh lebih lengkap dibanding pekan sebelumnya. Situasi ini membuka opsi taktik yang lebih variatif, termasuk potensi pergeseran posisi pemain kunci di lapangan.
Kendala Waktu untuk Sistem Baru

Spalletti sebelumnya sempat menyinggung rencana penggunaan pertahanan empat bek usai hasil seri kontra Torino. Namun, pelatih berkepala plontos itu merasa momen saat ini belum tepat untuk melakukan overhaul taktik secara menyeluruh.
Ia mengakui bahwa perubahan sistem memerlukan adaptasi yang matang dari para pemain bertahan. Sayangnya, jadwal padat dan jeda internasional membuat sesi latihan taktis menjadi sangat terbatas.
"Kami sudah membicarakannya, dan kami harus mengevaluasinya, tetapi kami butuh waktu lebih banyak," ujar Spalletti dilansir dari Ilbianconero.com.
"Kami tidak banyak berlatih bersama, dan untuk opsi ini, Anda butuh bek yang tersedia serta alternatifnya," lanjutnya.
Koopmeiners Kembali ke Tengah?

Kabar menarik datang dari sosok Teun Koopmeiners yang sebelumnya dipasang sebagai bek kiri dalam skema tiga bek. Pemain asal Belanda ini berpotensi dikembalikan ke posisi aslinya sebagai gelandang sentral dalam laga nanti.
Kembalinya bek murni seperti Kelly dan Cabal memberikan keleluasaan bagi Spalletti untuk mengutak-atik line-up. Koopmeiners dinilai memiliki kualitas adaptasi yang luar biasa sebagai pemain modern.
"Dia telah membuktikan bahwa dia bisa beradaptasi dengan situasi itu, dan pesepak bola modern tahu bagaimana melakukannya," kata Spalletti.
"Kami telah memiliki kembali bek seperti Kelly dan Cabal, jadi mungkin ada peluang untuk menggunakannya di lini tengah," tambahnya.
Kualitas Pemain Juve Jadi Kunci
Juventus saat ini baru mengemas satu kemenangan dan dua hasil imbang di bawah komando Spalletti. Laga melawan Fiorentina yang belum pernah menang musim ini menjadi momentum emas untuk mendulang poin penuh.
Spalletti menekankan bahwa kualitas individu pemain harus dimaksimalkan dalam momen-momen krusial pertandingan. Ia ingin anak asuhnya tidak ragu dengan kemampuan mereka sendiri meski sempat mengalami momen buruk.
"Kami punya kualitas, dan kami harus memulai dari sini," tegas Spalletti.
"Ini adalah pekerjaan tim sebagai satu kesatuan: apa yang harus dilakukan pada momen tertentu dalam pertandingan. Ini sulit dilakukan, dan kami sebagian besar sedang mengusahakan hal ini," imbuhnya.
Kondisi Fisik Skuad Juventus Membaik
Kabar positif lainnya adalah seluruh pemain dipastikan dalam kondisi siap tempur untuk lawatan ke Florence. Meskipun beberapa pemain baru tiba setelah penerbangan 10 jam, semangat mereka untuk berlatih sangat tinggi.
Staf pelatih sempat berhati-hati dengan memisahkan porsi latihan beberapa pemain agar tidak cedera. Namun, sesi latihan terakhir menunjukkan bahwa semua penggawa Si Nyonya Tua siap diturunkan.
"Kemarin, saya melihat sesuatu yang baru dengan seluruh tim; mereka fokus dan menunjukkan ketersediaan," ucap Spalletti.
"Seseorang datang dari penerbangan 10 jam, tetapi masih ingin berada di sana. Kami harus berhati-hati dengan beberapa dari mereka; seseorang bekerja secara terpisah, tetapi hari ini semua orang tersedia," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Fiorentina vs Juventus - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 22 November 2025, 23:00
-
Spalletti Blak-blakan Soal Kenan Yildiz: Dia Pemecah Kebuntuan Juventus!
Liga Italia 22 November 2025, 15:00
-
Spalletti Tunda Revolusi 4 Bek Juventus Jelang Lawan Fiorentina, Kenapa?
Liga Italia 22 November 2025, 13:45
-
Daftar Pemain Juventus untuk Lawan Fiorentina: Dusan Vlahovic Termasuk
Liga Italia 22 November 2025, 01:19
-
Prediksi Fiorentina vs Juventus 23 November 2025
Liga Italia 22 November 2025, 00:00
LATEST UPDATE
-
Tak Cuma Satu, Man United Siap Bajak Dua Bintang Nottingham Forest Sekaligus!
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:31
-
Manchester United Siap Lahir Batin Jual Andre Onana
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:22
-
Wonderkid Ini Sebut Bruno Fernandes Mentor Terbaiknya di Manchester United
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:13
-
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
Tim Nasional 26 Februari 2026, 01:03
-
Nonton Live Streaming Real Madrid vs Benfica di Vidio - Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 26 Februari 2026, 00:55
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Lionel Messi Akui Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Muda
Bola Dunia Lainnya 25 Februari 2026, 21:52
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:32
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
























KOMENTAR