
Bola.net - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memberikan pujian setinggi langit kepada bintang muda timnya, Kenan Yildiz. Sanjungan ini diberikan jelang laga tandang berat melawan Fiorentina pada lanjutan Serie A akhir pekan ini.
Spalletti menilai pemain asal Turki tersebut memiliki kemampuan spesial yang jarang dimiliki pemain lain. Yildiz dianggap sebagai sosok krusial yang mampu menjadi jembatan permainan bagi seluruh anggota tim di lapangan.
Sementara itu, rumor mengenai penundaan kontrak baru Yildiz sedang hangat diperbincangkan media Italia. Namun, Spalletti enggan ambil pusing dan memilih fokus memaksimalkan potensi sang wonderkid di atas rumput hijau.
Di sisi lain, laga ini juga menjadi momen reuni yang panas bagi Spalletti dengan publik Florence. Sang pelatih menyadari betul bahwa dirinya tidak akan disambut dengan ramah oleh pendukung tuan rumah di Stadio Franchi.
Yildiz Si Pemecah Sistem

Kualitas teknis Kenan Yildiz tampaknya benar-benar membuat Spalletti terkesan selama sesi latihan. Sang pelatih bahkan menyebut Yildiz sebagai sosok yang paling mudah diajak bekerja sama dalam skema taktiknya.
Kemampuan kepemimpinan dan kecerdasan posisi menjadi nilai tambah yang membuat Yildiz tak tergantikan. Ia adalah tipe pemain yang bisa merusak pertahanan lawan dengan cara yang tidak terduga.
"Bagi saya, mudah bermain dengan Yildiz, dialah yang merusak sistem dan pola lawan," puji Spalletti.
"Siapa pun yang bekerja sama dengan Yildiz akan terhubung dengan seluruh tim. Dia tahu cara menempatkan diri dalam tim dan dia punya jiwa kepemimpinan, jadi itu yang terbaik bagi saya," tambahnya.
Masa Depan Bukan Urusan Pelatih

Terkait isu kontrak Yildiz yang dikabarkan sedang ditunda, Spalletti memilih untuk tidak banyak berkomentar. Ia menegaskan bahwa urusan perpanjangan masa bakti pemain adalah ranah manajemen klub sepenuhnya.
Fokus utamanya saat ini hanyalah meracik strategi terbaik untuk meraih kemenangan di markas lawan. Ia percaya manajemen Bianconeri sudah tahu langkah terbaik apa yang harus diambil untuk aset berharganya.
"Saya tidak akan membahas soal pembaruan kontrak, itu bukan urusan saya. Saya memantaunya, tetapi klub tahu apa yang harus dilakukan," tegasnya.
Siap Hadapi Tekanan Suporter Fiorentina
Lawatan ke markas Fiorentina selalu menyajikan atmosfer permusuhan yang kental bagi Juventus, apalagi bagi mantan pelatih mereka. Spalletti mengaku sudah sangat paham dengan lingkungan di sana karena pernah melatih La Viola bertahun-tahun silam.
Ia memastikan mentalnya tidak akan goyah meski mendapat sambutan dingin atau cemoohan dari tribun penonton. Pengalaman panjangnya di Serie A membuatnya tenang menghadapi situasi panas semacam ini.
"Saya tahu lingkungannya dengan baik karena saya menghabiskan bertahun-tahun di sana. Saya akan menerima setiap situasi karena saya sudah pernah berada di sana," ujar Spalletti dengan tenang.
"Saya akan memasuki lapangan sebagai pelatih Juventus dan akan menerima segalanya. Demi kecintaan pada olahraga ini, kami harus menunjukkan yang terbaik dari kami, bukan yang terburuk," lanjutnya.
Target Menang di Laga Sulit
Terlepas dari drama di luar lapangan, Spalletti tetap menargetkan performa maksimal dari anak asuhnya. Ia menyadari bahwa Fiorentina yang sedang mencari kemenangan perdana akan tampil habis-habisan.
Konsistensi permainan menjadi harga mati jika Juventus ingin membawa pulang tiga poin dari Florence. Spalletti berharap pasukannya bisa tampil tenang dan tidak terprovokasi oleh tekanan tuan rumah.
"Saya selalu menghormati semua orang. Saya tenang menjadi pelatih Juventus juga di stadion Fiorentina, dan saya mengharapkan permainan hebat dari para pemain saya," tuturnya.
"Ini akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami," tutup Spalletti.
BACA INI JUGA BOLANETERS!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Fiorentina vs Juventus - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 22 November 2025, 23:00
-
Spalletti Blak-blakan Soal Kenan Yildiz: Dia Pemecah Kebuntuan Juventus!
Liga Italia 22 November 2025, 15:00
-
Spalletti Tunda Revolusi 4 Bek Juventus Jelang Lawan Fiorentina, Kenapa?
Liga Italia 22 November 2025, 13:45
-
Daftar Pemain Juventus untuk Lawan Fiorentina: Dusan Vlahovic Termasuk
Liga Italia 22 November 2025, 01:19
-
Prediksi Fiorentina vs Juventus 23 November 2025
Liga Italia 22 November 2025, 00:00
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Chelsea Lawan Fulham: Cucurella Mengecewakan, Palmer Kembali Senyap
Liga Inggris 8 Januari 2026, 08:27
-
Pusing Tujuh Keliling ala Pep Guardiola
Liga Inggris 8 Januari 2026, 08:23
-
Barcelona vs Athletic Club: Rating Pemain Barcelona usai Menang Telak 5-0
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 08:09
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 08:08
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:56
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58






















KOMENTAR