
Bola.net - Pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni mengaku sama sekali tak bahagia mereka hanya finis di posisi keenam Serie A musim ini.
Dua kekalahan dalam tiga laga terakhir membuat Nerazzurri kehilangan tiket ke Liga Champions, namun pelatih berusia 36 tahun itu sudah mendapat jaminan dari presiden Massimo Moratti bakal tetap memimpin Inter musim depan.
Dalam laga terakhir Serie A, La Beneamata harus mengakui keunggulan Lazio 3-1 di Stadio Olimpico dan Stramaccioni menyesali terbatasnya opsi pemain yang dimilikinya, termasuk absennya Wesley Sneijder dan Julio Cesar.
"Kami bermain bagus di babak pertama, di mana kami tak kebobolan," ucap mantan pelatih Inter Primavera itu.
"Meski demikian, kami tak bisa memanfaatkan peluang yang kami ciptakan. Di babak kedua, kami kecolongan dua gol hanya dalam tempo empat menit, dan itu membalikkan situasi permainan."
"Kami kecewa, namun kami harus memberi selamat pada Lazio. Kami bermain dengan baik, namun kami terlalu gugup," lanjut Stramaccioni.
"Saya memilih tim terbaik yang bisa saya pilih, dan kami punya empat peluang mencetak gol. Lazio lebih tajam dan mereka memenangi laga berkat dua permainan individual - itu sudah memecah permainan." (foti/row)
Dua kekalahan dalam tiga laga terakhir membuat Nerazzurri kehilangan tiket ke Liga Champions, namun pelatih berusia 36 tahun itu sudah mendapat jaminan dari presiden Massimo Moratti bakal tetap memimpin Inter musim depan.
Dalam laga terakhir Serie A, La Beneamata harus mengakui keunggulan Lazio 3-1 di Stadio Olimpico dan Stramaccioni menyesali terbatasnya opsi pemain yang dimilikinya, termasuk absennya Wesley Sneijder dan Julio Cesar.
"Kami bermain bagus di babak pertama, di mana kami tak kebobolan," ucap mantan pelatih Inter Primavera itu.
"Meski demikian, kami tak bisa memanfaatkan peluang yang kami ciptakan. Di babak kedua, kami kecolongan dua gol hanya dalam tempo empat menit, dan itu membalikkan situasi permainan."
"Kami kecewa, namun kami harus memberi selamat pada Lazio. Kami bermain dengan baik, namun kami terlalu gugup," lanjut Stramaccioni.
"Saya memilih tim terbaik yang bisa saya pilih, dan kami punya empat peluang mencetak gol. Lazio lebih tajam dan mereka memenangi laga berkat dua permainan individual - itu sudah memecah permainan." (foti/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Stramaccioni Tak Puas Inter Hanya Finis Keenam
Liga Italia 14 Mei 2012, 11:25
-
Pippo dan Gattuso Tinggalkan San Siro
Liga Italia 12 Mei 2012, 07:30
-
Blatter Tegaskan Jumlah Scudetto Juventus
Liga Italia 12 Mei 2012, 06:00
-
Empat Italia Berebut Tiket Terakhir ke Elit Eropa
Liga Italia 12 Mei 2012, 02:00
-
Roma Konfirmasikan Kepergian Enrique
Liga Italia 11 Mei 2012, 18:15
LATEST UPDATE
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
-
Atletico Bukakan Jalan Bagi Manchester United untuk Rekrut Joao Gomes
Liga Inggris 12 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Segera Ajukan Tawaran Perdana untuk Manu Kone
Piala Dunia 12 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR