Bola.net - Presiden Inter Milan, Erick Thohir, mengaku dirinya tak mempermasalahkan apabila Nerrazurri musim depan gagal masuk Liga Champions.
Inter musim ini mematok target untuk bisa masuk ke kompetisi Eropa lagi. Mereka pun mengincar posisi ketiga agar bisa masuk Liga Champions. Namun, jalan untuk memenuhi target tersebut tak semulus yang dibayangkan.
Saat ini, mereka ada di posisi sembilan klasemen dengan hanya mengantongi 26 poin. Mereka terpaut delapan poin dari tim penghuni peringkat ketiga, Lazio. Peluang untuk menyalip klub ibukota itu kian menipis seiring belum stabilnya performa skuat asuhan Roberto Mancini tersebut.
Thohir pun menyatakan, dirinya tak akan mempermasalahkan apabila Inter nantinya memang gagal masuk kompetisi paling elit di Eropa tersebut. "Mari kita ingat bahwa Inter masih termasuk dalam 10 besar brand terbaik di dunia," tuturnya dalam wawancara bersama Goal.
"Pemasukan kami masih berada di level yang sama. Bahkan jika kami tak berpartisipasi di Liga Champions, pemasukan kami masih berkisar antara 180-200 juta Euro. Jika kami lolos ke Liga Champions, akan ada pemasukan tambahan sekitar 30 juta Euro. Intinya, jika Inter memang tak masuk Liga Champions, maka tak masalah," tegas pengusaha asal Indonesia tersebut. [initial]
(interit/gl/dim)
Inter musim ini mematok target untuk bisa masuk ke kompetisi Eropa lagi. Mereka pun mengincar posisi ketiga agar bisa masuk Liga Champions. Namun, jalan untuk memenuhi target tersebut tak semulus yang dibayangkan.
Saat ini, mereka ada di posisi sembilan klasemen dengan hanya mengantongi 26 poin. Mereka terpaut delapan poin dari tim penghuni peringkat ketiga, Lazio. Peluang untuk menyalip klub ibukota itu kian menipis seiring belum stabilnya performa skuat asuhan Roberto Mancini tersebut.
Thohir pun menyatakan, dirinya tak akan mempermasalahkan apabila Inter nantinya memang gagal masuk kompetisi paling elit di Eropa tersebut. "Mari kita ingat bahwa Inter masih termasuk dalam 10 besar brand terbaik di dunia," tuturnya dalam wawancara bersama Goal.
"Pemasukan kami masih berada di level yang sama. Bahkan jika kami tak berpartisipasi di Liga Champions, pemasukan kami masih berkisar antara 180-200 juta Euro. Jika kami lolos ke Liga Champions, akan ada pemasukan tambahan sekitar 30 juta Euro. Intinya, jika Inter memang tak masuk Liga Champions, maka tak masalah," tegas pengusaha asal Indonesia tersebut. [initial]
Baca Juga:
- Marah, Ranocchia Mengaku Tak Tahu Apa Yang Salah Dengan Inter
- Kalah Lagi, Ranocchia Sebut Pemain Inter Tertidur di Lapangan
- Inter Tidak Beri Sinyal Kuat Untuk Transfer Yaya Toure
- Dilibas Torino, Mancini Masih Optimis Tembus Tiga Besar
- Mancini: Inter Tak Layak Kalah Atau Bahkan Seri
- Mancini: Kekalahan Inter Begitu Kejam!
- Highlights Serie A: Inter Milan 0-1 Torino
- Review: Torino Benamkan Inter di Meazza
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Thohir: No Liga Champions? No Problem!
Liga Italia 26 Januari 2015, 21:34
-
Rafinha: Barca Ingin Sabet Semua Trofi
Liga Spanyol 26 Januari 2015, 10:45
-
Pundi Gol Madrid Tembus Angka 100
Liga Spanyol 26 Januari 2015, 08:21
-
Robben: Banyak yang Sebut Madrid Favorit
Liga Champions 26 Januari 2015, 08:06
-
Pastore Optimis PSG Bisa Kalahkan Chelsea Lagi
Liga Champions 26 Januari 2015, 00:41
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR