
Bola.net - Saat ini banyak sekali produk sepatu sepak bola anak yang beredar di pasaran, salah satu produk yang banyak digemari adalah produk dari brand Specs. Sadar akan semakin banyaknya orang tua yang mengenalkan olahraga sepak bola kepada anak sejak dini, Specs pun berlomba memunculkan inovasi pada produk mereka.
Seringkali orangtua anak yang menyokong sang buah hati ketika mengikuti kegiatan di sekolah sepak bola (SSB) menyuarakan keluhan kalau sepatu sepak bola anak yang tersedia di pasaran kerap terlalu panjang, kurang lebar, hingga memiliki bahan sepatu yang menyakiti kaki anak. Imbasnya penampilan dan proses asah keterampilan sepak bola sang anak pun terganggu.
Dari sisi harga, range harga sepatu sepak bola anak berkisar dari Rp 250 ribu hingga Rp 800 ribu tergantung dari merek, jenis outsole (plastik, silikon, carbon) dan materi upper shoes (kulit, kulit sintentik, hingga plastik). Specs bermain di rentang harga yang lebih ringan yaitu di kisaran Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu.
Sepatu bola anak Specs seri Joga FG JR misalnya, berada di rentang harga Rp 250 ribu sampai dengan Rp 280 ribu baik di toko daring maupun toko offline. Merek buatan Indonesia ini cenderung relatif lebih murah karena dibuat dari bahan upper body sintetik dan outsole dari plastik.
Sedangkan seri Accelarator Lightspeed II sedikit lebih mahal di kisaran harga Rp300 hingga Rp350 ribu karena dibuat dari materi yang lebih ringan dengan desain pul sepatu berbentuk panel-panel langsing yang menjamin genggaman sepatu ke lapangan tetap kuat sembari memicu kecepatan lari anak karena pul tidak menjebak tanah menempel di bagian bawah sepatu.
Tidak Ada Versi Kulit Asli
Pilihan sepatu sepak bola anak merek Specs, modelnya tidak kalah dari brand impor. (c) istimewa
Masing-masing seri sepatu sepak bola anak Specs ini juga disertai banyak pilihan warna yang eyecatching dan cocok untuk jiwa anak-anak yang ceria dan aktif. Akan tetapi, seperti disampaikan di awal tulisan ini kelebihan sepatu lokal ini adalah lebih pas untuk karakter ukuran kaki anak Indonesia yang bertelapak lebar di rentang ukuran 33-36.
Ketika sepatu sepak bola anak Specs ini terasa cocok di kaki kebanyakan anak Indonesia, merek-merek impor seperti Nike dan Adidas disebut para orangtua justru lebih panjang karena didesain untuk anak-anak dari benua Eropa. Akibatnya, bagian depan kaki anak yang memakai merek Specs lebih padat terisi ujung depan kaki. Imbasnya proses mengontrol dan menendang bola pun terasa lebih baik dengan merek lokal ketimbang merek impor, yang lebih sering menyisakan ruang di bagian dalam ujung depan sepatu ketika dikenakan.
Dari sisi model pun merek sepatu sepak bola anak lokal Specs tidak kalah modern ketimbang para pesaingnya, hanya saja daya tahan bagian atas sepatu disebut kurang tahan banting oleh anak-anak dan para orangtua yang aktif terlibat di berbagai SSB. Bila ada pilihan bagian atas sepatu Specs yang terbuat dari kulit asli dengan harga sedikit lebih mahal, alternatif jenis sepatu yang bisa dibeli anak-anak akan lebih banyak dan sepatu pun tidak mudah koyak di bagian atasnya. Pada sisi dalam sepatu, bahan sintetis ternyata cukup lembut dan tidak menyakiti kaki anak, hal yang sama harus dipertahankan bila Specs membuat versi kulit asli dari seri sepatu sepak bola anak ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bola Beli: Apa Sih Kekurangan dan Kelebihan Sepatu Futsal Specs?
Lain Lain 11 November 2020, 18:19
-
Bola Beli: Kelebihan dan Kekurangan Sepatu Sepak Bola Anak Specs
Lain Lain 11 November 2020, 09:48
-
Pakai Bola Buatan Lokal, Liga 1 2020 Bisa Cetak Sejarah Baru
Bola Indonesia 3 Februari 2020, 09:02
-
Banjir Teknologi di Produk Terbaru Specs
Bolatainment 23 Februari 2019, 23:58
-
Cari Bibit Potensial, Specs Gelar Turnamen Futsal Antar Pelajar di Solo
Bola Indonesia 12 September 2018, 08:14
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR