Bola.net - Daud Yordan menegaskan kesiapannya mengantisipasi gaya bertinju Michael Mokoena, yang akan menjadi lawannya pada perebutan gelar kampiun Kelas Ringan Super versi International Boxing Association dan World Boxing Organisation. Petinju andalan Indonesia ini mengaku tak masalah harus meladeni Mokoena, yang memiliki gaya southpaw (kidal).
"Saya tak ada masalah harus menghadapi lawan kidal. Selama ini, saya punya pengalaman menghadapi petinju-petinju kidal," ucap Daud,
"Selain itu, selama pemusatan latihan selama dua bulan lalu, saya sudah banyak berlatih menghadapi petinju-petinju kidal. Saya sudah siap," sambungnya.
Daud akan menghadapi Mokoena pada laga perebutan gelar kelas ringan super versi WBO dan IBA. Pertarungan ini akan digelar di Jatim Park Tiga Kota Batu, Minggu (17/11) lusa.
Pertarungan antara Daud dan Mokoena ini sendiri merupakan pertarungan dua gaya bertinju. Daud dikenal sebagai petinju dengan gaya ortodoks, sedangkan lawannya dari Afrika Selatan tersebut memiliki ciri khas southpaw.
Ini bukan pertama kalinya Daud menghadapi petinju asal Afrika Selatan. Bahkan, pada 2013 lalu, petinju 32 tahun ini harus menelan kekalahan kala menghadapi Simpiwe Vetyeka.
Bagaimana Daud memandang kekuatan petinju-petinju Afrika Selatan, yang kerap membuatnya kerepotan? Simak di bawah ini.
Belajar dari Sejarah
Daud mengaku bahwa petinju Afrika Selatan acap membuatnya kesulitan. Bahkan, satu dari empat kekalahan sepanjang karirnya pun dihadirkan oleh petinju asal Afrika Selatan.
Namun, Daud menegaskan bahwa ia sudah banyak belajar, termasuk dari kekalahan ini. Ia belajar ihwal kekuatan dan kelemahan petinju-petinju Afrika Selatan.
"Kami sudah pelajari bagaimana cara mereka bertarung. Untuk itu, kami sudah banyak berdiskusi dengan tim soal apa yang akan dilakukan di atas ring," tutur Daud.
"Saya pastikan ia sudah menyiapkan diri diri dengan baik. Saya tak pernah anggap remeh siapa pun. Pasalnya, setiap petinju yang tampil di even seperti ini tentu siap beri yang terbaik," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daud Yordan Siap Antisipasi Gaya Southpaw ala Mokoena
Lain Lain 15 November 2019, 21:54
-
Daud Yordan Siap Raih Gelar Ganda untuk Indonesia
Lain Lain 15 November 2019, 19:13
-
Manny Pacquiao Bakal Kejutkan Upacara Pembukaan SEA Games 2019
Olahraga Lain-Lain 15 November 2019, 10:22
-
Nikolai Valuev, Eks Petinju Kelas Berat yang Kini Jadi Presenter Acara Anak-Anak
Bolatainment 3 Oktober 2019, 14:05
-
Daud Yordan Sukses Bekuk Petinju Asal Thailand
Olahraga Lain-Lain 5 Agustus 2019, 08:55
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko 10 Juli 2026
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:10
-
Belgia Sindir Donald Trump dan FIFA Usai Singkirkan Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:06
-
Amerika Serikat Kesulitan Mengimbangi Permainan Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:40
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR