
Bola.net - Mendengarkan musik dengan earphone menjelang tidur terkadang menyenangkan supaya membantu tidur lebih nyenyak. Meski begitu, musik yang masih menggema lewat earphone selama tidur dapat memberikan efek buruk pada kesehatan telinga.
Departemen Otorinolaringologi di Rumah Sakit Asia University Chinese Taipei pernah melaporkan kasus seorang remaja yang mengalami tuli karena tidur sambil mendengarkan musik keras menggunakan earphone.
Kerusakan ini dapat terjadi karena saat tidur sirkulasi darah di tubuh manusia melambat. Sementara sel-sel rambut di telinga dirangsang suara yang keluar dari earphone. Hal ini mengakibatkan tubuh tidak dapat memasok darah yang cukup, hingga dapat mengakibatkan tuli mendadak.
Dr Tian Huiji dari Rumah Sakit Asia University Chinese Taipei memperingatkan orang-orang tidak menggunakan earphone untuk mengekspos telinga dengan suara keras saat tidur. Dia menyarankan untuk tidak menggunakan earphone ataupun headphone selama tidur.
Menurut dia, pastikan untuk memberikan istirahat telinga Anda selama 10 menit setelah setiap 50 menit menggunakan aksesori pendengaran pada siang hari. Hal ini berguna untuk menjaga kesehatan indra mendengar Anda.
Agar lebih waspada, Anda perlu mengetahui beberapa bahaya menggunakan earphone saat tidur. Berikut beberapa bahaya menggunakan earphone saat tidur yang telah dirangkum dari berbagai sumber.
Menurunkan Fungsi Pendengaran
Bahaya menggunakan earphone saat tidur pertama dapat menurunkan fungsi pendengaran. Ketika Anda mendengarkan musik dengan earphone dan tertidur, suara yang didengar dalam volume tinggi dan waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan pada sistem pendengaran.
Sistem pendengaran yang terganggu adalah penjalaran pendengaran pada koklea telinga, yaitu merusak sel rambut pada koklea. Terlebih ketika menggunakan earphone saat tidur, Anda cenderung tidak menyadari lamanya penggunaannya.
Infeksi Telinga
Bahaya menggunakan earphone saat tidur selanjutnya adalah lebih rentang mengalami nyeri telinga. Penggunaan earphone yang tidak tepat dan berlangsung lama dapat menyebabkan telinga berdenging dan rasa tidak nyaman pada telinga.
Infeksi telinga dapat terjadi karena adanya gesekan dari earphone dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, penggunaan earphone yang dilakukan dengan saling berbagi juga dapat menyebabkan penyebaran bakteri dari satu telinga ke telinga lain yang dapat memperparah infeksi telinga.
Aliran Udara Tersumbat
Produsen earphone kerap membuat rangkaian produknya sebaik mungkin. Salah satu keunggulan produk earphone adalah menjaga kejernihan suara sehingga membuat aliran udara dari luar tidak ada yang masuk ke dalamnya.
Kondisi ini ternyata dapat membiarkan kotoran telinga menumpuk dan mengeras di dalam. Hal ini dapat menjadi sarang yang ideal bagi pertumbuhan bakteri penyebab infeksi telinga.
Kerusakan Permanen pada Telinga
Bahaya menggunakan earphone saat tidur lainnya adalah kerusakan permanen pada telinga. Ini bisa terjadi apabila telinga sudah tidak kuat lagi menanggung beban suara keras dari earphone yang langsung terhubung dengan lubang telinga. Biasanya, kondisi ini terjadi pada mereka yang berusia muda atau remaja.
Kerusakan Otak
Penggunaan earphone saat tidur tidak membuat otak kita benar-benar dalam keadaan istirahat. Suara yang masuk masih membuat otak mengolahnya, sehingga mengurangi istirahat otak.
Penggunaan earphone pada telinga saat mendengarkan musik memberikan dampak berupa hantaran elektromagnetik dan gelombang elektromagnetik ini lama-kelamaan dapat merusak sel-sel pada otak.
Disadur dari: Liputan 6/Penulis: Nisa Mutia Sari/Editor: Fadila Adelin,/Dipublikasi: 18 Januari 2020
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Waspadai Dampak Buruk Pakai Earphone saat Tidur, Pengaruhi Pendengaran
Lain Lain 20 Januari 2020, 16:20
-
3 Pemain yang Bisa Kembalikan Kejayaan Manchester United
Editorial 20 Januari 2020, 14:25
-
3 Pemain yang Bisa Didepak Liverpool dalam Waktu Dekat
Editorial 17 Januari 2020, 15:54
-
Pahami 8 Pose Yoga yang Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak
Lain Lain 17 Januari 2020, 14:18
-
Ragam Manfaat Kacang Pistachio untuk Kesehatan Tubuh
Lain Lain 17 Januari 2020, 14:05
LATEST UPDATE
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 10 Januari 2026
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Tottenham vs Aston Villa 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Everton vs Sunderland 10 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 06:25
-
Hasil Piala Afrika Tadi Malam: Mazraoui Pulangkan Bryan Mbeumo ke MU
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Bukan Pelatih, Lionel Messi Ungkap Rencana Pensiun, Apa Itu?
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Prediksi Como vs Bologna 10 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 05:00
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR