
Bola.net - Kaki memiliki fungsi vital bagi tubuh dan setiap hari bekerja keras saat beraktivitas. Namun, sebagian orang malah kurang peduli pada kesehatan kaki. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan kaki agar tidak terjadi masalah yang tidak diinginkan.
Sebenarnya tidak sulit menjaga kesehatan kaki. Anda hanya perlu menghindari kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan kaki. Ya, tanpa disadari ada banyak kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatannya.
Mulai dari penggunaan alas kaki yang tidak tepat, tidak menjaga kebersihan alas kaki, dan lain sebagainya. Tanpa disadari, penggunaan yang dilakukan dalam jangka waktu lama dapat menurunkan kesehatan dan akan mengganggu kinerjanya.
Untuk itu, Anda perlu menghindari kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan kaki. Berikut 5 kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan kaki yang telah dirangkum dari berbagai sumber.
Pakai Alas Kaki Tidak Sesuai Ukuran
Kebiasaan buruk yang dapat ganggu kesehatan kaki pertama adalah menggunakan sepatu atau sandal yang kekecilan alias tidak sesuai dengan ukuran. Terlihat sepele, ternyata kebiasaan buruk ini sangat menyiksa kaki Anda.
Alas kaki yang tidak sesuai ukuran atau kesempitan dapat memengaruhi kesehatan. Beberapa masalah kesehatan yang diakibatkan memakai sepatu yang kesempitan adalah luka terbuka hingga kapalan.
Hal ini dikarenakan kaki tidak mendapat ruang yang cukup. Oleh karena itu, pastikan untuk menggunakan alas kaki sesuai dengan ukuran agar tidak menyiksanya.
Terlalu Lama Mengenakan Sepatu Tinggi
Bagi sebagian perempuan, mengenakan sepatu tinggi atau sepatu dengan hak dapat memaksimalkan penampilan. High heels dapat membuat Anda tampak lebih tinggi dengan instan.
Namun, penggunaannya yang tidak terkontrol justru dapat mengganggu kesehatan kaki. Hal ini dikarenakan tekanan pada kaki yang tidak seimbang. Tak heran, penggunaan high heels yang cukup lama dapat mengakibatkan penggunaannya mengalami sakit seperti lecet hingga postur tubuh memburuk.
Tidak Menggunakan Pelindung Kaki
Tak ada yang bisa memastikan kebersihan atau kesterilan alas kaki yang Anda miliki. Untuk menjaga kaki agar tetap sehat atau terbebas dari keluhan, Anda bisa melapisi kaki dengan pelindung kaki atau kaos kaki saat mengenakan alas kaki.
Hal ini berguna untuk meminimalisir terjadinya penyakit atau masalah kesehatan pada kaki. Maka disarankan bagi kamu untuk melindungi bagian terbawah dari tubuh ini dengan kaos kaki yang terjaga kebersihannya.
Ketika kaki langsung menyentuh sepatu atau sandal yang kotor, maka beberapa risiko penyakit dapat terjadi. Beberapa penyakit yang diakibatkan tidak terjaganya kebersihan sepatu dan kaki seperti mata ikan.
Memakai Kaus Kaki Lembap
Sebelumnya telah dijelaskan pentingnya penggunaan kaus kaki untuk menjaga kesehatan kaki. Memiliki peran penting, Anda perlu memerhatikan kondisi kaus kaki. Pastikan kaos kaki yang kamu gunakan dalam kondisi bersih agar saat digunakan tetap merasa nyaman.
Kamu perlu memastikan agar kaos kaki yang kamu gunakan tidak lembap. Memakai kaus kaki yang lembap dapat menyebabkan kaki berjamur dan mengeluarkan bau tidak sedap.
Tidak Menggunakan Alas Kaki
Pada beberapa kondisi, tidak menggunakan alas kaki justru dapat mendatangkan manfaat bagi kesehatan. Tidak menggunakan alas kaki bisa dijadikan cara sederhana sebagai media refleksi.
Namun, kamu tidak boleh sembarangan melepas atau tidak mengenakan alas kaki. Kamu harus memastikan di mana kamu akan berjalan. Ketika berada di tempat yang kebersihannya sangat kurang, maka kamu tidak dianjurkan untuk tidak mengenakan alas kaki.
Kebiasaan ini justru akan membuat berbagai masalah kesehatan muncul akibat menginjak berbagai bakteri yang tidak terlihat secara kasat mata.
Disadur dari: Liputan 6/Penulis: Nisa Mutia Sari/Editor: Nanang Fakhrudin/Dipublikasi: 25 Januari 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Waspadai Kebiasaan Buruk yang Bisa Mengganggu Kesehatan Kaki
Lain Lain 1 Februari 2020, 09:30
-
Waspadai Deretan Makanan Penyebab Rambut Rontok
Lain Lain 31 Januari 2020, 13:30
-
Pahami Efek Negatif Tidur Sore untuk Kesehatan Tubuh
Lain Lain 31 Januari 2020, 13:20
-
Akibat Virus Corona, PUBG Mobile di Cina Mendadak Tumbang
Bolatainment 29 Januari 2020, 07:14
-
Fakta-fakta Menarik Kobe Bryant yang Jarang Diketahui Publik
Bolatainment 28 Januari 2020, 19:49
LATEST UPDATE
-
Manchester United dan Fondasi yang Lebih Kuat untuk Melanjutkan Kebangkitan
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 08:21
-
Jadwal Padat Kayak Klub Eropa? Begini Strategi Grooming Biar Tetap Sat-set
Lain Lain 20 Agustus 2026, 08:03
-
Arsenal Menatap Musim Anyar dengan Ambisi Berlipat
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 07:48
-
Susunan Lini Tengah Terkuat Manchester United dengan Carlos Baleba
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 07:01
-
Timnas Voli Putri Indonesia Usung Target Tembus 6 Besar AVC Continental 2026
Voli 20 Agustus 2026, 06:45
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR