
Bola.net - Striker Paris Saint-Germain (PSG), Zlatan Ibrahimovic mengecam sikap mantan pelatihnya di Barcelona FC yang kini menangani Bayern Munich, Josep Guardiola.
Keduanya sempat berada dalam satu tim di Nou Camp, setelah Ibra datang dengan bandrol senilai €70 juta di tahun 2009. Sayang karier bersama Blaugrana tak berlangsung lama, karena ia hengkang ke AC Milan semusim berselang.
Sejak dipinjamkan ke San Siro (sebelum akhirnya hijrah secara permanen), rumor keretakan hubungan Ibra dengan sang mantan pelatih pun bermunculan. Keduanya disebut sempat bersitegang di ruang ganti Barcelona.
Dan rupanya kabar tersebut memang terjadi, seperti baru-baru ini diungkapkan kapten timnas Swedia itu. Menurut Ibra, Guardiola tidak bisa menerima eksklusivitas yang kerap ditunjukkannya.
"Di hari pertama saya, Guardiola berkata pada saya bahwa pemain Barca tidak mengendarai mobil cepat, di mana ia ingin menjaga kesederhanaan pemain. Ia ingin saya berpikir bahwa saya adalah orang biasa. Tetapi saya adalah Zlatan, yang ingin tampil beda dan jadi dirinya sendiri. Guardiola tidak bisa menerima hal itu," tukas Ibra.
Pemain 31 tahun itu menambahkan bahwa keduanya kerap terlibat perang dingin, hingga konflik sempat meledak di ruang ganti.
"Setiap kali saya memasuki ruang makan, ia keluar. Ketika ia berpapasan dengan saya di lorong, ia justru melihat ke arah lantai. Ia bukanlah seorang laki-laki. Ia bisa menjadi pelatih terbaik dunia, namun saya tak peduli. Suatu hari saya menantangnya di ruang ganti. Sejak saat itu ia tak pernah berbicara pada saya," tutur Ibra. [initial] (tim/atg)
Keduanya sempat berada dalam satu tim di Nou Camp, setelah Ibra datang dengan bandrol senilai €70 juta di tahun 2009. Sayang karier bersama Blaugrana tak berlangsung lama, karena ia hengkang ke AC Milan semusim berselang.
Sejak dipinjamkan ke San Siro (sebelum akhirnya hijrah secara permanen), rumor keretakan hubungan Ibra dengan sang mantan pelatih pun bermunculan. Keduanya disebut sempat bersitegang di ruang ganti Barcelona.
Dan rupanya kabar tersebut memang terjadi, seperti baru-baru ini diungkapkan kapten timnas Swedia itu. Menurut Ibra, Guardiola tidak bisa menerima eksklusivitas yang kerap ditunjukkannya.
"Di hari pertama saya, Guardiola berkata pada saya bahwa pemain Barca tidak mengendarai mobil cepat, di mana ia ingin menjaga kesederhanaan pemain. Ia ingin saya berpikir bahwa saya adalah orang biasa. Tetapi saya adalah Zlatan, yang ingin tampil beda dan jadi dirinya sendiri. Guardiola tidak bisa menerima hal itu," tukas Ibra.
Pemain 31 tahun itu menambahkan bahwa keduanya kerap terlibat perang dingin, hingga konflik sempat meledak di ruang ganti.
"Setiap kali saya memasuki ruang makan, ia keluar. Ketika ia berpapasan dengan saya di lorong, ia justru melihat ke arah lantai. Ia bukanlah seorang laki-laki. Ia bisa menjadi pelatih terbaik dunia, namun saya tak peduli. Suatu hari saya menantangnya di ruang ganti. Sejak saat itu ia tak pernah berbicara pada saya," tutur Ibra. [initial] (tim/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ibrahimovic: Guardiola Bukan Seorang Lelaki Sejati!
Liga Eropa Lain 1 September 2013, 06:00
-
Guardiola Dedikasikan Trofi Super Eropa Untuk Heynckes
Liga Champions 31 Agustus 2013, 09:31
-
Guardiola Sebut Lahm Pemain Super Jenius
Liga Champions 31 Agustus 2013, 09:14
-
Pique Turut Beri Selamat Kepada Guardiola
Liga Champions 31 Agustus 2013, 08:58
-
Ribery Dedikasikan Trofi Super Eropa Untuk Pep
Liga Champions 31 Agustus 2013, 08:43
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Palace vs Arsenal
Liga Inggris 24 Mei 2026, 20:17
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Liverpool vs Brentford
Liga Inggris 24 Mei 2026, 19:58
-
Apakah Pertandingan Brighton vs MU Ditayangkan SCTV?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 19:54
-
Klasemen Pembalap Moto3 Junior 2026
Otomotif 24 Mei 2026, 19:38
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Brighton vs Man United
Liga Inggris 24 Mei 2026, 19:25
-
Luka Modric Siap Bertahan di AC Milan, Ini 2 Syarat Utamanya
Liga Italia 24 Mei 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR