Bola.net - - Gianluigi Buffon menyadari bahwa ada banyak pandangan miring ketika dia memilih pindah ke PSG. Namun, dengan tegas jika dia tidak pindah karena uang. Buffon punya idealisme yang tinggi.
Kepindahan Buffon ke PSG memang menjadi sorotan tersendiri. Sebab, dia dinilai akan lebih baik jika bertahan di Juventus dan kemudian pensiun bersama Juve. Apalagi, usia Buffon juga sudah tidak lagi muda.
Namun, Buffon membuat kejutan dengan memilih menerima pinangan kontrak dengan durasi dua tahun dari PSG. Pada saat itu, Buffon sudah berusia 40 tahun. Bukan usia yang muda bagi pemain sepak bola, meskipun berposisi kiper.
Buffon pun dituding mata duitan. Tapi, Buffon dengan tegas membantahnya. Simak bantahan Buffon selengkapnya di bawah ini.
Bukan Karena Uang
PSG memang menawarkan pundi-pundi uang yang melimpah kepada Gianluigi Buffon. Namun, mantan kiper Parma memastikan jika bukan itu yang menjadi motivasi utamanya. Buffon tak ingin 'melacurkan' diri demi idealisme sebagai pemain.
"Selalu ada yang merasa iri, begitulah sifat manusia," kata Buffon dikutip dari Corriere della Sera.
"Saya tidak akan pernah melacurkan idealisme dan impian saya untuk mendapatkan uang. Jika saya ingin melakukannya, maka saya akan melakukannya jauh sebelum ini. Uang itu penting, itu modal membuat hidup lebih baik, tapi saya tak serakah."
"Antusiasme membuat saya merasa muda dan jika saya masih ingin bermain maka saya tidak boleh merasa seperti kakek tua," tegas Buffon.
Tak Dibutuhkan Timnas Italia
Satu lagi keputusan penting yang diambil oleh Buffon pada tahun 2018 adalah tidak lagi bermain untuk timnas Italia. Buffon mengambil keputusan tersebut karena dia sudah tidak lagi dibutuhkan oleh pelatih Roberto Mancini.
"Saya bicara dengan Mancini, mereka sudah tidak lagi membutuhkan saya. Mancini tahu jalan yang harus diambil, tapi saya tak tahu dengan Presiden FIGC. Saya senang karena Giorgio Chiellini mewarisi ban kapten saya," ucap Buffon.
Berita Video
Berita video melihat perbandingan besarnya kuota saat bermain games e-sports dengan menonton YouTube.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Idealis, Buffon Bantah Gabung PSG demi Uang
Liga Eropa Lain 31 Desember 2018, 23:35
-
Buffon: Neymar Belum Menang Ballon d'Or itu Skandal
Liga Eropa Lain 31 Desember 2018, 22:34
-
Barcelona Bantah Lakukan Pendekatan Ilegal pada Rabiot
Liga Spanyol 30 Desember 2018, 23:48
-
Fokus di Arsenal, Aaron Ramsey Tolak Bicara dengan PSG
Liga Inggris 28 Desember 2018, 10:18
-
Soal Rabiot, Barcelona Belum Ingin Bicara Banyak
Liga Spanyol 28 Desember 2018, 02:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR