Bola.net - Salah satu laga terpanas di daratan Eropa bertajuk Der Klassiker antara Borussia Dortmund dan Bayern Munich telah tersaji di Signal Iduna Park semalam (23/11). Di luar dugaan, Die Borussien yang bertindak selaku tuan rumah secara tragis dibantai tiga gol tanpa balas oleh sang juara bertahan Bundesliga.
Pelatih Dortmund, Jurgen Klopp mengaku kecewa dengan kekalahan besar yang dialami dari Die Roten. Ia menganggap bahwa skor 0-3 tidak mencerminkan jalannya pertandingan.
"Saya tak peduli seberapa buruk kami kalah. Bayern bermain dengan cara berbeda, mereka memainkan bola panjang dan sabar menunggu di daerah pertahanan," sesal Klopp usai laga.
"Kami memiliki kesempatan bagus untuk menyamakan kedudukan saat kondisi masih 0-1, namun kami gagal memanfaatkannya. Setelah gol kedua, anda bisa lihat sendiri tim kami sudah hancur. Saya tak mau tahu lagi soal gol ketiga."
Wajar jika Klopp murka melihat hasil tersebut. Kekalahan itu membuat mereka tertinggal tujuh angka dari Bayern di puncak klasemen dan empat angka dari Bayer Leverkusen di posisi kedua. Selain itu, ini juga merupakan kekalahan untuk kali ketiga secara beruntun setelah mereka tumbang dari Arsenal dan Wolfsburg sebelum jeda internasional.[initial]
(sky/mri)
Pelatih Dortmund, Jurgen Klopp mengaku kecewa dengan kekalahan besar yang dialami dari Die Roten. Ia menganggap bahwa skor 0-3 tidak mencerminkan jalannya pertandingan.
"Saya tak peduli seberapa buruk kami kalah. Bayern bermain dengan cara berbeda, mereka memainkan bola panjang dan sabar menunggu di daerah pertahanan," sesal Klopp usai laga.
"Kami memiliki kesempatan bagus untuk menyamakan kedudukan saat kondisi masih 0-1, namun kami gagal memanfaatkannya. Setelah gol kedua, anda bisa lihat sendiri tim kami sudah hancur. Saya tak mau tahu lagi soal gol ketiga."
Wajar jika Klopp murka melihat hasil tersebut. Kekalahan itu membuat mereka tertinggal tujuh angka dari Bayern di puncak klasemen dan empat angka dari Bayer Leverkusen di posisi kedua. Selain itu, ini juga merupakan kekalahan untuk kali ketiga secara beruntun setelah mereka tumbang dari Arsenal dan Wolfsburg sebelum jeda internasional.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Guardiola: Kami Menang Lawan Tim Dengan Serangan Balik Terbaik
Liga Eropa Lain 24 November 2013, 20:52
-
ANALISIS: Dortmund 0-3 Bayern, Tak Berdaya Tanpa Empat Bek Utama
Editorial 24 November 2013, 11:44
-
Highlights Bundesliga: Augsburg 2-0 Hoffenheim
Open Play 24 November 2013, 09:02
-
Highlights Bundesliga: Hertha Berlin 0-1 Bayer Leverkusen
Open Play 24 November 2013, 08:59
-
Highlights Bundesliga: Eintracht Frankfurt 3-3 Schalke
Open Play 24 November 2013, 08:58
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR