Pemandangan Asing di Zona Degradasi Liga Belanda: Ajax Amsterdam Baru Sekali Menang, 5 Poin dari 6 Laga

Bola.net - Pemandangan asing terlihat di klasemen sementara Liga Belanda alias Eredivisie 2023/2024. Ajax Amsterdam yang seharusnya bersaing di papan atas justru terlihat terpuruk di zona degradasi.
Ajax memang tenggelam dalam tren buruk sejak memasuki musim baru, bahkan mungkin sejak musim lalu. Masalah skuad dan tim pelatih membuat permainan Ajax jadi tidak maksimal.
Terbaru, Minggu (8/10/2023) kemarin, Ajax kembali kalah di kandang. Mereka keok 1-2 dari tim papan atas AZ Alkmaar.
Baru sekali menang, 5 poin dari 6 laga
View this post on Instagram
Ajax tidak pernah menang dalam lima pertandingan terakhir di Eredivisie 2023/2024. Mereka kalah tiga kali beruntun, dua laga sebelumnya berakhir imbang.
Sejauh ini Ajax sudah memainkan enam pertandingan, tapi baru mengantongi lima poin, hasil dari sekali menang dan dua kali imbang.
Mereka terdampar di peringkat ke-16 klasemen sementara Liga Belanda 2023/2024. Ada total 18 tim peserta, jadi Ajax kini ada di zona degradasi.
Memang Ajax baru bertanding 6 kali, lebih sedikit daripada tim-tim lain yang sudah menempuh 8 pertandingan. Namun, fakta bahwa mereka sedang tenggelam dalam tren negatif tidak bisa dibantah.
Kisruh fans di pertandingan
Para pemain di laga Ajax vs Feyenoord, Eredivisie 2023/2024 (c) Feyenoord Official
Keterpurukan Ajax di lapangan juga dipengaruhi oleh masalah di level petinggi. Fans Ajax sempat meluapkan amarah mereka kepada pihak klub beberapa pekan lalu.
Minggu (24/6/2023), Ajax meladeni Feyenoord di Johan Cruijff Arena dalam laga pekan ke-5 Eredivisie 2023/2024. Laga ini dikenal sebagai De Klassieker, kedua tim terlibat rivalitas panjang dan sengit selama puluhan tahun.
Nah, performa buruk Ajax sepertinya bisa dimanfaatkan Feyenoord dengan sangat baik. Tim tamu bermain agresif dan berhasil unggul 3-0 di awal babak kedua, Ajax mungkin kebobolan lebih banyak lagi.
Meski begitu, justru saat Feyenoord unggul 3-0, pertandingan terpaksa dihentikan dan ditunda. Sebelumnya, laga memang sudah sempat dijeda dua kali.
Tertinggal 0-3 dari rival abadi sepertinya benar-benar membuat fans Ajax marah. Sebagian oknum pun melempar flare ke lapangan, bahkan ada beberapa flare yang dilempar terlalu dekat ke gawang.
Alhasil, karena sulitnya melanjutkan pertandingan, wasit dan ofisial pun memutuskan untuk menghentikan laga di menit ke-56. Selanjutnya, polisi langsung bekerja di lapangan untuk menetralisir situasi.
Sejak ditinggal Erik ten Hag
Jika ditarik mundur, bisa dilihat bahwa fondasi Ajax sebagai tim dan klub runtuh dalam waktu singkat. Sporting Director Marc Overmars mengundurkan diri, lalu Erik ten Hag menerima pinangan Manchester United.
Hanya Edwin van der Sar yang bertahan dan mencoba menjaga Ajax tetap berdiri kukuh. Sayangnya, setelah setahun lebih berlalu, Ajax belum juga bisa menemukan suksesor Overmars dan Ten Hag.
Pelatih yang menggantikan Ten Hag, Alfred Schreuder dipecat dengan cepat karena gagal total. Kepergian Overmars pun meninggalkan lubang besar dalam struktur internal Ajax.
Saat ini kursi pelatih Ajax diisi oleh Maurice Steijn, tapi jelas bahwa dia belum menjawab keraguan fans. Posisi Ajax di zona degaradasi jadi bukti kurangnya kualitas Steijn.
Klasemen Liga Belanda 2023/2024
Sumber: Bola
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jika Dipecat Manchester United, Erik Ten Hag Bisa Kembali ke Ajax
Liga Inggris 7 Oktober 2023, 14:50
-
Ibrahimovic Tak Yakin Ten Hag Orang yang Tepat untuk Memimpin MU
Liga Inggris 3 Oktober 2023, 11:39
LATEST UPDATE
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Arsenal Tergelincir di Markas Wolves, Peluang Juara Premier League Terancam
Liga Inggris 19 Februari 2026, 21:14
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
-
Live Streaming PAOK vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48























KOMENTAR