Mereka menganggap wasit lah yang 'memberi' hadiah kemenangan untuk tuan rumah Jabar. Wasit yang memimpin jalannya pertandingan tiga kelas mengambil keputusan yang merugikan pejudo lawan. Tiga kelas tersebut, kata 70 kg putri, nage no kata beregu putra dan putri.
"Tuntutan pencabutan tiga emas itu kita sertakan dalam surat resmi," kata manajer tim judo Jatim, Yoyok Subagiono, Senin (19/9) siang.
Masalah ini ternyata tak hanya dirasakan oleh tim Jatim, tapi juga atlet provinsi lain, seperti DI Yogyakarta, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan. Daerah-daerah ini mengikuti jejak Jatim untuk memboikot pertandingan berikutnya.
"Bayangkan DKI saja ikut boikot. Jatim tidak mau bertanding hari ini di nomor ju no kata beregu kata dan putri. Biarkan Jabar senang," jelasnya.
Minggu (18/9) malam, arena Judo memanas imbas lamanya keputusan wasit setelah pertandingan judo kelas nage no kata dan juno kata. Banyak daerah yang menilai keputusan wasit jauh dari nilai-nilai sportivitas. Penilaian seharusnya tidak berlangsung lama, karena penggunaan teknologi untuk menilai selama pertandingan judo sudah tersedia.
Setelah menunggu sekitar hampir 2.5 jam, keputusan dari wasit muncul. Dari hasil keputusan wasit, Tim Jabar menjadi juara pertama pada kelas na geno kata. Medali perak diraih oleh Jatim, sementara perunggu diraih tim Jateng. Di kelas juno, emas diraih tim Jateng, perak Jatim dan perunggu oleh Jabar. Saat memaparkan hasil, jumlah juri tidak lengkap dan segera pergi.
Pada Sabtu (17/9), enam provinsi memprotes penyelenggara cabor judo karena wasit yang memimpin pertandingan dinilai tidak kompeten dan sportif. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Voli Putra Jatim Kandaskan Perlawanan Yogya
Voli 19 September 2016, 20:40
-
Jabar Dianggap Diistimewakan, ini Jawaban Gubernur Aher
Olahraga Lain-Lain 19 September 2016, 19:46
-
Riau Ega dan Ika Yuliana Tembus Final Panahan
Olahraga Lain-Lain 19 September 2016, 18:06
-
Basket Putri Jatim Permalukan Jabar
Basket 19 September 2016, 18:04
-
PON XIX: Indikasi Curang, Wasit Judo Dituding Bela Jabar
Olahraga Lain-Lain 19 September 2016, 14:22
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR