
Bola.net - Atlet angkat besi putra, Eko Yuli Irawan, sukses menambah koleksi medali emas Indonesia di SEA Games 2019 usai memenangi nomor 61kg, Senin (2/12/2019). Eko meraih 309 kg total angkatan. Jumlah ini diraih usai mengoleksi 140 kg snatch dan 169 kg clean and jerk.
Perjuangan Eko dalam meraih medali emas SEA Games 2019 tidaklah mudah. Apalagi atlet asal Metro, Lampung, itu mendapatkan perlawanan ketat dari wakil Vietnam, Kim Thach.
"Persaingan tadi cukup ketat. Alhamdulillah saya bisa mendapatkan medali emas sehingga mental saya bisa naik lagi," kata Eko usai pertandingan.
Pencapaian emas SEA Games 2019 ini menjadi emas kelima sepanjang keikutsertaan Eko di SEA Games. Sebelumnya, Eko Yuli sudah meraih medali emas pada SEA Games 2007, 2009, 2011, dan 2013.
Bidik Olimpiade
Prestasi di SEA Games 2019 menjadi modal berharga buat Eko. Menurutnya, pencapaian ini semakin mematangkan langkahnya untuk tampil di Olimpiade Tokyo 2020.
"Pastinya target saya selanjutnya adalah Olimpiade. Saya minta doa dan dukungan mudah-mudahan persiapannya bisa lebih baik lagi. Jauh dari cedera dan sakit sehingga bisa maksimal di Olimpiade," ujar atlet 30 tahun itu.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Zulfirdaus Harahap/Editor: Benediktus Gerendo Pradigdo/Dipublikasi: 2 Desember 2019
Baca Juga:
- Patah Jari, Tiara Andini Sabet Perak MTB di SEA Games 2019
- Eko Yuli Irawan Sabet Emas Angkat Besi di SEA Games 2019
- Cedera, Harris Horatius Rebut Perak Wushu di SEA Games 2019
- Indonesia Rebut Dua Emas Cabor Menembak di SEA Games 2019
- Susunan Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia vs Thailand di Semifinal SEA Games 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rebut Emas di SEA Games 2019, Eko Yuli Irawan Bidik Olimpiade
Olahraga Lain-Lain 2 Desember 2019, 14:55
-
Demi Emas SEA Games 2019, Eko Yuli Irawan Turunkan Berat Badan
Olahraga Lain-Lain 28 November 2019, 12:15
-
Eko Yuli Irawan Bidik Emas di SEA Games 2019 demi Lolos ke Olimpiade 2020
Olahraga Lain-Lain 21 November 2019, 09:40
-
Kemenpora Guyur Eko Yuli Irawan Bonus Rp 200 Juta
Lain Lain 8 November 2018, 17:30
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR