
Bola.net - Desain livery atau corak motor di MotoGP bukan hanya berfungsi untuk mempercantik tampilan motor dan sebagai wadah tempelan sponsor tim-tim peserta. Terkadang corak motor juga bisa mewakili kepribadian pebalap.
Setiap awal tahun, desain corak motor pun menjadi salah satu yang paling diperbincangkan seisi paddock MotoGP. Pada 2020 misalnya, banyak pihak yang mengaku sangat menyukai corak baru Suzuki Ecstar dan Pramac Racing.
Meski begitu, kini mulai jarang tim-tim peserta MotoGP yang mau mengerahkan corak spesial untuk para ridernya dalam balapan-balapan tertentu. Terakhir, rider yang dapat kesempatan itu adalah Jack Miller, yang diizinkan pakai corak bertema 'Ned Kelly' di Australia pada 2019.
Sejak MotoGP digulirkan pada 2002, ada beberapa corak motor spesial yang digunakan beberapa tim dan pebalap, dan sampai sekarang masih membuat kagum jika dilihat. Corak yang mana saja sih? Berikut di antaranya.
Valentino Rossi - MotoGP Valencia 2003

Corak ini dipakai Rossi tepat di balapan terakhir MotoGP 2003, yakni di Valencia, Spanyol, setelah sukses mengunci gelar dunia di beberapa seri sebelumnya. Uniknya, ini juga terakhir kalinya Rossi membela Repsol Honda, sebelum pindah ke Yamaha pada 2004.
Marco Melandri - MotoGP Portugal 2004

Membela Fortuna Yamaha dan merupakan debutan muda, Marco Melandri mendapatkan kesempatan mengenakan salah satu corak paling ikonik di MotoGP, yakni dengan tema Spider-man, untuk mempromosikan dirilisnya film Spider-man 2 ke bioskop di seluruh dunia.
Gauloises Yamaha - MotoGP Amerika Serikat 2005

Meski kala itu tim mereka bernama Gauloises Yamaha, Valentino Rossi dan Colin Edwards tak menggunakan corak biru-putih seperti biasanya, melainkan kuning-hitam-putih sebagai peringatan ulang tahun Yamaha yang ke-50.
Valentino Rossi - MotoGP Valencia 2005

Selain pakai warna kuning-hitam-putih, Rossi dan Edwards juga mendapatkan corak spesial untuk balapan di Valencia pada 2005, yakni warna putih-merah, sesuai dengan corak retro Yamaha. Corak ini dipakai untuk merayakan kesuksesan Yamaha di berbagai disiplin balap motor, baik MotoGP, MX1, dan MX2, dalam ulang tahun mereka yang ke-50.
Colin Edwards - MotoGP Amerika Serikat 2007

Pada era 2007-2010, Yamaha memang dikenal sangat bermurah hati memberikan berbagai corak spesial kepada pebalap mereka, salah satunya kepada Edwards pada 2007 di seri kandangnya, Sirkuit Laguna Seca. Ia pun mendapatkan warna biru di sekujur motor YZR-M1 miliknya, dengan beberapa aksen bintang di beberapa bagian, mewakili bendera Amerika Serikat.
Casey Stoner - MotoGP Australia 2009

Pada 2009, Ducati sedang bermurah hati dengan para pebalapnya karena baik Casey Stoner maupun Nicky Hayden diperbolehkan menggunakan corak spesial di seri kandang masing-masing, yakni Australia dan Indianapolis, Amerika Serikat. Untuk Stoner, Desmosedici GP9-nya didominasi warna putih, disertai aksen bendera Australia di bagian kanan dan kiri motor.
Jorge Lorenzo - MotoGP Portugal 2009

Baik Jorge Lorenzo maupun Valentino Rossi mendapatkan corak spesial pada motor YZR-M1 mereka di Sirkuit Estoril pada 2009, sebagai perayaan diluncurkannya mobil Fiat Punto Evo. Meski begitu, corak Lorenzo lebih mencuri perhatian karena ia memadukan corak motornya dengan desain helm bertema astronot yang kala itu ia rilis bersama X-Lite.
Valentino Rossi - MotoGP Belanda 2007

Untuk memperingati ulang tahun mobil Fiat 500 yang ke-50, Fiat Yamaha pun memberikan corak spesial kepada Rossi dan Edwards, yang berwarna-warni berkat inspirasi dari era diskografi dan seni Elvis Presley dan Rita Pavone. Kala itu, Rossi yang start dari posisi 11 berhasil menang.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Kini Bimbing Baldassarri, Dovizioso Tekad Bikin Akademi Seperti Rossi
- Dovizioso: Lanjut atau Pensiun, Tergantung Hasil Balap dan Virus Corona
- Tak Jago Main PlayStation, Marc Marquez Tetap Ikut MotoGP Virtual Race
- Max Biaggi Rindu Rivalitasnya dengan Valentino Rossi di MotoGP
- Franco Morbidelli: Kalahkan Valentino Rossi Bakal Sangat Memuaskan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dorna: Pembatalan MotoGP-WorldSBK 2020 Akan Jadi Opsi Terakhir
Otomotif 9 April 2020, 17:10
-
MotoE Vakum, Domi Aegerter Bantu Panti Jompo Selama Pandemi Virus Corona
Otomotif 9 April 2020, 16:33
-
Galeri: Kilas Balik 8 Corak 'Sekali Pakai' Terunik di MotoGP
Open Play 9 April 2020, 16:00
-
Kini Bimbing Baldassarri, Dovizioso Tekad Bikin Akademi Seperti Rossi
Otomotif 9 April 2020, 15:05
-
Dovizioso: Lanjut atau Pensiun, Tergantung Hasil Balap dan Virus Corona
Otomotif 9 April 2020, 14:15
LATEST UPDATE
-
Viktor Gyokeres Justru Jadi Tanda Tanya di Lini Depan Arsenal
Liga Inggris 9 Januari 2026, 18:57
-
2 Hal yang Bikin Milan Kehilangan Poin Lawan Genoa: Blunder dan Kurang Sabar
Liga Italia 9 Januari 2026, 18:15
-
FIFA Gandeng TikTok, Konten Live Piala Dunia 2026 Hadir dan Bisa Diakses Langsung
Piala Dunia 9 Januari 2026, 17:58
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 9 Januari 2026, 17:55
-
Kata-kata Pertama Antoine Semenyo Setelah Gabung Man City dan Tolak MU-Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 17:07
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52






















KOMENTAR