
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro senang karena, usai belasan tahun berlaga di Grand Prix, akhirnya ia punya kans nyata untuk memperebutkan gelar dunia di MotoGP. Hal ini ia sampaikan dalam acara bincang-bincang di Spanyol, El Hormiguero, seperti yang dikutip oleh Marca pada Rabu (8/6/2022).
Espargaro menjalani debutnya semusim penuh di Grand Prix pada 2005, Namun, uniknya ia tak pernah menang sekalipun, sampai akhirnya paceklik itu terhenti dalam MotoGP Argentina awal April lalu. Dalam sembilan seri pertama musim ini, ia sudah meraih total lima podium, berkat kemajuan performa motor RS-GP.
Dalam wawancaranya, Espargaro mengenang kemenangannya di Argentina kala itu, yang juga merupakan kemenangan perdana Aprilia di kelas premier (GP500/MotoGP). Ia pun mengaku hasil tersebut mengurangi bebannya, karena ia tak pernah menang saat masih muda seperti kebanyakan rider lainnya.
Beban di Bahu Terangkat

"Saya menjalani balapan itu dengan sangat fokus, tanpa banyak berpikir. Tapi pada lap terakhir saya gemetaran. Saya ingat merasa sangat bahagia. Kemenangan itu mengangkat beban dari bahu saya, karena karier balap saya sangatlah aneh, mengingat para pembalap lainnya menang ketika mereka masih muda," ujarnya.
Saat ini, Espargaro duduk di peringkat kedua pada klasemen dengan 125 poin, tertinggal 22 poin dari Fabio Quartararo. Dengan 11 seri tersisa, maka masih ada kesempatan besar bagi rider Spanyol itu merebut gelar. Ia pun yakin ini semua berkat lonjakan performa Aprilia, terbukti dari rekor lap 1 menit 38,742 detik di sesi kualifikasi Seri Catalunya.
"Itu sirkuit kandang saya dan saya bangga bisa mengatakan bahwa di sirkuit itu saya adalah yang tercepat di dunia. Impian jadi juara dunia mulai nyata. Sepanjang hidup saya, saya bermimpi menjadi juara dunia dan tahun ini saya rasa impian itu makin mendekati kenyataan. Saya bisa melihat diri saya sebagai juara dunia," ungkapnya.
Kehilangan Masa Muda demi Karier

Espargaro pun mengaku, ia bakal sangat bahagia jika bisa jadi juara. Dengan begitu, seluruh pengorbanannya sejak belia bakal terbayar. Pasalnya, ia harus meninggalkan masa-masa muda yang menyenangkan demi fokus meniti karier di dunia balap motor. Ia bahkan sangat jarang berkumpul dengan keluarga dan kawan-kawannya.
"Cedera musuh terbesar kami, namun begitu pula waktu. Saya tak mengeluh, karena saya mendedikasikan diri saya pada impian saya. Namun, ketika berusia 15 tahun, saya 'menghilang'. Saya pergi untuk ikut kejuaraan dunia, berhenti nongkrong dengan kawan-kawan saya, berhenti kumpul dengan keluarga saya. Tapi semua sepadan," pungkasnya.
Espargaro akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Jerman yang digelar di Sirkuit Sachsenring pada 17-19 Juni 2022 mendatang.
Sumber: El Hormiguero, Marca
Baca Juga:
- Aleix Espargaro Tak Tidur 2 Hari Usai Blunder di Catalunya, Kini Tertawakan Diri Sendiri
- Jadwal Siaran Langsung WorldSBK Emilia Romagna di Trans7 dan MNC Sports, 10-12 Juni 2022
- Jadwal Siaran Langsung Formula 1 GP Baku, Azerbaijan, di Vidio, 10-12 Juni 2022
- Andrea Dovizioso Bantah Pensiun dari MotoGP Usai Musim Panas
- LCR Honda Heran Taka Nakagami Lolos Hukuman, Sebut FIM Stewards Plin-Plan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR