Bola.net - - Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio tak yakin Johann Zarco akan menjalani debut MotoGP segemilang tahun lalu andai ia benar-benar membela timnya. Bersama Monster Yamaha Tech 3, Zarco sukses merebut dua pole, tiga podium, duduk di peringkat keenam dan mengacak-acak persaingan papan atas.
Suzuki kembali ke MotoGP pada 2015, dan dua tahun pertama berjalan mulus bersama Aleix Espargaro dan Maverick Vinales. Zarco nyaris bergabung dengan mereka tahun lalu, namun Suzuki lebih memilih Alex Rins. Bersama Rins dan Andrea Iannone, prestasi pabrikan Jepang ini justru terjun bebas akibat kesalahan dalam pemilihan mesin.
"Saya ikut sangat bahagia melihat Johann tampil baik. Selain itu, saya rasa mungkin bakal lebih sulit baginya untuk tampil baik bersama Suzuki, jujur saja, karena ia cukup beruntung. Ia menemukan motor yang baik, dan ini tak terjadi di Tech 3 selama beberapa tahun terakhir. Tapi saat menemukan motor bagus, ia juga sudah siap," ujar Brivio kepada Motomatters.
Johann Zarco (c) Tech 3
Di sisi lain Brivio juga yakin bahwa prestasi Zarco tahun lalu dikarenakan motor YZR-M1 versi 2016 yang dikendarainya adalah motor terbaik Yamaha selama satu dekade terakhir, dan statusnya sebagai rider tim satelit juga cukup membantu, karena ia bisa fokus pada tugasnya sendiri dan tak pusing memikirkan pengembangan motor seperti rider tim pabrikan.
"Johann tak kebagian tugas pengembangan. Ia hanya harus menemukan setup yang tepat. Jadi mungkin lebih mudah melakukan ini, ketimbang dapat tugas pengembangan untuk pabrikan, menjalani banyak tes, kehilangan waktu karena harus memeriksa sasis dan elektronik. Johann tak perlu buang waktu untuk melakukan ini semua," lanjut Brivio.
Meski begitu, pria asal Italia ini tetap yakin prestasi Zarco adalah pengecualian. Brivio mengaku belum pernah melihat seorang debutan dari tim satelit tampil menggebrak seperti rider Prancis tersebut.
"Apa yang ia lakukan hebat. Tak diragukan lagi ia melakukan hal luar biasa. Jika dipikir-pikir, sebagai seorang debutan, rider lain yang mampu tampil lebih baik darinya hanyalah Marc Marquez, Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo yang membela tim pabrikan. Jadi saya tak pernah melihat rider tim satelit tampil sebegitu baik," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Andai Jadi Bela Suzuki, Zarco Bakal Kesulitan'
Otomotif 13 Februari 2018, 11:00
-
Bos Suzuki Menyesal Batal Gaet Johann Zarco
Otomotif 12 Februari 2018, 13:00
-
Sulitnya Cari Pengganti Valentino Rossi Menurut Bos Suzuki
Otomotif 10 Februari 2018, 11:30
-
Iannone: Seri Eropa Masa Pembuktikan Suzuki
Otomotif 9 Februari 2018, 15:00
-
Iannone Sebut Suzuki Telah Tentukan Mesin untuk 2018
Otomotif 7 Februari 2018, 14:45
LATEST UPDATE
-
Konflik Dani Carvajal dan Alvaro Arbeloa, Ini Penyebabnya
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:20
-
Kabar Baik untuk Barcelona, Pedri Tidak Cedera
Liga Champions 9 April 2026, 20:00
-
Marcus Rashford Murka, Nilai Barcelona Dirugikan Keputusan Wasit
Liga Champions 9 April 2026, 19:41
-
Taktik 5 Bek Arne Slot saat Liverpool Lawan PSG: Gagal Total!
Liga Champions 9 April 2026, 19:32
-
Barcelona Tumbang, Pau Cubarsi: Saya Bertanggung Jawab!
Liga Champions 9 April 2026, 19:29
-
Thierry Henry Sebut Kartu Merah Pau Cubarsi Tidak Tepat
Liga Champions 9 April 2026, 19:18
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25




















KOMENTAR