
Bola.net - Eks pembalap MotoGP, Andrea Dovizioso, mengaku sama sekali tak menyangka dirinya akan dinobatkan sebagai MotoGP Legend pada 2023. Meski tak pernah menyabet gelar dunia di kelas para raja alias GP500/MotoGP, Dovizioso akan menjadi MotoGP Legend ke-36.
Dovizioso menjalani debut Grand Prix secara penuh pada 2002 di GP125. Ia sukses meraih satu gelar dunia, yakni di GP125 2004. Ia juga menjadi runner up di GP250 2006 dan 2007. Ia naik ke MotoGP pada 2008 bersama Scot Honda, sebelum dipindahkan ke Repsol Honda pada 2009 dan meraih kemenangan perdana di Donington Park.
Pada 2012, ia pun pindah ke Monster Yamaha Tech 3 dan kemudian membela Ducati Team pada musim berikutnya. Bersama skuad asal Bologna, Italia, itu, Dovizioso menjadi rival utama Marc Marquez dalam perebutan gelar dunia pada 2017, 2018, dan 2019. Meski selalu jadi runner up, ia selalu banjir pujian.
Pensiun Menjelang Akhir Musim 2022

Sayangnya, hubungan Dovizioso dan Ducati retak dan kemudian berpisah pada akhir 2020. Pada awal 2021, Dovizioso sempat memutuskan vakum dari kompetisi dan menjadi test rider Aprilia. Namun, pada lima seri terakhir, ia kembali ke MotoGP untuk membela Petronas Yamaha SRT.
Dengan skuad yang berubah nama menjadi WithU Yamaha RNF pada 2022 tersebut, Dovizioso sulit tampil garang. Ia lalu memutuskan pensiun sebelum musim berakhir, tepatnya usai Seri San Marino. Kini, ia menyibukkan diri di Italia dengan mengikuti ajang-ajang motocross tingkat regional.
Pada Rabu (15/2/2023), Dorna Sports selaku pemegang hak komersial MotoGP pun resmi mengumumkan bahwa Dovizioso akan dinobatkan sebagai MotoGP Legend. Upacara peresmiannya akan digelar di Sirkuit Mugello, Italia, yang akan menjamu MotoGP pada 9-11 Juni 2023.
Merasa Kaget Tapi Senang
View this post on Instagram
Juga lewat MotoGP.com, Dovizioso mengaku kaget saat mendengar kabar ini. "Saat mereka memberi tahu saya, saya sangat terkejut. Saya benar-benar tak mengiranya. Saya sangat kaget, tapi juga sangat senang. Jadi, saya pun akan menerimanya dan menjadi MotoGP Legend. Terima kasih banyak!" ujarnya.
Nama Dovizioso akan bersanding dengan nama-nama seperti Valentino Rossi, Giacomo Agostini, Max Biaggi, Mick Doohan, Mike Hailwood, Nicky Hayden, Jorge Lorenzo, Randy Mamola, Angel Nieto, Dani Pedrosa, Wayne Rainey, Kenny Roberts sr, Kevin Schwantz, Barry Sheene, Marco Simoncelli, dan Casey Stoner.
Berikut statistik prestasi Andrea Dovizioso di Grand Prix:
2002: GP125 Scot Racing Team Honda - Peringkat 16
2003: GP125 Scot Racing Team Honda - Peringkat 5
2004: GP125 Scot Racing Team Honda - Juara
2005: GP250 Scot Racing Team Honda - Peringkat 3
2006: GP250 Scot Racing Team Honda - Runner up
2007: GP250 Scot Racing Team Honda - Runner up
2008: MotoGP Scot Racing Team Honda - Peringkat 5
2009: MotoGP Repsol Honda - Peringkat 6
2010: MotoGP Repsol Honda - Peringkat 5
2011: MotoGP Repsol Honda - Peringkat 3
2012: MotoGP Monster Yamaha Tech 3 - Peringkat 4
2013: MotoGP Ducati Team - Peringkat 8
2014: MotoGP Ducati Team - Peringkat 5
2015: MotoGP Ducati Team - Peringkat 7
2016: MotoGP Ducati Team - Peringkat 5
2017: MotoGP Ducati Team - Runner up
2018: MotoGP Ducati Team - Runner up
2019: MotoGP Ducati Team - Runner up
2020: MotoGP Ducati Team - Peringkat 4
2021: MotoGP Petronas Yamaha SRT - Peringkat 24 (hanya ikut 5 balapan)
2022: MotoGP WithU Yamaha RNF - Peringkat 21
Baca juga:
- Foto: Corak Mobil Tim-Tim Peserta Formula 1 2023, Yang Mana Paling Keren?
- Honda Masih Jeblok, Alex Marquez: Senangnya Bisa Lebih Cepat dari Mereka!
- Ducati Sempat Bermasalah, Kini Enea Bastianini Tak Lagi Cemaskan Sprint Race
- Makin Natural Kendarai Aprilia, Akankah Maverick Vinales Acak-Acak Rencana Ducati?
- Foto: Motor-Motor MotoGP Mendadak Jadi Serba Hitam, Tim Mana yang Paling Keren?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andrea Dovizioso Kaget Bakal Dinobatkan Jadi MotoGP Legend Ke-36
Otomotif 19 Februari 2023, 20:36
-
Alasan Andrea Dovizioso Tolak ke WorldSBK: Terlalu Terbiasa Naik Motor Prototipe
Otomotif 8 Januari 2023, 18:48
-
Andrea Dovizioso Sayangkan Hubungan Buruk dengan Ducati Sejak Pisah
Otomotif 8 Januari 2023, 17:44
-
Ngilu! Andrea Dovizioso 'Pamer' Patah Tangan, Jatuh Usai Latihan MX
Otomotif 11 Desember 2022, 16:43
-
Andrea Dovizioso: Motor Ranch Valentino Rossi Itu Sirkuit Surgawi!
Otomotif 28 November 2022, 12:04
LATEST UPDATE
-
Juventus vs Como: Sudah Kalah, Juve Dicemooh Suporternya Sendiri Pula
Liga Italia 22 Februari 2026, 07:05
-
Rapor Pemain Real Madrid vs Osasuna: Lini Belakang Jadi Sumber Bencana!
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 06:58
-
Man of the Match Man City vs Newcastle: Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:45
-
Jelang Arsenal Lawan Tottenham, Pesan Bukayo Saka ke Skuad The Gunners Diingat Lagi!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:00
-
Arsenal Tersandung dan Dituding Kena Mental, Arteta Membantah!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:30
-
Hasil Man City vs Newcastle: City Pepet Arsenal Berkat Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:24
-
Jalan Pulang Lionel Messi ke Barcelona
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 05:00
-
Hasil Al Nassr vs Al Hazm: Dua Gol Ronaldo Genapkan Kemenangan 4-0
Asia 22 Februari 2026, 04:27
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR