Bola.net - Pol Espargaro percaya diri takkan mengulang keterpurukan Jorge Lorenzo di Repsol Honda, dan yakin gaya balapnya yang agresif bakal jauh lebih cocok dengan RC213V ketimbang gaya balap Lorenzo yang dikenal sangat halus. Hal ini ia sampaikan via Diario AS, Senin (13/7/2020).
Lorenzo diketahui membela Repsol Honda pada MotoGP 2019 usai hengkang dari Ducati. Sayang, ia justru terpuruk. Karena RC213V sulit dikendarai, Lorenzo kerap berusaha mencari limit performa dan sering kecelakaan lalu cedera. Keretakan tulang punggung pun membuatnya ingin pensiun.
"Keterpurukan Jorge membuat semua orang prihatin, karena ia merupakan rider yang hebat. Tapi apa yang ia alami merupakan bukti bahwa Honda memang bukanlah motor yang mudah, dan Anda harus bekerja sangat keras menjinakkannya dan motor itu memang 'spesial'," ujar Polyccio.
Gaya Balap Berbeda, Hasil Pasti Beda

Namun, Espargaro tetap yakin ia takkan senasib dengan Lorenzo, yang kebetulan gaya balapnya juga 180° berbeda darinya. Saat masih membela Monster Yamaha Tech 3 pada 2014-2016, Espargaro kerap membandingkan datanya dengan Lorenzo, dan ternyata memang berbeda jauh.
"Saya mengendarai motor yang sama dengan Jorge di Yamaha. Kami saling baca data, dan kami sungguh bagai siang dan malam. Pengalamannya di Honda membuat saya menghormatinya, tapi saya lebih tenang karena kami dua rider yang sangat berbeda. Saya pasti bisa beradaptasi dengan Honda," ungkapnya.
Tak Mau Komentari Alex Marquez
Dalam wawancara yang sama, Espargaro juga menolak mengomentari keputusan Honda Racing Corporation (HRC) yang memilih menggeser Alex Marquez ke LCR Honda demi menyediakan tempat untuknya di Repsol Honda. "Itu bukan 'perang' saya dan bukan keputusan saya," ujar juara dunia Moto2 2013 ini.
"Itu keputusan Honda, dan saya tak pernah bertanya. Saat saya dan Honda bicara, mereka ingin saya bergabung dan akhirnya saya memang pindah ke sana tahun depan. Hal selain itu tak bikin saya pusing. Saya akan pergi ke Honda dan mencoba mewujudkan impian saya, yakni jadi juara dunia MotoGP. Saya tak tertarik pada hal lain," tutupnya.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Honda: Alex Marquez Memang Menarik, Tapi Kami Butuh Rider Berpengalaman
- 'Pol Espargaro Pasti Bisa Bantu Marc Marquez Kembangkan Honda'
- Masih Kompetitif, Cal Crutchlow Pede Bisa Bantu Aprilia Rebut Podium
- Cal Crutchlow Berpeluang Kembali ke Ducati di MotoGP 2021
- Bela Repsol Honda, Pol Espargaro: Ini Kesempatan Raih Prestasi Hebat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagai Siang vs Malam: Espargaro Pede Takkan Ulang Keterpurukan Lorenzo
Otomotif 14 Juli 2020, 16:00
-
'Vakumnya Dovizioso Bakal Berisiko, Lorenzo Bisa ke Ducati'
Otomotif 9 Juli 2020, 12:30
-
Test Rider Ducati Yakin Jorge Lorenzo Bertekad Kembali Balapan
Otomotif 7 Juli 2020, 11:38
-
Sang Ayah: Jorge Lorenzo Tengah Negosiasi dengan Ducati
Otomotif 5 Juli 2020, 16:45
-
Ducati Bandingkan Cedera Dovizioso dengan Insiden Lorenzo di Assen 2013
Otomotif 1 Juli 2020, 12:25
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Athletic Bilbao: Thiago Pitarch
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:31
-
Man of the Match Bologna vs Inter Milan: Federico Bernardeschi
Liga Italia 24 Mei 2026, 01:44
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Bruno Fernandes jadi Pemain Terbaik Premier League 2025/2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 22:43
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR