
Bola.net - Melihat level performa motor, tim, dan pembalap yang kian setara di MotoGP selama beberapa tahun terakhir, Enea Bastianini dan Luca Marini sama-sama yakin bakal sulit melihat rivalitas sengit antara 2-3 pembalap saja seperti era yang dulu-dulu. Hal ini mereka sampaikan kepada Autosport pada Minggu (7/2/2021).
MotoGP memang dikenal memiliki banyak rivalitas sengit bersejarah, contohnya Kevin Schwantz dan Wayne Rainey, serta Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo atau Casey Stoner. Namun, Bastianini dan Marini yakin hal ini terjadi karena dulu, pembalap yang benar-benar kuat hanya bisa dihitung dengan jari. Kini, semua sudah berubah.
Selama enam tahun terakhir, terutama sejak Michelin jadi suplier tunggal ban MotoGP dan ada penyeragaman elektronik pada 2016, level performa para peserta makin setara. Rivalitas tak lagi terjadi di antara 2-3 rider, melainkan bisa sampai 15 rider. Apalagi, kini tiap pabrikan tak malu-malu lagi memberi dukungan tinggi ke tim satelit.
Level Kian Setara, Semua Sama Kuat

"Jika rivalitas sengit macam itu terjadi, maka itu karena kami membuat perbedaan. Tapi tak bisa dipastikan apakah rivalitas semacam itu bisa selalu terbentuk. Beberapa tahun terakhir, semua ada di level yang sama, dari motor, tim, sampai pembalap. Saya ingin jadi protagonis juga, tapi pasti banyak rider yang juga begitu," tutur Bastianini.
Marini, yang mengaku punya hubungan 'sempurna' dengan Bastianini, tak memungkiri dirinya ingin punya rivalitas sengit dengan tandemnya tersebut, karena berarti keduanya sama-sama punya potensi besar. Namun, ia juga menyadari rival berat yang harus ia hadapi tak hanya Bestia, melainkan juga banyak rider kuat lainnya.
"Saya berharap rivalitas macam itu bisa terjadi, karena itu berarti kami memang sama-sama kuat. Tapi rider kuat lain juga banyak di MotoGP, jadi rivalitas macam itu tak lagi ada. Kini, Anda harus melawan 12 rider sekaligus demi menang, tak hanya 2-3 rider seperti dulu," ungkap pembalap berjuluk Marinovich ini.
Rivalitas Bersejarah Kini Bakal Sulit Dilihat
Di lain sisi, Marini juga tak bisa memastikan, level performa yang setara di antara para peserta MotoGP ini bisa jadi keuntungan atau justru jadi kerugian. Pasalnya, semua pembalap kini punya kans yang sama nyata dalam meraih hasil baik, namun persaingan juga jadi lebih sulit ditembus.
"Entah apakah ini bikin perjuangan lebih sulit atau lebih mudah, karena semua orang nyaris tak membuat perbedaan dan sangat berdekatan. Namun, saya rasa pada era ini, bakal sulit melihat rivalitas bersejarah seperti dulu. Tapi mungkin saja di masa depan hanya saya dan Enea yang kuat. Pasti bakal menyenangkan," tutupnya.
Bastianini dan Marini, bersama Jorge Martin (Pramac Racing), akan menjalani uji coba shakedown, yakni uji coba khusus debutan dan test rider, di Losail, Qatar, pada 5 Maret. Setelahnya, mereka akan menjalani uji coba pramusim dengan para pembalap senior pada 6-7 dan 10-12 Maret.
Sumber: Autosport
Video: Maverick Vinales Jatuhkan Diri dalam Kecepatan Tinggi di MotoGP Styria
Baca Juga:
- Franco Morbidelli Petik Pelajaran Berharga Tiap Kali Latihan Bareng Valentino Rossi
- Franco Morbidelli: Persaingan Sengit, MotoGP Bagai Hutan Penuh Hewan Buas
- 'Cuma Dapat Ducati GP19, Enea Bastianini-Luca Marini Takkan Rugi-Rugi Amat'
- Gaet Bastianini-Marini, Esponsorama Yakin Bentuk 'Dream Team' di MotoGP
- Maverick Vinales Diam-Diam Menikah di Sela Persiapan Jelang MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi: Kelewat Dewasa, Justru Luca Marini yang Seolah Berusia 40 Tahun
Otomotif 8 Februari 2021, 17:48
-
Tak Nyaman Naik Motor Andrea Dovizioso, Luca Marini Lebih Sreg Pakai Motor Lama
Otomotif 8 Februari 2021, 15:18
-
Luca Marini: Duel Bareng Vale di MotoGP Bakal Emosional
Otomotif 8 Februari 2021, 10:42
-
Bastianini-Marini: Semua Sama Kuat, Rivalitas Ikonik di MotoGP Nyaris Punah
Otomotif 8 Februari 2021, 09:50
-
'Cuma Dapat Ducati GP19, Enea Bastianini-Luca Marini Takkan Rugi-Rugi Amat'
Otomotif 7 Februari 2021, 12:23
LATEST UPDATE
-
Kabar Baik, Lionel Messi Cuma Lelah Otot
Piala Dunia 26 Mei 2026, 11:45
-
RESMI: Arema FC Lepas Lucas Frigeri
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 11:21
-
Roy Keane Sindir Bruno Fernandes Lagi? Kali Ini Bawa-Bawa Keledai!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 10:45
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Aragon 2026 di Vidio, 29-31 Mei 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 10:36
-
Maju Membela Kylian Mbappe: Dia Bukan Seorang Penipu!
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:15
-
Mengapa Atletico Madrid Pertimbangkan Jual Julian Alvarez?
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:02
-
Jadwal Lengkap R3 BLU CRU World Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:56
-
Jadwal Lengkap Balapan WorldSBK 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:54
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR