
Bola.net - Sporting Director Esponsorama Racing, Ruben Xaus, tak melihat masalah kendati kedua rider anyarnya, Enea Bastianini dan Luca Marini, sekadar mendapatkan motor Desmosedici GP19 di MotoGP 2021. Lewat MotoGP.com di sela peluncuran tim di Andorra, Jumat (5/2/2021), Xaus meyakinkan keduanya akan dapat perangkat terbaru dari Ducati.
Seperti diketahui, ketiga debutan MotoGP 2021, termasuk Jorge Martin, akan bernaung di Ducati. Bedanya, Martin membela Pramac Racing dan mendapatkan motor dengan spek lebih baru, Desmosedici GP20. Uniknya, Bastianini dan Marini yang juara dan runner up Moto2 2020, justru mendapatkan motor dengan spek lebih rendah.
Namun, Xaus tenang-tenang saja. Pasalnya, seperti yang dibuktikan performa Johann Zarco pada 2020, GP19 bisa tampil garang selama mendapatkan dukungan tepat dari Ducati. Tak hanya itu, karena ada pembekuan mesin dan aerodinamika pada 2020-2021 akibat Covid-19, Bastianini dan Marini bisa belajar dari data-data Zarco tahun lalu.
Bastianini-Marini Serap Banyak Pelajaran Bagai 'Spons'

"Saya rasa takkan ada ruginya memakai GP19, karena untungnya, walau sayangnya ini semua karena Covid-19, ada regulasi pembekuan mesin (dan aerodinamika). Memang benar motor kami berusia dua tahun, namun motor ini mendapatkan perangkat dari pengembangan tahun lalu," ungkap Xaus.
Ia juga mengingatkan, level performa semua motor tahun lalu sungguh berdekatan, hingga tiap rider punya kans nyata meraih podium dan kemenangan. Hal ini terbukti dari 14 rider yang naik podium, dan sembilan di antaranya menag. Selain itu, menurut Xaus, Bastianini dan Marini punya kemauan dan kemampuan belajar yang tinggi.
"Tahun lalu, semua motor sangat setara dan ini membuat semua rider berdekatan. Anak-anak kami masih muda, seperti spons, bisa memahami banyak hal dalam waktu singkat. Luca anak yang pemahamannya sangat baik, sangat ingin mempelajari dan melakukan banyak hal, mau menggali pengalaman. Enea anak yang sangat bertalenta dan agresif, tapi ini kombinasi yang sangat baik," ujarnya.
Musim 2021 'Dimulai' Usai Seri Ketiga
Xaus pun sangat yakin kedua ridernya yang sama-sama berusia 23 tahun itu bakal cepat belajar dan bisa tampil kompetitif pada pertengahan musim. Mengingat uji coba pramusim Sepang dibatalkan, Esponsorama akan menganggap dua seri di Qatar dan satu seri di Portugal nanti sebagai masa 'pramusim' bagi Bastianini dan Marini.
"Saya rasa mereka akan segera dapat ritme yang sangat baik, karena ada informasi dari tahun lalu. Saya tak cemas soal situasi kami, karena saya rasa enam hari uji coba dan dua balapan di Qatar sudah cukup bagi masa 'pramusim' kami. Bagi kami, musim 2021 akan dimulai usai balapan ketiga, dan kami akan bekerja dengan tenang demi meraih hasil baik pada pertengahan musim," tutup Xaus.
Bastianini dan Marini akan menjalani uji coba shakedown bersama Martin pada 5 Maret di Losail, Qatar, dilanjutkan uji coba pramusim bersama rider MotoGP lainnya pada 6-7 dan 10-12 Maret. Dua pekan balapan di Qatar akan digelar pada 26-28 Maret dan 2-4 April, kemudian dilanjutkan Seri Portugal di Portimao pada 16-18 April.
Sumber: MotoGP
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
- Gaet Bastianini-Marini, Esponsorama Yakin Bentuk 'Dream Team' di MotoGP
- Maverick Vinales Diam-Diam Menikah di Sela Persiapan Jelang MotoGP 2021
- Enea Bastianini Kecewa Hanya Dapat 6 Hari Uji Coba di Pramusim MotoGP 2021
- Pantang Sesumbar, Luca Marini Hanya Ingin Belajar di MotoGP 2021
- Sirkuit MotoGP di Argentina Alami Kebakaran Besar, Rusak Garasi dan Ruang Pers
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Cuma Dapat Ducati GP19, Enea Bastianini-Luca Marini Takkan Rugi-Rugi Amat'
Otomotif 7 Februari 2021, 12:23
-
Gaet Bastianini-Marini, Esponsorama Yakin Bentuk 'Dream Team' di MotoGP
Otomotif 7 Februari 2021, 11:41
-
Pantang Sesumbar, Luca Marini Hanya Ingin Belajar di MotoGP 2021
Otomotif 7 Februari 2021, 08:55
-
Bastianini-Marini Lecut Semangat Baru Esponsorama Jelang MotoGP 2021
Otomotif 5 Februari 2021, 14:50
-
Maret, Valentino Rossi Diminta Pastikan Partisipasi VR46 di MotoGP 2022
Otomotif 31 Januari 2021, 15:47
LATEST UPDATE
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
-
Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
Liga Champions 24 Februari 2026, 11:43
-
Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:29
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR