
Bola.net - Menaungi Enea Bastianini dan Luca Marini di MotoGP 2021 seolah membuat Esponsorama Racing serasa di awang-awang. Lewat MotoGP.com pada Jumat (5/2/2021), sang sporting director, Ruben Xaus, menyatakan skuadnya kini membentuk 'dream team' mengingat Bastianini meraih gelar dunia Moto2 2020, sementara Marini jadi runner up.
Tak hanya menaungi dua rider muda terbaik, Esponsorama kini juga suda 'naik status' menjadi tim yang cukup diperhitungkan di kelas tertinggi dan tak lagi punya cap 'tim terbuncit'. Pasalnya, sejak musim lalu, mereka mendapatkan dukungan teknis lebih baik dari Ducati Corse dan sukses meraih podium bersama Johann Zarco.
"Tahun lalu sungguh emosional. Sejak jadi sporting director, target saya membawa tim ini ke posisi top. Hidup adalah soal target dan motivasi. Tahun lalu kami terbukti potensi besar berkat Johann. Kami berjuang keras bersama Ducati membentuk struktur yang solid agar bisa kompetitif. Kami meraih pole dan podium, dan tahun ini bakal lebih menarik lagi," tutur Xaus.
Ducati Bantu Struktur Esponsorama Jadi Lebih Solid

"Kedatangan Enea dan Luca menandakan tim kami kini sudah dalam situasi lebih 'damai', karena telah melewati berbagai momen buruk finansial. Kini bisa dipastikan struktur tim kami lebih rileks, sangat terkendali dengan para partner kami," lanjut Xaus, mengingat Esponsorama mengalami masalah finansial selama beberapa tahun terakhir.
Xaus pun sangat senang timnya akan kembali mendapatkan dukungan yang mumpuni langsung dari Ducati Corse, yakni program yang sudah mereka mulai sejak tahun lalu. Meski Bastianini dan Marini akan mengendarai Desmosedici GP19, mereka akan mendapatkan perangkat-perangkat baru sepanjang musim.
"Tahun ini situasi kami baru dan berbeda. Pengalaman tahun lalu krusial bagi kami, dan kini kami mendapatkan dua talenta terbaik dari Moto2, sama-sama dari Italia. Jadi, tim kami kali ini bagaikan 'dream team', karena Enea juara dunia di Moto2 dan Luca runner up. Mereka akan punya perangkat yang sama, serta dapat dukungan dan struktur yang besar dari Ducati," ujar Xaus.
Jangan Sampai Karier di MotoGP Berumur Pendek
Xaus menyatakan, musim 2021 tentu akan jadi musim belajar bagi kedua ridernya. Namun, ia juga memperingatkan Bastianini dan Marini, yang sama-sama berusia 23 tahun, harus terus memperbaiki performa. Jika tidak, maka karier mereka di kelas para raja bakal terancam.
"Kami tak boleh cari-cari alasan. MotoGP memang penuh tekanan, tempat di mana Anda harus bertarung di depan. Jika tak paham ini semua, karier Anda bakal berumur pendek. Tentu para rider kami butuh waktu belajar, namun juga tak boleh terlalu lama. Setelahnya, mereka harus tahu potensi dirinya, harus terus memperbaikinya, lalu bertarung dengan para rider terdepan," tutup Xaus.
Usai peluncuran tim di Andorra pada Jumat (5/2/2021), Bastianini dan Marini akan bertolak ke Sirkuit Jerez, Spanyol, untuk menjalani latihan dengan motor superbike Ducati Panigale V4S pada 9-10 Februari bersama para rider MotoGP lainnya yang berada di bawah naungan Ducati Corse.
Sumber: MotoGP
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
- Maverick Vinales Diam-Diam Menikah di Sela Persiapan Jelang MotoGP 2021
- Enea Bastianini Kecewa Hanya Dapat 6 Hari Uji Coba di Pramusim MotoGP 2021
- Pantang Sesumbar, Luca Marini Hanya Ingin Belajar di MotoGP 2021
- Sirkuit MotoGP di Argentina Alami Kebakaran Besar, Rusak Garasi dan Ruang Pers
- Esponsorama Racing Bakal Senang Jika Diakuisisi Sky Racing VR46
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Cuma Dapat Ducati GP19, Enea Bastianini-Luca Marini Takkan Rugi-Rugi Amat'
Otomotif 7 Februari 2021, 12:23
-
Gaet Bastianini-Marini, Esponsorama Yakin Bentuk 'Dream Team' di MotoGP
Otomotif 7 Februari 2021, 11:41
-
Pantang Sesumbar, Luca Marini Hanya Ingin Belajar di MotoGP 2021
Otomotif 7 Februari 2021, 08:55
-
Bastianini-Marini Lecut Semangat Baru Esponsorama Jelang MotoGP 2021
Otomotif 5 Februari 2021, 14:50
-
Maret, Valentino Rossi Diminta Pastikan Partisipasi VR46 di MotoGP 2022
Otomotif 31 Januari 2021, 15:47
LATEST UPDATE
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
-
Battle of WAGs Liga Inggris 2025/2026: Arsenal vs Liverpool
Bolatainment 8 Januari 2026, 19:55
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR