"Perubahan pertama yang harus disesuaikan adalah posisi berkendara, tempat duduk dan lainnya. Yang penting adalah saya harus nyaman. Kami mencoba beberapa hal kecil pada setup untuk melihat mana yang lebih baik," ujarnya.
Baz yang masih berusia 21 tahun ini sempat menjadi kontroversi di MotoGP akibat tinggi badannya yang mencapai 188 cm. Meski begitu pebalap Prancis ini tak merasakan masalah berarti dalam proses adaptasinya dengan motor Open Forward Yamaha.
"Perbedaan terbesar adalah sasis dan ban. Hal ini berpengaruh besar di kecepatan tikungan. Saya harus membuatnya lebih tinggi daripada di WSBK. Saya harus melupakan gaya balap selama tiga tahun di WSBK. Sedikit aneh," tutup Baz. (mcn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Baz Akui Transisi dari WSBK ke MotoGP Tak Mudah
Otomotif 8 Desember 2014, 09:00
-
MotoGP 2016, Stefan Bradl ke Pramac Ducati?
Otomotif 7 Desember 2014, 20:00
-
Forward Yamaha: Keputusan Ada di Tangan Bradl
Otomotif 6 Desember 2014, 09:00
-
'Stefan Bradl Lebih Cepat dari Aleix Espargaro'
Otomotif 5 Desember 2014, 19:00
-
Yamaha Pede Stefan Bradl Bakal Kompetitif
Otomotif 24 November 2014, 21:00
LATEST UPDATE
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52




















KOMENTAR