
Bola.net - Selama berkarier di Grand Prix, Marc Marquez belum pernah sama sekali dikalahkan oleh rekan setimnya di klasemen pembalap. Namun, rider Ducati Lenovo Team MotoGP ini yakin momen kekalahannya akan datang.
Marquez berlaga di Grand Prix sejak 2008, dan belum pernah sekali pun ia kalah dari rekan setimnya. Pada 2020, Alex Marquez menduduki peringkat 14, tetapi sang kakak absen semusim penuh akibat cedera.
Dalam siniar 'Tengo un Plan', Sabtu (18/4/2026), Marquez pun meyakini bahwa kekalahan dari rekan setim akan terjadi padanya suatu saat nanti. Namun, ia menegaskan dirinya tidak takut menghadapi hal itu.
Tidak Cemas Karena Akan Terjadi

"Itu akan terjadi. Itu adalah proses alami. Anda tak boleh hidup dengan rasa takut rekan setim akan mengalahkan Anda. Memang benar itu belum pernah terjadi kepada saya. Namun, itu hal alami dan akan terjadi," ujarnya.
"Ini hanya soal rasa ingin tahu orang-orang, bukan soal apakah itu akan memengaruhi saya. Saya tidak terlalu cemas, karena begitulah adanya," lanjut Marquez, yang berpotensi setim dengan Pedro Acosta pada 2027.
Marquez, yang kini berusia 33 tahun, sadar dirinya tak lagi muda. Ia pun menyebut para rider muda lebih mudah tampil kompetitif karena masih punya pikiran segar, tanpa cedera, dan tanpa rasa takut kepada apa pun
Cara Berkendara yang Berbeda Antara Tua dan Muda
"Ketika berusia 35 tahun, Anda tak melangkah dengan cara yang sama seperti ketika berusia 20 tahun. Sama seperti balap motor. Jika berusia 20 tahun, Anda tak masuk ke tikungan dengan cara yang sama seperti ketika berusia 35 tahun," tuturnya.
"Bukan berarti Anda tak bisa cepat dan defensif selagi punya pengalaman. Namun, Anda tidak akan melakukan segalanya dengan cara yang sama seperti ketika masih muda," pungkas sembilan kali juara dunia ini.
Berikut perbandingan peringkat Marc Marquez dengan rekan setimnya di arena Grand Prix sejak debutnya di kelas GP125 pada 2008 lalu.
Head-to-Head Marc Marquez vs Rekan Setimnya
2008: GP125 Repsol KTM 125 - Peringkat 13
Rekan setim: Tito Rabat - Peringkat 14
2009: GP125 Red Bull KTM Motorsport - Peringkat 8
Rekan setim: Cameron Beaubier - Peringkat 29
2010: GP125 Red Bull Ajo Motorsport - Juara
Rekan setim: Sandro Cortese - Peringkat 7 | Adrian Martin - Peringkat 15
2011: Moto2 CatalunyaCaixa Repsol - Runner up
Rekan setim: tidak ada
2012: Moto2 CatalunyaCaixa Repsol - Juara
Rekan setim: tidak ada
2013: MotoGP Repsol Honda - Juara
Rekan setim: Dani Pedrosa - Peringkat 3
2014: MotoGP Repsol Honda - Juara
Rekan setim: Dani Pedrosa - Peringkat 4
2015: MotoGP Repsol Honda - Peringkat 3
Rekan setim: Dani Pedrosa - Peringkat 4
2016: MotoGP Repsol Honda - Juara
Rekan setim: Dani Pedrosa - Peringkat 6
2017: MotoGP Repsol Honda - Juara
Rekan setim: Dani Pedrosa - Peringkat 4
2018: MotoGP Repsol Honda - Juara
Rekan setim: Dani Pedrosa - Peringkat 11
2019: MotoGP Repsol Honda - Juara
Rekan setim: Jorge Lorenzo - Peringkat 19
2020: MotoGP Repsol Honda - Tidak terklasifikasi (hanya ikut 1 seri)
Rekan setim: Alex Marquez - Peringkat 14
2021: MotoGP Repsol Honda - Peringkat 7
Rekan setim: Pol Espargaro - Peringkat 12
2022: MotoGP Repsol Honda - Peringkat 13
Rekan setim: Pol Espargaro - Peringkat 16
2023: MotoGP Repsol Honda - Peringkat 14
Rekan setim: Joan Mir - Peringkat 22
2024: MotoGP Gresini Racing - Peringkat 3
Rekan setim: Alex Marquez - Peringkat 8
2025: MotoGP Ducati Lenovo Team - Juara
Rekan setim: Pecco Bagnaia - Peringkat 5
Sumber: Tengo un Plan
Baca Juga:
- Marc Marquez Ingin Minta Nasihat 3 'Alien' MotoGP Soal Tips dan Trik Jalani Masa Pensiun
- Marc Marquez Pastikan Takkan Balik ke Honda, Sebut 'Siklus' Kariernya Sudah Berakhir
- Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
- MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR