
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, memang sukses merebut gelar dunia MotoGP 2021. Namun, ada pula satu anggota timnya yang menggoreskan sejarah baru dengan meraih gelar dunia yang ke-16 di kelas para raja. Orang tersebut adalah sang mekanik, Bernard Ansiau, atau yang lebih akrab disapa 'Bernie'.
Ansiau, yang berasal dari Belgia, sudah menjadi mekanik di ajang Grand Prix sejak 1985 dan bekerja dengan berbagai pembalap dari belahan dunia. Dengan gelar dunia yang disabet Quartararo, maka ia sukses mengoleksi gelar dengan empat pembalap sekaligus, salah satunya Valentino Rossi.
Ansiau diketahui sebagai salah satu mekanik Rossi yang paling setia, telah bekerja sama dengannya sejak The Doctor naik ke kelas GP500 pada 2000 bersama Nastro Azzurro Honda. Rossi sempat ingin memboyongnya ke Petronas Yamaha SRT tahun ini, namun tim asal Malaysia itu melarangnya.
Alhasil, Ansiau kini menjadi salah satu mekanik Quartararo, bersama eks mekanik Rossi lainnya, Mark Elder. Siapa saja sih pembalap yang pernah meraih gelar dunia bersama Ansiau di GP500/MotoGP? Berikut ulasannya.
Wayne Rainey
Legenda MotoGP, Wayne Rainey (c) MotoGP.com
Gelar dunia: GP500 1990, 1991, 1992
Ansiau diketahui merebut gelar dunia pertamanya di Grand Prix bersama pembalap asal Amerika Serikat, Wayne Rainey. Kala itu, mereka membela tim milik Kenny Roberts sr, Marlboro Roberts Yamaha. Bersama-sama, mereka sukses meraih tiga gelar, yakni pada 1990, 1991, dan 1992.
Rainey sejatinya punya performa yang solid pada awal 1993, meraih sembilan podium dan empat kemenangan. Namun, musimnya terhenti di tengah jalan akibat kecelakaan hebat di Misano, yang membuatnya lumpuh dari pinggul ke bawah dan harus pensiun dini.
Mick Doohan
Legenda MotoGP, Mick Doohan (c) Honda Racing Corporation
Gelar dunia: GP500 1994, 1995, 1996, 1997, 1998
Usai Rainey pensiun, Ansiau pun pindah ke tim pabrikan Honda, yang kala itu masih bernama Rothmans Honda (kini Repsol Honda). Di sanalah Ansiau mulai bekerja dengan crew chief legendaris, Jeremy Burgess. Dalam tim itu, ia juga bekerja sama dengan rider Australia, Mick Doohan.
Bersama-sama, mereka meraih gelar dunia pada 1994, 1995, 1996, 1997, dan 1998. Sayangnya, pada 1999 mereka gagal mempertahankan gelar, mengingat Doohan mengalami kecelakaan hebat di Jerez. Insiden itu membuat Doohan cedera parah pada kaki dan harus pensiun.
Valentino Rossi
Valentino Rossi saat merebut gelar dunia MotoGP 2008. (c) MotoGP.com
Gelar dunia: GP500 2001, MotoGP 2002, 2003, 2004, 2005, 2008, 2009
Sementara Doohan pensiun, Honda pun membentuk tim baru berstatus satelit bernama Nastro Azzurro Honda pada 2000. Seluruh kru Doohan pun ditransfer ke tim itu, hingga Burgess dan Ansiau, begitu juga Alex Briggs, bekerja sama dengan Valentino Rossi. Mereka pun sukses menyabet gelar GP500 pada 2001.
Rossi beserta krunya kemudian dipindahkan ke struktur Repsol Honda pada 2002, merebut gelar dunia pada tahun yang sama, dan mengulangnya pada 2003. Pada akhir 2003, Rossi pun bertekad pindah ke Yamaha, dan memboyong seluruh krunya. Bersama-sama mereka sukses merebut gelar pada 2004, 2005, 2008, dan 2009.
Fabio Quartararo
Lin Jarvis, Tom Maubant, Bernard Ansiau, Fabio Quartararo, dan Takahiro Sumi (c) Yamaha MotoGP
Gelar dunia: MotoGP 2021
Rossi, yang juga setia pada krunya, sangat ingin membawa Ansiau, Briggs, Elder, dan Brent Stephens ke Petronas Yamaha SRT musim ini. Namun, tim Malaysia itu menolak, karena ingin mempertahankan struktur tim mereka sendiri yang sudah dikurasi dengan baik oleh sang manajer tim, Wilco Zeelenberg, sejak 2019.
Alhasil, Briggs memilih pensiun, Stephens kini bekerja di Australia Superbike (ASBK), sementara Ansiau dan Elder tetap bekerja di Monster Energy Yamaha bersama Quartararo. Musim ini, mereka pun sukses merebut gelar dunia, hingga Ansiau total mengoleksi 16 gelar dunia.
Baca Juga:
- Sang Mantan: Maverick Vinales Angkat Topi untuk Fabio Quartararo dan Yamaha
- Para Rider Yamaha Ucapkan Selamat untuk Fabio Quartararo: Dia Sudah Lakukan Hal Gila!
- 3 Rekor Bergengsi Fabio Quartararo usai Juarai MotoGP, Salah Satunya Geser Valentino Rossi
- Pecco Bagnaia: Fabio Quartararo Memang Paling Layak Juarai MotoGP
- Kesaktian Konsistensi: 6 Momen Sial Ini Gagal Jegal Fabio Quartararo Juarai MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bernard Ansiau, Mekanik Fabio Quartararo yang Punya 16 Gelar Dunia di MotoGP
Otomotif 26 Oktober 2021, 10:35
-
Para Rider Yamaha Ucapkan Selamat untuk Fabio Quartararo: Dia Sudah Lakukan Hal Gila!
Otomotif 26 Oktober 2021, 08:35
-
Fabio Quartararo Ungkap Momen Spesial Bareng Valentino Rossi saat Lap Penghormatan
Otomotif 25 Oktober 2021, 14:21
LATEST UPDATE
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR