Bola.net - - Eks pembalap MotoGP, Sete Gibernau meyakini bahwa rider Repsol Honda, Dani Pedrosa layak merebut gelar dunia kelas tertinggi setidaknya sekali. Hal ini disampaikan Gibernau kepada Speedweek di uji coba pramusim Malaysia pekan lalu, di mana ia mendampingi Pedrosa setelah resmi ditunjuk sebagai riding coach atau pelatih balapnya.
Selama berkarir di Grand Prix, Pedrosa sukses meraih tiga gelar dunia, yakni GP125 2003 dan GP250 2004-2005. Menjalani debut di MotoGP pada 2006, Pedrosa konsisten berada di papan atas dan tiga kali merebut peringkat runner up. Sayang, hingga kini ia belum merebut gelar dunia kelas tertinggi.
Sete Gibernau (c) Repsol
"Saya mengenal Dani sejak ia masih kecil, dan sejak itu ia tak pernah tumbuh!" guraunya. "Perjalanannya sangat menakjubkan. Ia memang kecil, tapi ia salah satu rider paling bertalenta di MotoGP. Saya senang bisa bekerja sama dengannya. Kami punya banyak persamaan. Harapan dan ide-ide kami sama," ujar runner up MotoGP 2003-2004 ini.
Akibat tak kunjung meraih gelar dunia MotoGP, Pedrosa bahkan kerap disebut sebagai rider terbaik yang tak pernah meraih gelar dunia kelas tertinggi, selain Randy Mamola. Meski begitu, Gibernau masih percaya Pedrosa masih punya peluang besar meraih gelar prestisius tersebut di masa depan.
"Dani layak mendapat gelar dunia MotoGP setidaknya sekali, toh ia selalu bertarung di papan atas. Ia juga merupakan rider yang selalu dihormati, tak pernah terlibat polemik apapun. Ia tak pernah mengatakan hal-hal negatif soal seseorang, ia juga teredukasi dengan baik. Ini adalah keunggulan Dani, yang saya sangat sukai dan hargai," pungkas Gibernau.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Dani Pedrosa Layak Juarai MotoGP Setidaknya Sekali'
Otomotif 6 Februari 2017, 10:45
-
Gibernau Akui Takkan Sering-Sering 'Urus' Pedrosa
Otomotif 6 Februari 2017, 10:05
-
Video Peluncuran Repsol Honda MotoGP 2017 di Jakarta
Open Play 4 Februari 2017, 11:00
-
Repsol Honda MotoGP 2017 Resmi Diluncurkan di Jakarta
Otomotif 4 Februari 2017, 10:00
-
Video Highlight Kunjungan Marquez-Pedrosa di Honda Karawang
Open Play 3 Februari 2017, 14:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR