- Pebalap Kawasaki Racing Team, Jonathan Rea sekali lagi membuktikan tajinya. Usai memenangi balapan pertama WorldSBK Prancis di Sirkuit Magny-Cours, Sabtu (29/9), Rea pun sukses mengunci gelar dunianya yang keempat. Kebahagiaan ini pun ia lengkapi dengan kemenangan di balapan kedua pada Minggu (30/9).
Gelar dunia dipastikan jatuh ke tangan rider asal Irlandia Utara tersebut usai ia tampil dominan sepanjang musim, dan sukses mengalahkan tandemnya sendiri sekaligus juara dunia 2013, Tom Sykes dan rider Barni Racing Team, Xavi Fores dalam balapan pertama di Magny-Cours.
Rea pun menyamai rekor koleksi gelar yang dimiliki oleh Carl Fogarty, dan menjadi rider pertama yang mampu meraih empat gelar beruntun dalam sejarah WorldSBK. Dengan koleksi 68 kemenangan sepanjang kariernya, ia juga sukses mematahkan rekor Fogarty, yang mengoleksi 59 kemenangan. Dengan rekor-rekor ini, Rea pun resmi menjadi rider WorldSBK tersukses yang pernah ada sejauh ini.
Perjalanan Karier

Rea menggeluti ajang balap bertaraf dunia untuk pertama kali di British Superbike (BSB) pada tahun 2005 bersama Honda dalam usia 18 tahun. Prestasi terbaiknya pun datang pada 2007 di mana ia menjadi runner up. Pada 2008, ia turun di kejuaraan bertaraf dunia untuk pertama kali, yakni di World Supersport (WorldSSP) dan langsung menjadi runner up usai meraih enam podium, yang termasuk tiga kemenangan.
Hasil baiknya di WorldSSP pun membuat Honda yakin menurunkannya di WorldSBK 2009. Selama membela Honda, Rea dikenal sebagai rider bertalenta, namun disayangkan karena tak memiliki perangkat mumpuni demi merebut gelar dunia meski konsisten meraih kemenangan setiap tahun. Usai menduduki peringkat ketiga pada 2014, Rea memutuskan pergi ke Kawasaki.
Keputusannya melepaskan label 'rider Honda' sejak muda pun terbayar tuntas. Pada 2015, yakni tahun pertamanya membela Tim Hijau, ia langsung tampil dominan dan merebut gelar dunia pertamanya. Prestasi ini pun ternyata mampu ia pertahankan selama empat musim beruntun, dan menjadi rider WorldSBK tersukses sepanjang masa.
Diabaikan MotoGP

Meski sukses di WorldSBK, Rea merupakan salah satu rider yang diabaikan tim-tim MotoGP. Prestasi segunung tak berarti Rea bisa mudah pindah ke MotoGP seperti Ben Spies dan Cal Crutchlow. Bahkan, trek rekornya yang baik bersama Repsol Honda saat menjadi pengganti sementara Casey Stoner di Misano, San Marino dan Aragon, Spanyol 2012 tak membuat tim-tim MotoGP tertarik menggaetnya.
Gosip bahwa Rea akan pindah ke MotoGP pun kembali menyeruak tahun lalu, usai ia terlihat hadir di Silverstone, Inggris. Ia santer digosipkan bertemu dengan jajaran petinggi Suzuki Ecstar, yang tak puas atas performa Andrea Iannone. Rea pun diprediksi akan turun di MotoGP 2018, namun harapannya sirna ketika akhirnya Suzuki memilih mempertahankan Iannone.
Kabar ini kembali tersiar di paddock MotoGP pada Seri Le Mans, Prancis pada Mei lalu, namun lagi-lagi impian Rea harus sirna karena Suzuki lebih memilih Joan Mir sebagai pengganti Andrea Iannone di MotoGP 2019. Rea pun akhirnya memutuskan memperpanjang kontrak berdurasi dua tahun dengan Kawasaki di WorldSBK.
Masih Bisa Lebih Sukses Lagi
Keputusan bertahan di WorldSBK bersama Kawasaki dianggap Rea bukanlah sebuah kegagalan maupun keterpaksaan. Rider 31 tahun ini mengaku bahwa WorldSBK merupakan 'rumah' baginya, selain atmosfer yang lebih bersahabat dan jadwal balap yang tak sepadat MotoGP, ia masih punya peluang besar untuk meraih lebih banyak gelar di masa depan.
Tak adanya perubahan regulasi teknis yang signifikan di WorldSBK juga membuat dominasi Kawasaki diperkirakan belum akan goyah sampai beberapa tahun ke depan. Tak lagi memikirkan peluangnya ke MotoGP, Rea pun kini menatap gelar dunianya yang kelima, atau bahkan yang keenam. Selamat, Jonathan Rea!
Four of a Kind, Four times WorldSBK Champion in a row.
— KRT WorldSBK (@KRT_WorldSBK) September 29, 2018
All in!
Congratulations @jonathanrea ! #RE4CH4MP #NinjaSpirit pic.twitter.com/c8doKZzY77
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diabaikan MotoGP, Jonathan Rea Jadi Rider WorldSBK Tersukses
Otomotif 1 Oktober 2018, 12:45
-
MotoGP Hanya 'Kirim' Satu Perwakilan ke Suzuka 8 Hours
Otomotif 10 Juli 2018, 14:30
-
'WorldSBK Butuh Bintang MotoGP Agar Lebih Prestisius'
Otomotif 10 Juli 2018, 10:30
-
Batal ke MotoGP, Rea Tetap di WorldSBK Bareng Kawasaki
Otomotif 11 Juni 2018, 16:00
-
Tim-Tim MotoGP Kembali Tertarik Gaet Jonathan Rea
Otomotif 25 Mei 2018, 11:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
-
Man United Cari Manajer Baru, Nama Eddie Howe Terus Disebut-sebut
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:58
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 19:39
-
Melihat Arsenal Frustrasi Ditahan Liverpool, Bukti Alotnya Perburuan Gelar!
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:31
-
Viktor Gyokeres Justru Jadi Tanda Tanya di Lini Depan Arsenal
Liga Inggris 9 Januari 2026, 18:57
-
2 Hal yang Bikin Milan Kehilangan Poin Lawan Genoa: Blunder dan Kurang Sabar
Liga Italia 9 Januari 2026, 18:15
-
FIFA Gandeng TikTok, Konten Live Piala Dunia 2026 Hadir dan Bisa Diakses Langsung
Piala Dunia 9 Januari 2026, 17:58
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 9 Januari 2026, 17:55
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR