Bola.net - - Pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins baru-baru ini 'curhat' soal lika-likunya menjalani musim debutnya di MotoGP tahun ini. Sebagai bintang besar di Moto3 dan Moto2, banyak pihak menaruh ekspektasi tinggi pada Rins. Sayang, cedera berkepanjangan pada paruh pertama musim menghalangi langkahnya untuk belajar.
Sejatinya, Rins mengawali musim dengan hasil memuaskan dalam balapan pertamanya di kelas tertinggi. Start ke-18 di Losail, Qatar, rider Spanyol ini sukses finis kesembilan. Sayang, ia gagal finis di Argentina dan mengalami kecelakaan hebat di Austin, Texas dan mencederai pergelangan tangan kirinya. Absen di Austin, Rins juga absen di empat seri berikutnya.
"Ini tahun yang berat. Di Qatar, saya finis kesembilan dan ini hasil yang sangat baik. Tapi pada seri ketiga, pergelangan saya cedera. Saya absen dari banyak balapan, dan ini sangat berat. Saya hanya bisa berdiam di rumah dan tak melakukan apa-apa. Tapi kami mengambil keputusan tepat dan menunggu," ujar rider 21 tahun ini kepada Speedweek.
Alex Rins (c) Suzuki
Meski begitu, runner up Moto3 2013 dan Moto2 2015 ini tak mau menyerah dan terus bekerja keras. Belakangan, jerih payahnya pun mulai membuahkan hasil. Dalam balapan di Silverstone, Inggris dan Misano, San Marino, ia berhasil finis di posisi 10 besar, masing-masing di posisi sembilan dan delapan.
Kini, Rins mengaku sudah lebih baik di beberapa area, terutama di pengereman dan akselerasi. Meski begitu ia masih harus menyesuaikan gaya balap pada motor MotoGP karena motor-motor ini berbeda karakter dengan motor Moto2. "Tim saya berkata saya tampak seperti jerapah ketika berkendara, karena kepala saya terangkat tinggi!" ujarnya sembari tertawa.
"Sejak awal tahun, saya belajar mengendalikan gas dan 'bermain' dengan elektronik. Belakangan ini kami pun tampil baik. Target saya adalah lebih siap menghadapi tahun depan. Tapi ini kelas balap tertinggi, Anda tak bisa seenaknya berkata 'aku akan naik podium di seri berikutnya.' Tentu saya ingin sesegera mungkin, tapi kami harus menunggu," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Disebut 'Jerapah', Rins Curhat Lika-Liku Debutnya di MotoGP
Otomotif 2 Oktober 2017, 11:15
-
Uji Coba di Aragon, Suzuki Punya Dua Misi
Otomotif 28 September 2017, 14:15
-
Iannone dan Rins Main Gokart Bareng di Aragon
Otomotif 27 September 2017, 15:15
-
Alex Rins Akhirnya Raih Hasil Gemilang di MotoGP
Otomotif 30 Agustus 2017, 09:15
-
Kevin Schwantz Sebut Suzuki Lelet Atasi Masalah
Otomotif 27 Juli 2017, 11:45
LATEST UPDATE
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR