Bola.net - - Rider Ducati Corse, Andrea Dovizioso mengaku memaklumi kesulitan yang dihadapi sang tandem, Jorge Lorenzo selama uji coba pramusim Malaysia dan Australia, di mana rider Spanyol tersebut belum mampu kembali menembus papan atas dan menempel catatan waktu para rival utamanya. Hal ini Dovizioso sampaikan kepada GPOne.
Rider asal Italia ini yakin Lorenzo memang butuh waktu lebih lama untuk menjalani adaptasi dengan Desmosedici GP17, mengingat ia telah membela Yamaha selama sembilan musim sejak 2008. Menurut Dovizioso, hal ini cukup wajar, toh Lorenzo terus menunjukkan peningkatan di setiap akhir uji coba.
Jorge Lorenzo (c) Ducati
"Jorge datang ke Ducati setelah bertahun-tahun di Yamaha. Ini langkah yang begitu besar dan situasinya berbeda dengan saya. Ia menghadapi beberapa kesulitan, seperti rider-rider lain yang pindah tim. Tapi pada hari terakhir uji coba, ia selalu mampu menemukan solusi dan melaju cepat. Ia merupakan juara dunia dan pekerja keras," tuturnya.
Situasi Dovizioso sendiri memang lebih baik ketimbang Lorenzo, mengingat ia telah membela Ducati sejak 2013, menyaksikan jatuh bangunnya proses pengembangan Desmosedici. Selain itu, gaya balapnya pun sudah terbentuk dan menyesuaikan dengan karakter motor tersebut.
"Saya sangat puas atas kinerja kami dan saya merasa nyaman. Saya lebih kompetitif dan komplit dibanding musim lalu. Saya bisa meraih catatan waktu yang baik semau saya dan ini fundamental. Tapi saya tak melihat situasi lewat sudut pandang personal saja, karena kami ingin merebut gelar dunia. Inilah alasan mengapa saya tak 100 persen senang," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dovizioso Maklumi Kesulitan Lorenzo di Ducati
Otomotif 23 Februari 2017, 16:45
-
Marc Marquez Beri Helm untuk Museum Jorge Lorenzo
Otomotif 23 Februari 2017, 14:45
-
'Lorenzo Sulit Ditangani, Semua Tergantung Ducati'
Otomotif 23 Februari 2017, 09:30
-
Ducati: Kami Berikan yang Terbaik Demi Bantu Lorenzo
Otomotif 20 Februari 2017, 16:30
-
Akui Ducati Sulit, Lorenzo Tak Menyesal Tinggalkan Yamaha
Otomotif 20 Februari 2017, 10:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR